Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Prabowo Subianto : Saya Diejek, Difitnah dan Dihina, Jogetin Saja!

Prabowo Subianto : Saya Diejek, Difitnah dan Dihina, Jogetin Saja!

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 11 Des 2023
  • visibility 188
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Ya, tak perlu baperan. Diejek dan dihina ya jogetin saja. Itu pertanda orang yang percaya diri. Sedangkan yang minder, takut kalah dan memang berkarakter lemah biasanya suka menjelek-jelekkan orang lain.

Begitulah aura yang terjadi di arena politik Indonesia akhir-akhir ini. Semua merasakan, bahkan sebagian (kecil) melakukannya. Sedangkan, sebagian besar memilih diam dan menonton saja. Pada saatnya nanti mereka akan unjuk gigi di bilik suara.

Di peringatan ulang tahun ke-9 Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dibikin meriah di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu, 9 Desember 2023, Capres Prabowo Subianto menyampaikan pidato politiknya dengan penuh kegembiraan di hadapan sekitar 35 sampai 40 ribuan kader PSI. Tumpah ruah, jalanan jadi macet, tapi semua senang dalam acara “Dendang Sayang, PSI Menang”.

Seperti biasanya Prabowo menyampaikan kembali nukilan dari program politiknya yang disebut sebagai Asta Cita. Singkat cerita soal mempersiapkan SDM Unggul Indonesia. Caranya? Langsung menohok ke pokok persoalan, asupan gizi dan pencegahan stunting. Makan siang gratis dan susu bagi pelajar, Tak banyak cingcong dan tak banyak hiasan jargon.

Tapi publik juga minta supaya Prabowo jangan terlalu tegang. Ya sudah, joget gemoy! Gemoy? Apa itu gemoy? Penonton pun bergemuruh. Memang menggemaskan saat Prabowo bersama Kaesang, Grace Natalie, Raja Juli Antoni, Giring Ganesha, Isyana Bagoes Oka, Suci Mayang Sari dan Andy Budiman berjoget gemoy di panggung berbentuk logo mawar. Semua riang gembira. Asupan gizi program dapat, santai dan santuy pun dapat.

Sementara Kaesang, Ketum PSI dengan ringkas (gaya milenial dan Gen-Z nggak suka yang bertele-tele) menyampaikan 9 program PSI (cocok dengan ultah PSI yang ke-9) saat nanti masuk ke Senayan (duduk di perlemen):

Pertama, mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset para koruptor. Nampaknya ini hal yang paling ditakuti oleh para koruptor. Herannya RUU ini yang enggan untuk segera disahkan oleh DPR kita selama ini. Buktinya sudah bertahun-tahun mangkrak di DPR. Tak ada pembicaraan, apalagi pembahasan di parlemen.

Semua tahu kalau koruptor itu tidak takut dipenjara. Mereka takutnya jadi miskin. Maka miskinkan saja para koruptor yang sudah terbukti menjarah uang rakyat itu. Rebut kembali uang rakyat, buat makan siang gratis dan susu bagi para pelajar.

Kedua, memastikan kebebasan beribadah tanpa diskriminasi. Hal ini jelas dan tak perlu elaborasi berkepanjangan. Ketiga, memperjuangkan Pendidikan Setara dan Berkualitas. Keempat, memperjuangkan BPJS Gratis, ini soal jaminan Kesehatan oleh negara yang dijamin konstitusi. Kelima, mempercepat kebijakan transisi energi baru terbarukan.

Keenam, memperjuangkan Kesetaraan Hak Akses Internet. Siapa tuh koruptor BTS? Katanya ada beberapa parpol juga terlibat.

Ketujuh, pengembangan olah raga, musik dan film. Industri kreatif harus berkembang di seantero Indonesia. Kedelapan, Mendorong Ketahanan Pangan. Kesembilan, melanjutkan dan menyempurnakan Program dan Kebijakan Presiden Jokowi. Tuntas.

PSI bakal berjuang di legislatif, sambil mengawasi dan bekerja bareng dengan eksekutif di pemerintahan. Supaya Indonesia Maju, generasi emas 2045 di Indonesia benar-benar bisa terwujud.

Bukan cuma bermimpi, tapi dibarengi kerja politik yang nyata. Bukan cuma lolos ke Senayan (DPR-RI), tapi PSI juga menyasar salah satu kursi Wakil Ketua di situ. Di level tiap daerah (DPRD provinsi dan kabupaten/kota) ada fraksi PSI yang memperjuangkan aspirasi rakyat, anti korupsi dan anti-intoleransi. Demi menciptakan pemerintahan (eksekutif dan legislatif) yang bersih.

Jangan tegang, boleh sambil joget gemoy. PSI bersama Prabowo-Gibran bakal terus bekerja keras melanjutkan visi politik Jokowi. Kemandirian lewat hilirisasi di banyak bidang.(*)

Semarang, Minggu 10 Desember 2023

Penulis merupakan Direktur Eksekutif, Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suami Istri di Kota Kupang Positif Covid-19 Transmisi Lokal, Total 103 Kasus di NTT

    Suami Istri di Kota Kupang Positif Covid-19 Transmisi Lokal, Total 103 Kasus di NTT

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pada Sabtu, 6 Juni 2020, Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang memeriksa 48 sampel swab, dari jumlah sampel itu terkonfirmasi 2 (dua) orang asal Kota Kupang positif Covid-19. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/04/1-positif-covid-19-transmisi-lokal-di-mabar-1-kasus-di-ende-total-101-kasus/ Demikian penyampaian Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu […]

  • Sekolah Daerah 3T NTT Dapat Program Light Up The Dream PLN

    Sekolah Daerah 3T NTT Dapat Program Light Up The Dream PLN

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Ariston Kolot Ola, Camat Adonara Timur, menyampaikan rasa terima kasihnya dan mengapresiasi kerja nyata PLN melalui program LUTD berdampak bagi masyarakat tidak mampu dan bagi anak-anak yang bersekolah.   Flores Timur | Program Light Up The Dream (LUTD) yang diinisiasi secara sukarela oleh Insan PT PLN (Persero) terus menebarkan manfaat. Jika sebelumnya fokus pada penyediaan […]

  • Yayasan YPKM & Komunitas KASOGI Bantu Rumah ke Warga TTS

    Yayasan YPKM & Komunitas KASOGI Bantu Rumah ke Warga TTS

    • calendar_month Jum, 4 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Loading

    SoE – NTT, Garda Indonesia | Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM) dan Komunitas Soe Berbagi (KASOGI) memberikan bantuan 1 (satu) unit rumah layak huni ke Ali Taneo warga Desa Fatukopa, Kecamatan Fatukopa, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); dan diserahkan secara simbolis pada Rabu, 2 Februari 2022. Informasi yang diterima media […]

  • Sah, Pemilihan Presiden dan Legislatif Dihelat pada 14 Februari 2024

    Sah, Pemilihan Presiden dan Legislatif Dihelat pada 14 Februari 2024

    • calendar_month Sen, 24 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan DPR mengesahkan pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) pada Rabu, 14 Februari 2024. Kesepakatan yang diambil bersama pemerintah dan penyelenggara pemilu tersebut, diambil pada rapat dengar pendapat (RDP) di Gedung Komisi II DPR pada Senin, 24 Januari 2022. Ketua Bawaslu Abhan turut hadir dalam […]

  • HUT Ke-62 Provinsi NTT, Terus Mengubah Diri

    HUT Ke-62 Provinsi NTT, Terus Mengubah Diri

    • calendar_month Ming, 20 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,  Garda Indonesia | Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki 1.192 pulau, 72 bahasa daerah, beragam suku, dan kaya akan wisata, budaya, kearifan lokal, kini genap berusia 62 tahun pada Minggu, 20 Desember 2020. Berbagai upaya, program, dan terobosan tengah diupayakan dan sementara digalakkan demi kesejahteraan masyarakat. Memperingati HUT ke-62 NTT di tengah pandemi […]

  • Tak Punya Kantor Sendiri, Ini Harapan Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTT

    Tak Punya Kantor Sendiri, Ini Harapan Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTT

    • calendar_month Jum, 14 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi berdiri pada 23 Juli 2009 hingga sekarang. Kantor pertama berlokasi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, kantor kedua berlokasi di Jalan El Tari. Kemudian, 2 kali berpindah tempat, dan sekarang berada di Kompleks […]

expand_less