Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Presiden Jokowi Resmikan Rusun IAIN & STKIP PGRI Tulungagung

Presiden Jokowi Resmikan Rusun IAIN & STKIP PGRI Tulungagung

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 6 Jan 2019
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

Loading

Tulungagung, gardaindonesia.id | Presiden Joko Widodo meresmikan 3 (tiga) Rumah Susun (Rusun) di Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur yang mengambil tempat di STKIP PGRI, Jumat (4/1/2018). Dari tiga rusun tersebut, 2 (dua) diantaranya merupakan rusun mahasiswa yakni Rusun IAIN dan STKIP PGRI Tulungagung. Sedangkan 1 (satu) rusun lainnya merupakan rusunawa bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kelurahan Jepun.

Hadir mendampingi Presiden dalam penekanan tombol peresmian, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Plt Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, Ketua STKIP PGRI Tulungagung Imam Sujono, dan Rektor IAIN Tulungagung Maftukhin.

Usai peresmian, Presiden meninjau ke dalam Rusun, melihat kondisi dan fasilitas Rusun Mahasiswa STKIP PGRI. “Saya sudah masuk ke ruangannya, saya kira kualitas pengerjaannya juga sangat bagus,” ujar Presiden.

Presiden Jokowi mengatakan fasilitas rusun diperlukan untuk mahasiswa sebagai bagian dari program pengembangan SDM. Dikatakan Presiden, pada tahun 2019 direncanakan pembangunan rusun sebanyak 300 tower. “Sebanyak 45 ada di Jawa Timur dan termasuk provinsi yang paling banyak akan dibangun rusun, karena disini betul-betul dimanfaatkan dan sangat dibutuhkan,” ujar Presiden.

Kondisi di dalam kamar Rusun STKIP PGRI Tulungagung

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan rusun disamping untuk pekerja, MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), TNI/Polri, juga diperuntukkan untuk mahasiswa dan santri. Hal ini merupakan bentuk perhatian dan keseriusan pemerintah dalam penyediaan rumah dan penataan kawasan lingkungan pendidikan. “Tahun 2018 lalu ada 275 tower rusun yang dibangun, 30 persennya sekitar 100 unit merupakan rusun mahasiswa dan ponpes,” kata Menteri Basuki di lokasi peresmian.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi AH mengatakan, rusun telah dilengkapi fasilitas listrik, air, kamar mandi luar dan meubelair seperti tempat tidur bertingkat, lemari dan meja belajar. Kedua rusun mahasiswa tersebut memiliki tipe 24 setinggi 3 lantai, dengan jumlah masing-masing sebanyak 37 unit yang dapat menampung 144 mahasiswa.

“Karena rusun ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang termasuk milenial, maka desainnya pun dibuat terlihat dinamis dengan corak warna yang tidak monoton seperti rusun pada umumnya,” ujar Khalawi.

Pembangunan rusun IAIN Tulungagung dilaksanakan pada tahun anggaran 2018 dengan biaya pembangunan sebesar Rp 9,47 miliar. Sementara untuk rusun STKIP dibangun dengan biaya sebesar Rp 8,35 miliar.

Herry Nurfahmi, Mahasiswa STKIP PGRI Program Studi Pendidikan Ekonomi Semester 7 yang ditemui di lokasi peresmian menyatakan sangat berterima kasih atas dibangunnya rusun tersebut. Sebab menurutnya mahasiswa tidak perlu lagi mencari kos di luar kampus. “Fasilitasnya pun sudah lengkap dengan meja belajar, tempat tidur dan lemari,” ujarnya.

Sementara untuk rusun MBR Jepun, Tulungagung yang juga diresmikan Presiden Jokowi, memiliki tipe 36 setinggi 5 lantai, dengan jumlah sebanyak 70 unit. Pembangunannya dilaksanakan dan telah selesai pada tahun 2017 dengan biaya Rp 20,1 miliar. “Saat ini rusun MBR tersebut sudah terhuni selama satu tahun. Saya lihat kondisinya terawat dengan baik. Rencanannya berdasarkan usulan pemerintah daerah akan dibangun satu tower rusun MBR lagi di wilayah Jepun. Saat ini masih dalam tahap perencanaan,” ujar Khalawi.

Peresmian Jembatan Ngujang II

Selain rusun, Presiden Jokowi dalam kesempatan yang sama juga meresmikan Jembatan Ngujang II Tulungagung. Jembatan ini menjadi jalur kedua untuk akses dari Tulungagung ke Kediri maupun sebaliknya, setelah Jembatan Ngujang. Jembatan sepanjang 220 meter tersebut dibangun dengan APBN TA 2018 sebesar Rp35,5 miliar .

Menteri Basuki mengatakan, Jembatan Ngujang II merupakan bagian dari Jalan Lingkar Tulungagung yang dibangun untuk mengatasi kemacetan pada jalan nasional. “Jembatan Ngunjang II akan mendukung angkutan logistik tidak lagi masuk ke dalam Kota Tulungagung tetapi lewat lingkar luar sehingga mempercepat logistik,” ujarnya.

Plt. Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan kehadiran jembatan tersebut sangat membantu untuk mengurai akses kemacetan di Tulungagung. Dengan selesainya proses pembangunan, diharapkan akan memberikan kontribusi yang besar terhadap akses perekonomian masyarakat di wilayah Tulungagung, Trenggalek, Kediri maupun sekitarnya.

Turut mendampingi Menteri Basuki pada acara tersebut Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi AH, Dirjen Bina Marga Sugiyartanto, Kepala BBPJN VIII Ketut Dharmawahana, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja. (*)

 

Sumber berita (*/Biro Komunikasi Publik-Kementerian PUPR)

Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Viktor Ajak Keluarga Jawa Bangun NTT Tanpa Pura-pura

    Gubernur Viktor Ajak Keluarga Jawa Bangun NTT Tanpa Pura-pura

    • calendar_month Ming, 28 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | K2S (Kontak Kerukunan Sosial) sebagai Paguyuban Keluarga Jawa di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur memberikan kontribusi nyata dan menjadi bagian dari pembangunan Kota Kupang dan Provinsi NTT.  Salah satu kontribusi nyata K2S di Kota Kupang dengan melakukan penataan dan pemberian fasilitas tambahan di Taman Nostalgia dan Pantai Warna. Eksistensi Keluarga Jawa di […]

  • Sentuhan Magis Bank NTT, Desa Napan Semakin Berkembang

    Sentuhan Magis Bank NTT, Desa Napan Semakin Berkembang

    • calendar_month Ming, 20 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Loading

    Kefamenanu, Garda Indonesia | Pada Kamis, 17 November juri festival desa binaan Bank NTT, Stenly Boymau berkunjung ke Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara Kabupaten TTU. Napan adalah satu dari empat desa lainnya yang menjadi peserta Festival Desa Binaan Bank NTT dan Festival PAD tahun 2022. Setibanya di lokasi, Kamis petang, puluhan warga sudah menanti. Hadir […]

  • Misteri Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Simon Petrus Kamlasi

    Misteri Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Simon Petrus Kamlasi

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Ada cerita menarik antara Simon Petrus Kamlasi dan seniornya Prabowo Subianto yang merupakan Presiden Republik Indonesia terpilih hasil pemilihan presiden (Pilpres) periode 2024—2019, pada tanggal 14 Februari 2024 lalu. Dua bulan menjelang Pilpres, Simon Petrus Kamlasi saat itu masih berdinas di TNI dan berpangkat Kolonel dipanggil ,Prabowo Subianto di Kantor Kementerian Pertahanan. Sosok […]

  • KemenPUPR Terus Dorong Rumah MBR Terjangkau & Berkualitas

    KemenPUPR Terus Dorong Rumah MBR Terjangkau & Berkualitas

    • calendar_month Sen, 24 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id – Program Sejuta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo pada tanggal 29 April 2015 di Semarang merupakan salah satu bentuk nyata keseriusan Pemerintah untuk mewujudkan cita-cita terpenuhinya kebutuhan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama rumah terjangkau dan layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Program ini merupakan gerakan bersama pemerintah, daerah, dunia […]

  • Sinergisitas IMO-Indonesia dengan Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu

    Sinergisitas IMO-Indonesia dengan Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ikatan Media Online (IMO) Indonesia bersilaturahmi dengan Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu pada Jumat siang, 12 Januari 2024. Pada agenda tersebut, IMO-Indonesia diwakili Ketua umum, Yakub F. Ismail bersama Ketua Dewan Pengawas, Firman Wijaya. Dalam pertemuan itu, kedua pihak saling bertukar pandangan seputar perkembangan dan dinamika pers di Indonesia, utamanya dalam […]

  • Waspada ! Tiga Lokasi Zona Merah Covid-19 di Kota Kupang

    Waspada ! Tiga Lokasi Zona Merah Covid-19 di Kota Kupang

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius dalam sesi konferensi pers pada Jumat malam, 15 Mei 2020, mengungkapkan 3 (tiga) pasien Covid-19 baru di Kota Kupang baru terkonfirmasi melalui transmisi atau penularan lokal yang berada tiga zona merah. “Tiga Lokasi Zona Merah tersebut yakni di Oepoi, Bakunase […]

expand_less