Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Langkah George Hadjoh Menuju Wali Kota Kupang (Bagian 3)

Langkah George Hadjoh Menuju Wali Kota Kupang (Bagian 3)

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
  • visibility 122
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Roni Banase

Kota Kupang butuh sosok wali kota yang gesit. Mengapa demikian? George Hadjoh keluar dari rumah sejak pukul 06.00 WITA kemudian masuk rumah pada pukul 23.00 WITA (11 malam). Jam bekerja dan melayani dilakukan tanpa melihat kepentingan apa pun dan siapa pun.

Ia pun rela menelisik setiap sudut kota tanpa henti, memantau kebersihan pasar, menerima pengaduan masyarakat di rumah jabatan wali kota tanpa mengenal lelah.

Menapaki usia 59 tahun, sosok Penjabat Wali Kota Kupang periode 2022—2023 ini tetap gesit. Mengapa demikian? Mengemban amanah Ketua Perkemi NTT yang menuntun para atlet Shorinji Kempo meraih prestasi dan prestisius internasional, George Hadjoh selalu berolahraga bela diri asal Jepang tersebut. Bahkan saat menjadi Kabiro Umum Setda NTT, pada ruangan kerjanya terdapat matras untuk “bakubanting” atau mengolah randori.

Lalu, lagi, mengapa Wali Kota Kupang harus gesit? Mengapa harus demikian? Berkaca dari keluhan warga Kota Kupang di rumah jabatan, George Hadjoh menilai dirinya harus rajin dan wajib rutin turun ke lapangan melihat langsung gejala yang terjadi di tengah masyarakat, tak hanya mendengar dari samping kiri dan kanan, namun harus “melihat langsung”.

Sosok George Hadjoh yang rutin menulis setiap arahan pemimpin lalu menerjemahkan, mau mendengarkan siapa pun lalu mencatat apa pun yang harus ditindaklanjuti bahkan tampak kelelahan di raut wajahnya. Meski demikian tak menggerus semangat melayani.

Semangat itu muncul bukan karena mau menuai pujian, namun semangat melayani memang terpatri di hatinya. Layaknya saat dirinya mengubah halaman samping Kantor Gubernur NTT menjadi lahan sayur dan mendirikan Cafe Rumah Pohon. Tak hanya itu, saat diberi amanah sebagai Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh menata toilet di kantor Wali Kota Kupang.

Anda pernah memakai toilet di sana? Silakan menilai sendiri. Saya pun senang jika melintas di depannya tanpa harus memalingkan hidung. Bahkan toilet di kantor Gubernur NTT menjadi lokasi lintasan favorit saya dan selalu memilih jalur itu. Anda bakal menghirup aroma terapi.

Eh, kelewat menukil respons warga. Nah ini ada nukilan dari warga saat melihat bahkan membaca tentang sosok George Hadjoh.

“Kota Kupang butuh pemimpin gesit,” tulis seorang warga kota di percakapan WhatsApp grup, sebut saja Ignas. (*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cerita Sukses Bank NTT Terapkan Transaksi Nontunai Pemerintah

    Cerita Sukses Bank NTT Terapkan Transaksi Nontunai Pemerintah

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya, Garda Indonesia | Dirut Bank NTT, Harry Alexader Riwu Kaho mengurai cerita sukses Bank NTT dalam penerapan aplikasi milik BPKP di Kabupaten Belu sebagai yang pertama di Indonesia. Tak hanya Kabupaten Belu, menyusul diterapkan pada 13 kabupaten lainnya di Nusa Tenggara Timur dalam tahun 2022. Cerita sukses tersebut disampaikan Alex Riwu Kaho (sapaan akrabnya, […]

  • PISMA 3 Unwira Wadah Literasi Budaya Lokal dan Digital Generasi Milenial

    PISMA 3 Unwira Wadah Literasi Budaya Lokal dan Digital Generasi Milenial

    • calendar_month Ming, 12 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pekan Ilmiah dan Seni Mahasiswa (PISMA) 3 Tahun 2019 digelar oleh Senat Mahasiswa Universitas Widya Mandira (Unwira) Kupang dimulai pada 2—11 Mei 2019 di Aula Unwira Penfui Kupang, diikuti oleh Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Se-Kota Kupang PISMA 3 Unwira digelar Lomba Ilmiah yakni Lomba Tulis Esai, Lomba Menulis Puisi, Lomba […]

  • Peletakan Batu Kapela Borhalbas, Bupati Belu Ajak Gereja & Tokoh Adat Bersinergi

    Peletakan Batu Kapela Borhalbas, Bupati Belu Ajak Gereja & Tokoh Adat Bersinergi

    • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM bersama Anggota DPRD Belu, Agustinho Pinto, S.IP melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Katolik Stasi St. Bernadus Borhalbas Paroki Wedomu, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, pada Sabtu, 3 Juli 2021. Peletakan batu pertama diawali dengan ibadat yang dipimpin oleh Romo Eman Hane, Pr dan […]

  • Usai Penetapan KPUD, Wakil Bupati Terpilih Sabu Raijua Ambil Langkah Taktis

    Usai Penetapan KPUD, Wakil Bupati Terpilih Sabu Raijua Ambil Langkah Taktis

    • calendar_month Sab, 31 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu Raijua, Garda Indonesia | Pasca-penetapan Paket 2M sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) yakni Drs. Nikodemus N.Rihi Heke, M.Si. dan Yohanis Uly Kale, A.Md pada Rapat Pleno Terbuka Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sabu Raijua pada Rabu, 28 Juli 2021, maka Wakil Bupati Terpilih Yohanis Uly Kale. A.Md. melakukan […]

  • Kapal Selam KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam

    Kapal Selam KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam

    • calendar_month Sab, 24 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 telah dinaikkan fasenya, dari fase submiss (hilang) menuju fase subsunk (tenggelam), yang membawa 53 personel terbaik TNI AL. “Saya atas nama Panglima TNI menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Kita bersama-sama mendoakan supaya proses pencarian ini terus bisa dilaksanakan dan bisa mendapatkan bukti-bukti kuat,” kata Panglima TNI […]

  • Presiden Jokowi Pinta Menko Polhukam & Kapolri Tindak Tegas Pelaku Intoleransi

    Presiden Jokowi Pinta Menko Polhukam & Kapolri Tindak Tegas Pelaku Intoleransi

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo angkat bicara terkait kasus intoleransi yang terjadi di Gereja Paroki Santo Joseph di Tanjung Balai Karimun dan Masjid Al-Hidayah di Minahasa Utara. Presiden kembali menegaskan bahwa konstitusi Indonesia menjamin kemerdekaan setiap penduduk untuk memeluk agama dan beribadat sesuai dengan kepercayaannya masing-masing. “Jelas konstitusi kita memberikan payung kepada seluruh […]

expand_less