Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Gubernur NTT: “Sindrom dengan Stigma Miskin Lemahkan Daya Juang”

Gubernur NTT: “Sindrom dengan Stigma Miskin Lemahkan Daya Juang”

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 6 Jan 2019
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Viktor Laiskodat-Gubernur NTT mengatakan bahwa kita tidak pernah serius membangun manusia; Gereja dan Pemerintah NTT belum mampu mengeluarkan manusia NTT dari sindrom kemiskinan. “Gereja dan Pemerintah harus sungguh-sungguh bekerja untuk mengangkat rasa optimis diri dari seluruh kita untuk melihat masa depan,” tegas Gubernur Viktor. Pernyataan tersebut disampaikan Viktor Laiskodat dalam pesan Natal Oikumene 2018 di Gereja Kaisarea BTN Kolhua Kota Kupang (Jumat,4/1/2019).

Hal itu, jelas Gubernur Viktor tercermin dari perencanaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kab/kota yang terkesan takut yang hanya berkisar 90—100 Milliar. “Bagaimana kita bisa bangkit dan sejahtera jika PAD seperti itu,”tanya Gubernur Viktor.

Suasana Perayaan Natal Oikumene 2018 di Gereja Kaisarea BTN Kolhua Kota Kupang

Dengan rasa optimis dan berkeyakinan, Gubernur Viktor menyatakan bahwa percuma kita berbakti dan beriman jika tidak ada manusia yang keluar dari kemiskinan dan kebodohan tersebut menjadi manusia pintar dan kaya. Gubernur juga mempertanyakan kepada para peserta Natal Oikumene 2018.

“Siapa yang lahir di dunia ini yang ingin miskin dan bodoh,” tanya Gubernur Viktor.

Semua pemimpin harus berpihak kepada orang miskin dan bodoh; bukan karena kemiskinan dia berpihak namun mereka tidak layak sehinggga mereka segan. Maka sebagai gubernur, salah gubernur itu, salah bupati itu, jika tidak segera menyiapkan sebuah program untuk mengangkat mereka dari kemiskinan dan kebodohan.

Baca juga : 

http://gardaindonesia.id/2019/01/04/pesan-natal-oikumene-2018-gubernur-viktor-laiskodat-jangan-takut/

Karena itu, tanya Gubernur Viktor, “Sebuah pemerintahan perlu propaganda; pemerintahan tanpa propaganda mati dan propaganda selalu provokatif, karena itu saya memilih yang bodoh dan miskin masuk neraka namun siapa yang mau masuk neraka?”

Pernyataan senada tentang sindrom miskin juga pernah disampaikan Gubernur Viktor dalam pidato politik dalam rangka HUT NTT Ke-60 di Sidang Paripurna Istimewa DPRD NTT, Kamis/20/12/2018. Dalam kesempatan tersebut Gubernur Viktor Laiskodat mengatakan bahwa ‘Sindrom (=himpunan gejala atau tanda yang terjadi serentak_KBBI V) dengan Stigma (=ciri negatif yang menempel pada pribadi seseorang_KBBI V) Kemiskinan Melemahkan Daya Juang Masyarakat Nusa Tenggara Timur’.

Viktor Laiskodat menilai secara kritis terhadap cita-cita kelahiran Nusa Tenggara Timur dengan tingkat capaian pembangunan yang tercermin dalam kondisi obyektif kehidupan masyarakat.

“Secara jujur kita harus akui bahwa perbandingan antara harapan dengan kenyataan masih timpang; pembangunan NTT selama 60 tahun belum sanggup menjawab tantangan sejarah menghadirkan kesejahteraan yang adil bagi masyarakat NTT,” tutur Gubernur NTT Viktor Laiskodat di hadapan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Presiden Portobrigade Oekusi Ambenu Dr Mari Alkatiri, Unsur Forkompinda, Ketua DPRD NTT dan jajaran anggota serta hadirin paripurna istimewa.

Lanjut Gubernur, Meskipun telah banyak kemajuan yang dicapai namun secara umum kehidupan masyarakat NTT masih diliputi berbagai tekanan kemiskinan, pengangguran, keterbelakangan, sakit penyakit, kelaparan, dan ketidakberdayaan.

“Masyarakat NTT bahkan mengalami stigmanisasi sebagai provinsi termiskin dan stigma ini melahirkan sindrom kemiskinan yang membebani dan melemahkan daya juang kita,” ungkap Gubernur Viktor. (+)

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi Tes Kenyamanan Kereta Cepat Jakarta—Bandung

    Jokowi Tes Kenyamanan Kereta Cepat Jakarta—Bandung

    • calendar_month Rab, 13 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 1Komentar

    Loading

    Bandung, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 13 September 2023. Pada kunjungan kali ini, Jokowi menggunakan moda transportasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sekaligus melakukan uji coba sebelum diresmikan pengoperasiannya. Tiba sekitar pukul 08.30 WIB di Stasiun KCJB Halim, Jakarta Timur, Presiden Jokowi langsung menuju lantai […]

  • Terpilih Aklamasi, Eddy Ganefo Pimpin KADIN Indonesia Periode 2020—2025

    Terpilih Aklamasi, Eddy Ganefo Pimpin KADIN Indonesia Periode 2020—2025

    • calendar_month Rab, 16 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Musyawarah Nasional IX Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia yang dihelat secara virtual dan offline terbatas di Manhattan Hotel Jakarta, secara aklamasi pada Selasa malam, 15 Desember 2020, telah menetapkan Ir. H. Eddy Ganefo,M.M. sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2020—2025. Sebelumnya, dengan protokol kesehatan yang ketat, Munas IX KADIN Indonesia […]

  • Faperta Undana Edukasi & Latih Petani Sayur Mayur di Kupang Barat

    Faperta Undana Edukasi & Latih Petani Sayur Mayur di Kupang Barat

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Kab.Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sistem bertani riskan dan belum adanya pemahaman pemanfaatan bio massa oleh para petani sayur mayur di Batakte dan Oenesu, Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang; memicu dan mendorong Dosen Faperta Undana Program Studi Agroteknologi untuk mengedukasi dan melatih petani sayur agar lebih optimal memaksimalkan dan mengelola lahan pertanian mereka. Sebanyak 20 petani […]

  • Kasus Meninggal Cenderung Turun, Pasien Sembuh Covid-19 Naik Jadi 960

    Kasus Meninggal Cenderung Turun, Pasien Sembuh Covid-19 Naik Jadi 960

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat jumlah kasus meninggal cenderung mengalami penurunan sejak sepekan, sedangkan pasien sembuh terus tumbuh. Berdasarkan hasil akumulasi data yang dihimpun per Kamis, 23 April 2020, jumlah kasus meninggal karena Covid-19 bertambah 11 sehingga total menjadi 647. Kemudian pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 47 […]

  • Festival Seni & Budaya TTS di Jakarta, Bupati Tahun Apresiasi Penyelenggara

    Festival Seni & Budaya TTS di Jakarta, Bupati Tahun Apresiasi Penyelenggara

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Lopo Billionaire Project menggelar Festival Seni & Budaya Timor Tengah Selatan (TTS), giat tersebut dihadiri oleh seluruh masyarakat TTS yang berada di Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten; Bupati TTS, Egusem Piether Tahun, M.T., M.M. turut hadir dan mendukung kegiatan tersebut pada Minggu, 12 Januari 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/01/10/masyarakat-timor-di-jakarta-siap-helat-festival-budaya-tts/ Festival Seni […]

  • MK Tolak Gugatan UU Pers, IMO: Organisasi Media Harus Dirangkul

    MK Tolak Gugatan UU Pers, IMO: Organisasi Media Harus Dirangkul

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Mahkamah Konstitusi telah menyampaikan putusan soal gugatan uji materi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers pada Rabu, 31 Agustus 2022. “Dalam amar putusan perkara Nomor 38/PUU-XIX/2021 MK menolak gugatan uji materi Pasal 15 ayat (2) huruf f, dan Pasal 15 ayat (5) UU Pers. Namun demikian, keputusan tersebut saat ini […]

expand_less