Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Religi » Sejarah Bulan Maria, Beda antara Mei dan Oktober

Sejarah Bulan Maria, Beda antara Mei dan Oktober

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
  • visibility 372
  • comment 0 komentar

Loading

Setiap tahun, Gereja Katolik mendedikasikan dua bulan untuk berdoa bersama Bunda Maria, yang disebut sebagai Bulan Maria. Selama bulan Mei dan Oktober, umat Gereja Katolik mengisinya dengan kegiatan-kegiatan doa Maria, misalnya dengan Doa Rosario, Novena Maria, dan Perarakan Maria.

Namun, pernahkah kita sadar, bahwa ada perbedaan antara kedua bulan ini. Bulan Maria pada bulan Mei dimaksudkan sebagai ajakan untuk umat Gereja Katolik, untuk menghormati Maria sebagai Bunda Allah. Sedangkan pada bulan Oktober, Gereja menjadikannya sebagai Bulan Rosario.

Meski begitu, tetap saja tidak ada keharusan doa apa saja yang dapat didoakan di setiap bulan ini. Umat dengan bebas mengisi bulan-bulan ini dengan kegiatan yang bertema Maria, misalnya dengan Rosario bersama maupun pribadi.

Doa Rosario

Rosario sebenarnya adalah doa renungan atas misteri keselamatan. Dalam doa ini, umat merenungkan dari saat Yesus mulai dikandung sampai Ia dimuliakan di surga dan mengutus Roh Kudus. Permenungan ini dilakukan sambil mendaras Salam Maria berulang-ulang (10 kali). Dalam Doa Rosario, para pendoa merenungkan salah satu misteri yang dirangkai dalam rosario.

Doa yang terus diulang-ulang ini sangat membantu memusatkan perhatian pada misteri keselamatan yang direnungkan. Tetapi hendaknya diingat bahwa doa-renungan ini harus dibangun dan dipupuk oleh iman; maka ada baiknya bacaan-bacaan singkat, renungan atau ayat-ayat nyanyian disisipkan di antara setiap peristiwa rosario. Kalau tidak dilandasi iman, ada bahaya bahwa doa akan menjadi rentetan kata-kata yang kosong.

Sejarah Bulan Mei disebut sebagai Bulan Maria

Dilansir dari katolisitas.org, devosi mengkhususkan bulan Mei sebagai Bulan Maria diperkenalkan sejak akhir abad ke-13.

Namun praktik ini baru menjadi populer di kalangan para Jesuit di Roma pada sekitar tahun 1700-an dan baru kemudian menyebar ke seluruh Gereja.

Devosi ini menjadi menyebar bermula dari peristiwa pada tahun 1809, ketika Paus Pius VII ditangkap oleh para serdadu Napoleon dan dipenjara. Di dalam penjara, ia disebut memohon dukungan doa Bunda Maria, agar ia dapat dibebaskan dan berjanji bahwa jika ia dibebaskan, ia akan mendedikasikan perayaan untuk menghormati Bunda Maria.

“Lima tahun kemudian, pada tanggal 24 Mei, Bapa Paus dibebaskan, dan ia dapat kembali ke Roma. Tahun berikutnya ia mengumumkan hari perayaan Bunda Maria, Penolong umat Kristen. Demikianlah devosi kepada Bunda Maria semakin dikenal,” demikian menurut katolisitas.org.

Ketika Paus Pius IX mengumumkan dogma tentang Immaculate Conception atau Bunda Maria yang Dikandung Tidak Bernoda” pada tahun 1854, devosi bulan Mei sebagai Bulan Maria telah dikenal oleh Gereja universal.

Paus Paulus VI dalam ensikliknya, the Month of Mary mengatakan, “Bulan Mei adalah bulan di mana devosi umat beriman didedikasikan kepada Bunda Maria yang terberkati,” dan bulan Mei adalah kesempatan untuk “penghormatan iman dan kasih yang diberikan oleh umat Katolik di setiap bagian dunia kepada Sang Ratu Surga.”

Paus Paulus VI menyatakan, “pada bulan ini, rahmat Tuhan turun atas kita … dalam kelimpahan.” (the Month of May, 1) (*)

Sumber (*/penakatolik/katoliknews)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejarah Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Tahun 1861—Erupsi 2025

    Sejarah Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Tahun 1861—Erupsi 2025

    • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik intensif dalam dua tahun terakhir. Letusan terjadi lagi pada Selasa petang, 17 Juni 2025, dengan kolom abu setinggi lebih dari 10 kilometer yang menyebar ke segala arah, disertai awan panas dan hujan kerikil. Letusan tersebut menambah panjang catatan erupsi gunung yang […]

  • Mayjen Terawan, Anak Tuhan yang Dibuang IDI Lalu Dipanggil Istana

    Mayjen Terawan, Anak Tuhan yang Dibuang IDI Lalu Dipanggil Istana

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Mayor Jenderal TNI Dr. dr. Terawan Agus Purwanto, Sp. Rad (K) RI adalah sosok yang digadang-gadang menjadi menteri. Dia adalah anak Tuhan yang dibuang IDI karena dikenal dengan metode fenomenal yang terbukti berhasil dalam dunia kedokteran, yakni terapi ‘cuci otak’ untuk mengurangi gejala stroke. Metode ‘cuci otak’ ini bukan proses radikalisasi […]

  • “Kampung Bright Gas” Pertamina Pecut Warga NTT Pakai Tabung Gas

    “Kampung Bright Gas” Pertamina Pecut Warga NTT Pakai Tabung Gas

    • calendar_month Kam, 9 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Tabung Bright Gas memiliki keamanan dobel yang direferensikan oleh PT. Pertamina (Persero). Bright Gas merupakan produk LPG (Liquified Petroleum Gas) atau elpiji nonsubsidi dari Pertamina yang dikemas dalam bentuk tabung maupun kaleng berwarna pink fuchsia. Elpiji nonsubsidi ini dijual di seluruh Indonesia dalam kemasan tabung 12 kg dan 5,5 kg. Upaya […]

  • Gelombang Laut Adang Komisioner Selayar Saat Monitor Rekap Suara Pilkada

    Gelombang Laut Adang Komisioner Selayar Saat Monitor Rekap Suara Pilkada

    • calendar_month Sel, 15 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Kepulauan Selayar, Garda Indonesia | Logistik kotak suara dari 5 (lima) wilayah kecamatan kepulauan, tiba di gudang logistik, kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Senin siang, 14 Desember 2020, bertepatan dengan berakhirnya rapat pleno terbuka perhitungan suara hasil Pilkada pemilihan bupati dan wakil bupati tingkat PPK. Kegiatan rapat pleno […]

  • Pantai Sakalak, Pantai Nan Indah di Selatan Pulau Timor

    Pantai Sakalak, Pantai Nan Indah di Selatan Pulau Timor

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Loading

    Akses yang sepenuhnya sederhana membuat pantai ini tetap alami dan tenang, cocok bagi pencari ketenangan atau kegiatan seperti berkemah kecil.   Nekamese | Jalan yang harus ditempuh penuh rintangan dan memacu adrenalin khususnya bagi para petualang. Tak mudah memang, namun bakal setimpal dengan suguhan panoramanya. Di sisi kiri terdapat bukit pasir yang secara kasat mata […]

  • Sah, Pemilihan Presiden dan Legislatif Dihelat pada 14 Februari 2024

    Sah, Pemilihan Presiden dan Legislatif Dihelat pada 14 Februari 2024

    • calendar_month Sen, 24 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan DPR mengesahkan pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) pada Rabu, 14 Februari 2024. Kesepakatan yang diambil bersama pemerintah dan penyelenggara pemilu tersebut, diambil pada rapat dengar pendapat (RDP) di Gedung Komisi II DPR pada Senin, 24 Januari 2022. Ketua Bawaslu Abhan turut hadir dalam […]

expand_less