Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Akhiri Jabatan 5 September, Ayodhia Pamit ke Masyarakat NTT

Akhiri Jabatan 5 September, Ayodhia Pamit ke Masyarakat NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 5 Sep 2024
  • visibility 117
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Ayodhia Kalake mengakhiri masa jabatannya pada 5 September 2024. Sebelumnya, Ayodhia dilantik oleh Mendagri, Tito Karnavian pada 5 September 2023 di Jakarta.

Ayodhia Kalake mendapat penugasan baru. Ia menjadi Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kanada.

Ayodhia pun menyampaikan terima kasih atas dukungan segenap masyarakat NTT selama 1 (satu) tahun masa pengabdiannya.

“Tanggal 5 September, saya mencapai masa penugasan selama satu tahun, sehingga saya memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat NTT untuk tugas-tugas yang diamanatkan ke depannya, karena Saya tidak hanya membawa nama pribadi tetapi juga membawa nama Nusa Tenggara Timur. Sebagai putra daerah asal Adonara, tentunya ini merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat NTT,” ucap Ayodhia disambut tepuk tangan para tamu undangan dan masyarakat yang hadir saat Jazz Festival pada Sabtu malam, 31 Agustus 2024.

Harapan Ayodhia Kupang Exotic Run Jadi Event Tahunan

Ayodhia juga berharap agar event Kupang Exotic Run dan Jazz Festival mampu menjadi wadah di bidang olahraga dan seni musik bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.

“Saya mengharapkan agar ke depannya event ini dapat menjadi agenda tahunan, masuk dalam kalender tahunan PB PASI dan mampu mang-attrack kunjungan wisatawan di provinsi ini,” ucapnya.

Event bertajuk Jazz Festival ini berhasil memukau penonton setelah Band Krakatau menampilkan 13 (tiga belas) tembang hits mereka dan menghadirkan penampilan spesialnya bersama Ayodhia Kalake membawakan lagu Bolelebo dari Rote Ndao.

Sebelumnya, aksi penggalangan donasi kepada 3 (tiga) legenda atletik NTT yaitu Almarhum Eduardus Nabunome, ibu Welmince A. Sonbai dan ibu Khatarina Nesimnasi. Hingga penutupan donasi pada Sabtu, 31 Agustus pukul 19.00 WITA berhasil mengumpulkan total Rp. 100.000.000,-. Donasi ini kemudian diserahkan oleh Ayodhia kepada perwakilan keluarga Alm. Eduardus Nabunome, Ibu Welmince A. Sonbai dan Ibu Khatarina Nesimnasi.(*)

Sumber (*/tim Prokopim Setda NTT/Rb)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Kemen PPPA Tidak Berubah, Menteri Bintang Maksimalkan Kinerja

    Anggaran Kemen PPPA Tidak Berubah, Menteri Bintang Maksimalkan Kinerja

    • calendar_month Sel, 22 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menghadiri Rapat Kerja (raker) bersama Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Gedung Nusantara II, DPR RI, Jakarta, pada Selasa, 22 September 2020. Pembahasan utama rapat ini terkait penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian atau Lembaga Tahun Anggaran 2021 Hasil […]

  • Gubernur Viktor Laiskodat Perintah Sekda Panggil Pemkab Kupang

    Gubernur Viktor Laiskodat Perintah Sekda Panggil Pemkab Kupang

    • calendar_month Sen, 21 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Viktor Laiskodat Gubernur NTT memerintahkan Sekda Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk segera bersurat memanggil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang agar segera menangani persoalan sampah di wilayah Kabupaten Kupang yang berbatasan dengan Pemkot Kupang Perintah Gubernur Viktor tersebut disampaikannya usai melaksanakan kegiatan Gerakan Kebersihan menyeluruh bersama perangkat ASN lingkup Pemprov NTT dan Pemkot Kupang di […]

  • Dokter Forensik Beber Penyebab Tewasnya Istri Satpol PP NTT

    Dokter Forensik Beber Penyebab Tewasnya Istri Satpol PP NTT

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang |Josefina Maria Mey (52), ASN Diaspora NTT tewas diduga dianiaya suaminya, Albert Solo (52) yang berstatus sebagai anggota Satpol PP Pemprov NTT. Josefina Maria Mey tewas diduga dianiaya suaminya, Albert Sollo menggunakan benda tumpul. Akibatnya, terdapat resapan darah di kepala bagian kanan korban dan pendarahan hebat. Penyebab tewasnya Josefina Maria Mey sesuai hasil autopsi […]

  • BNPB : Siapkah Anda Menghadapi Bencana?

    BNPB : Siapkah Anda Menghadapi Bencana?

    • calendar_month Ming, 4 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id | Tahun 2018 dapat dikatakan sebagai tahun bencana dengan dampak bencana sungguh luar biasa. Selama tahun 2018, hingga Kamis (25/10/18), tercatat 1.999 kejadian bencana di Indonesia. Jumlah ini akan terus bertambah hingga akhir 2018 mendatang. Saat ini, wilayah Indonesia akan memasuki musim penghujan. Diperkirakan banjir, longsor dan puting beliung akan banyak terjadi selama musim […]

  • Timor Creative People Konsisten Angkat Derajat Tenun Ikat NTT

    Timor Creative People Konsisten Angkat Derajat Tenun Ikat NTT

    • calendar_month Sab, 22 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Timor Creative People (TCP) sejak didirikan pada tahun 2014 hingga kini; sering berkecimpung di berbagai kegiatan dengan menampilkan berbagai hasil desain Tenun Ikat NTT yang dituangkan dalam peragaan busana dan dibawakan oleh anggota TCP. Di tahun 2018; TCP melaksanakan kegiatan workshop dan audisi TCP Model Hunt 2018 di Celebes Resto & Cafe, […]

  • Refleksi Peringatan Hari Ibu, Meneladani Nilai Positif Pejuang Perempuan

    Refleksi Peringatan Hari Ibu, Meneladani Nilai Positif Pejuang Perempuan

    • calendar_month Ming, 13 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung, Garda Indonesia | Perjuangan perempuan Indonesia hari ini tidak akan mudah tanpa peran pejuang perempuan di masa lalu. Nokky Katidjah Magnar, salah satu pejuang perempuan pelaku sejarah Bandung Lautan Api mengisahkan pengalamannya di tahun 1945, saat masih usia remaja. Ia bersama teman-temanya harus rela putus sekolah dan menjadi pejuang perempuan serta terlibat dalam merebut […]

expand_less