Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Setahun Tak Terima Sertifikat KPR, Martino Desak Bank NTT & Developer

Setahun Tak Terima Sertifikat KPR, Martino Desak Bank NTT & Developer

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 5 Sep 2024
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang | Martino De Araujo, warga RT 36 RW 009, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah melunasi pembayaran kredit perumahan rakyat (KPR) FLPP yang dijual oleh PT. Timor Sarana Pembangunan Nekmese dan pembiayaan kredit oleh PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT.

Rumah tipe 36 dengan luas tanah 150 M2 berlokasi di Blok Y nomor 36, RSS Baumata tersebut telah dilunasi pembayaran oleh Martino De Araujo pada tanggal 20 September 2023 dan pada 20 September 2024 telah genap 1 (satu) tahun, namun sertifikat hak milik atas rumah dan tanah tersebut belum diperoleh dari developer PT. Timor Sarana Pembangunan Nekmese.

Meski sebelumnya telah ada surat pernyataan dari Direktur PT. Timor Sarana Pembangunan Nekmese, Alexander Foenay per tanggal 15 November 2022 dan surat keterangan telah melunasi fasilitas KLFLPP dari Bank NTT Cabang Khusus yang ditandatangani oleh Alosyus R.A. Geong per tanggal 4 Oktober 2023, namun hingga saat ini, Martino De Araujo tak kunjung menerima sertifikat.

Martino De Araujo mengungkapkan, dirinya telah beberapa kali mendatangi pihak developer yang beralamat di Jalan Jenderal Soeharto, Oepura, Kota Kupang.

Dikisahkan Martino De Araujo, ia dijanjikan salah satu staf developer PT. Timor Sarana Pembangunan Nekmese, bernama Meli memberikan berbagai macam alasan seperti sementara mengukur ulang, masih dilakukan pemisahan, belum selesai pengurusan hingga masih dilakukan tanda tangan batas-batas tanah di Badan Pertanahan.

“Saya telah mendatangi Bank NTT, namun tetap memberikan alasan sama bahwa sementara diproses dan begitu pula pihak developer tetap memberikan berbagai macam alasan dan saya tak kunjung menerima sertifikat,” ungkap Martino De Araujo pada Sabtu malam, 24 Agustus 2024.

Pensiunan Dinas Sosial Provinsi NTT ini pun membeberkan beberapa kali kunjungannya ke pihak developer PT. Timor Sarana Pembangunan Nekmese milik Alexander Foenay pada 9 Juni 2024 diberikan jawaban masih proses ukur ulang, disebutkan masih dilakukan pemisahan, dikatakan masih ukur ulang, dikatakan pula masih urus pemisahan hingga pengukuran batas-batas tanah.

“Saya malah dijanjikan oleh pihak developer dan Bank NTT bahwa pada tanggal 15 Juni 2024 akan menerima sertifikat,” ungkapnya Martino De Araujo bersama istrinya, Monica Seuk menimpali bahwa pihak Bank NTT meyakinkan akan menerima sertifikat usai pelunasan KPR.

Monica Seuk pun membeberkan Bank NTT bahkan mengatakan jika melunasi lebih awal dikenakan penalti, namun tetap mengejar pihaknya untuk melunasi dan meyakinkan sertifikat tersedia di brankas bank.

Surat pernyataan yang dikeluarkan oleh PT. Timor Sarana Pembangunan Nekmese dan ditandatangani oleh Alexander Foenay

Klarifikasi Bank NTT dan Developer PT. Timor Sarana Pembangunan Nekmese

Aloysius Geong saat ini menjabat sebagai Kepada Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) Bank NTT yang mana saat menandatangani surat keterangan lunas menjabat sebagai Kepala Bank NTT Cabang Khusus mengklarifikasi bahwa jika saldo telah nol atau nihil, maka pihaknya mengeluarkan surat keterangan.

Aloysius Geong pun menegaskan bahwa secara normatif di ketentuan, pasca-peminjaman, pengikatan, pemecahan, balik nama SKHMT, ikat hak tanggungan, maka sertifikat disimpan di bank.

“Saya cek dulu ke anak-anak (staf,red) apakah waktu pemberian kredit, sertifikat dikelola oleh BLB ( grup bisnis kredit Bank NTT) dan pelimpahan ke KCK (Kantor Cabang Khusus), namun jika sejak awal dikelola oleh KCK, maka tersedia,” ucap Aloysius Geong pada Senin, 26 Agustus 2024.

Sementara, Meli salah satu developer PT. Timor Sarana Pembangunan Nekmese, saat dikonfirmasi pada Kamis, 29 Agustus 2024 tak merespons malah mengirimkan survei calon wali kota Kupang pada Sabtu, 31 Agustus 2024 dan kini tak bisa dihubungi lagi.

Status Sertifikat Rumah KPR

Dilansir dari rumah123.com, surat kepemilikan seperti Sertifikat Hak Milik atau Sertifikat Hak Guna Bangunan penting dimiliki bagi pemilik tanah dan rumah. Pasalnya, sertifikat tersebut merupakan bukti kepemilikan sah atas suatu tanah atau bangunan yang memiliki kekuatan hukum. Selain itu, jika sertifikatnya berupa SHM, itu bisa dijadikan jaminan ketika meminjam uang ke bank melalui kredit multiguna.

Setelah pengajuan KPR disetujui, bank akan mengeluarkan Surat Persetujuan Kredit dan menunjuk notaris untuk mengurus dokumen seperti Akta Jual Beli, Akta Pembebanan Hak (APHT), sertifikat, dan perjanjian kredit.

Tahap berikutnya, pembeli rumah diwajibkan untuk melakukan akad kredit dengan dihadiri pihak lainnya, seperti penjual rumah atau developer, perwakilan bank, dan notaris. Semua pihak tersebut tidak dapat diwakilkan, karena wajib menunjukkan identitas asli kepada notaris. Jika semua keabsahan dokumen telah diperiksa, notaris akan menyerahkan Surat Tanda Terima Dokumen ke penjual rumah atau developer.

Selanjutnya, pihak bank akan memberikan dana ke pihak penjual, lalu notaris memproses balik nama sertifikat tanah dan AJB ke pemilik rumah baru. Namun, surat tersebut diserahkan ke bank dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebagai jaminan kredit. Pihak pembeli hanya mendapatkan salinannya saja.

Selama proses KPR masih berlangsung, sertifikat pemilik rumah akan disimpan oleh bank. Ketika pemilik rumah melakukan pelunasan, barulah sertifikat tersebut bisa diambil.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Belu Resmikan Gedung Sanika Satyawada, Kapolres: Terima Kasih BRI

    Wabup Belu Resmikan Gedung Sanika Satyawada, Kapolres: Terima Kasih BRI

    • calendar_month Rab, 7 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. didampingi Kapolres Belu, AKBP. Khairul Saleh, S.H.,S.I.K.,M.Si. dan Kepala BRI Cabang Atambua, Wayan Agus Supartha meresmikan Gedung Sanika Satyawada di Markas Komando Polres Belu pada Selasa, 6 Juni 2021. Peresmian Gedung Sanika Satyawada ditandai dengan penandatanganan Prasasti dan Berita Acara Serah Terima Bantuan oleh […]

  • Propam Polri Beber Pelanggaran Anggota Selama Tahun 2021, Ini Perinciannya

    Propam Polri Beber Pelanggaran Anggota Selama Tahun 2021, Ini Perinciannya

    • calendar_month Kam, 4 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Divisi Propam Polri di bawah kepemimpinan Irjen Ferdy Sambo mencatat sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) selama periode Januari—Oktober 2021. Namun, tahun 2021 ini pada umumnya pelanggaran yang dilakukan polisi mengalami penurunan dibanding 2020. Berdasarkan data yang dihimpun, Divisi Propam mencatat data pelanggaran disiplin, kode etik profesi […]

  • Listrik Desa Menuju Dusun Taimetan Desa Ainiut Kabupaten TTU

    Listrik Desa Menuju Dusun Taimetan Desa Ainiut Kabupaten TTU

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Tim PLN UIW NTT
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Loading

    Viktorius Leu, tuan rumah kegiatan, menyampaikan rasa syukurnya yang mendalam karena sebentar lagi bisa ada listrik di rumah.   Timor Tengah Utara | Langkah nyata menuju energi berkeadilan terus diwujudkan di pelosok Nusa Tenggara Timur (NTT). PT PLN (Persero), melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Kupang dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kefamenanu, telah memulai proses […]

  • Mendikbud : “Sekolah Dekat, Pendidikan Karakter Makin Kuat!”

    Mendikbud : “Sekolah Dekat, Pendidikan Karakter Makin Kuat!”

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy meminta agar orang tua tidak perlu resah dan khawatir berlebihan dengan penerapan zonasi pendidikan pada PPDB. Ia mengajak para orang tua agar dapat mengubah cara pandang dan pola pikir terkait “sekolah favorit/unggulan”. Ia memahami masyarakat masih resisten dengan konsep ini. Dikatakan Mendikbud, jangan sampai […]

  • Berdayakan Perempuan Entas Kemiskinan & Stunting dengan Usaha Ayam KUB

    Berdayakan Perempuan Entas Kemiskinan & Stunting dengan Usaha Ayam KUB

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja saat kunjungan ke lokasi peternakan Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (Ayam KUB) AFRO (Advocacy and Research of Rural Farming Development) Farm yang dikelola Mardianus Epafroditus Ili, S.P. pada Minggu siang, 8 Agustus 2021. Kunjungan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT bersama Kadis […]

  • Sang Bandar Chaplin Akhirnya Keluar dari Sarang Karena Kepanasan

    Sang Bandar Chaplin Akhirnya Keluar dari Sarang Karena Kepanasan

    • calendar_month Sab, 21 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rudi S Kamri Selama ini sudah menjadi rumor luas di masyarakat tentang siapa sponsor atau bandar kepulangan MRS ke Indonesia. Publik bertanya-tanya siapa yang membayar denda “over-stay” MRS dan keluarganya yang cukup besar dan biaya tiket dari Arab Saudi dan lain-lain. Hampir semua orang berakal sehat meyakini bahwa itu semua uang itu tidak mungkin […]

expand_less