Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Rumah Singgah Santo Antonius Padua Jakarta dan Tebaran Kasihnya

Rumah Singgah Santo Antonius Padua Jakarta dan Tebaran Kasihnya

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
  • visibility 219
  • comment 0 komentar

Loading

Rumah singgah Santo Antonius Padua Jakarta berdiri tahun 2000, bertujuan membantu anak-anak kurang mampu di sekitarnya. Rumah itu diberikan atau dihibahkah oleh dr. Mariana kepada Romo untuk melayani kepada siapa saja yang tidak punya rumah dan tak memandang latar belakang.

 

Jakarta | Hujan yang turun di pagi hari, tidak menyurutkan niat baik Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Pulo Gebang Ranting Paulus, untuk mengunjungi rumah singgah Santo Antonius Padua. Rumah singgah yang terletak di Jalan Tanah Tinggi 2 No.7B, RT.7/RW.1, Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Kota Jakarta Pusat ini dipimpin oleh Frater Gabriel dan didampingi Frater Tino dan Frater Carles .

Pada Sabtu, 22 Februari 2025 pukul 10:00 WIB, sekiranya 10 (sepuluh) ibu-ibu WKRI menyambangi rumah singgah. Mereka disambut 25 anak-anak, 4 pendamping rumah singgah dan 2 mahasiswa Atma Jaya.

Ketua Ranting Paulus, Susi mengungkapkan bahwa sebenarnya anak-anak yang sering datang ke rumah singgah sekitar 33 anak, namun sekarang hanya datang 25 anak. “Anak-anak lainnya lain keperluan dan ada yang diajak pergi oleh orang tuanya,” imbuhnya.

Rumah singgah yang berdiri tahun 2000 ini bertujuan membantu anak-anak kurang mampu di sekitarnya. Rumah itu diberikan/dihibahkah oleh dr. Mariana kepada Romo untuk melayani kepada siapa saja (tanpa memandang latar belakang) dan yang tidak punya rumah.

Berlalunya waktu, tempat ini juga memberikan pendampingan untuk anak-anak yang bekerja sama dengan anak-anak mahasiswa Atma Jaya. Tahun 2007 mulai dibuka bimbingan belajar (bimbel) gratis untuk anak-anak. Perhatian utamanya agar anak-anak bisa membaca, menulis dan berhitung.

Pose bersama Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Pulo Gebang Ranting Paulus, anak-anak dan pengurus rumah singgah Santo Antonius Padua Jakarta. Foto : Emvy

Rumah singgah ini juga memfasilitasi anak-anak yang butuh bimbingan belajar, namun tidak ada biaya. Dengan bantuan para mahasiswa, anak-anak bisa belajar bersama dan bersukacita bersama di rumah singgah. Adapun mata pelajaran yang diberikan yaitu semua mata pelajaran di sekolah kecuali agama.

Pada kesempatan itu, Ibu-ibu WKRI mengajak anak-anak bernyanyi dan bermain kuis. Anak-anak juga diajak menghias kartu dan menulis untuk orang yang mereka sayangi. Di rumah singgah ini juga terdapat 6 (enam) orang lansia dari berbagai agama yang tidak mempunyai keluarga dan tempat tinggal. Para lansia ini menetap dan didampingi oleh seorang perawat yaitu ibu Mey.

Usai 2 (dua) jam berada di rumah singgah, ibu-ibu WKRI berpamitan pulang. Anak-anak lalu berfoto bersama, diberikan goody bag dan makan siang. Sebelum berpamitan pulang, ibu-ibu memberikan meja belajar untuk anak-anak. Tidak lupa menitipkan sembako, dan perlengkapan yang dibutuhkan di rumah singgah untuk lansia dan anak-anak.

Semoga kebahagiaan anak-anak Rumah Singgah menjadi kebahagiaan kita semua.(*)

Penulis (*/Christine)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribut Soal Jokowi 3 Periode? Mari Tenang Berembuk

    Ribut Soal Jokowi 3 Periode? Mari Tenang Berembuk

    • calendar_month Kam, 3 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Oke, mari kita ringkas fenomena politik ini biar sederhana. Pertama, beberapa kali Pak Jokowi sudah menyatakan posisinya, kira-kira begini: bahwa beliau tidak berminat untuk terus jadi presiden, mau itu soal 3 periode atau perpanjangan masa jabatan. Alasannya, ya tentu saja konstitusi. Undang Undang Dasar telah membatasinya. Kedua, tapi dalam perkembangan akhir-akhir […]

  • Bank NTT Capem Oinlasi Buka Akses Transaksi & Pasang EDC di Kec.Boking

    Bank NTT Capem Oinlasi Buka Akses Transaksi & Pasang EDC di Kec.Boking

    • calendar_month Sel, 29 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Loading

    Oinlasi-TTS, gardaindonesia.id | Upaya memaksimalkan pelayanan terhadap para nasabah setia dilakukan oleh Bank NTT Capem Oinlasi dengan memberikan kemudahan bertransaksi dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di Kecamatan Boking, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)-Provinsi Nusa Tenggara Timur. Upaya tersebut dilakukan oleh Bank NTT Capem Oinlasi dengan melakukan pemasangan mesin Electronic Data Capture(EDC) yang berfungsi sebagai ATM […]

  • Tiga Jurus Jitu Bagi Daerah untuk Beralih ke Zona Hijau

    Tiga Jurus Jitu Bagi Daerah untuk Beralih ke Zona Hijau

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kerja sama dan gotong royong semua pihak harus terus dilakukan dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Upaya yang dilakukan secara bersama-sama itu sekaligus membuat Indonesia dapat mencapai angka kesembuhan sekitar 50 persen dari seluruh total kasus positif Covid-19. Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (Gugus Tugas Nasional) mencatat angka kesembuhan […]

  • Persebata Lembata Melaju Final ETMC XXXI, Perserond Tumbang

    Persebata Lembata Melaju Final ETMC XXXI, Perserond Tumbang

    • calendar_month Ming, 25 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Lembata, Garda Indonesia | Laga babak semifinal atau knock out 4 besar antara tuan rumah Persebata Lembata vs Perserond Rote Ndao pada Minggu sore, 25 September 2022 di Stadion Gelora 99. Pada babak pertama, melalui sepakan Desmon Nenobais merobek gawang Laskar Sembur Paus, Persebata Lembata. Meski ditekan pola permainan dari Laskar Sasando, namun Persebata berhasil […]

  • Dian Johannis VS Direktur PNK, Putusan PTUN: Kembalikan Posisi Dian di PNK

    Dian Johannis VS Direktur PNK, Putusan PTUN: Kembalikan Posisi Dian di PNK

    • calendar_month Sab, 17 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sidang putusan perkara sengketa Tata Usaha Negara (TUN) antara Dian E. W. Johannis selaku penggugat melawan Direktur Politeknik Negeri Kupang (PNK), Nonce Farida Tuati, S.E. M.Si. sebagai tergugat, di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang, menghasilkan keputusan kemenangan bagi Dian Johannis. Perkara ini didaftarkan pada tanggal 23 Oktober 2020 dan berproses […]

  • Jagung dan Tradisi Makan Jagung Adat Masyarakat Timor

    Jagung dan Tradisi Makan Jagung Adat Masyarakat Timor

    • calendar_month Kam, 11 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Tanaman Jagung bagi masyarakat yang bermukim di daratan seluas sekitar 15.000 km (termasuk di Negara Republik Demokratik Timor Leste[RDTL]) mempunyai beragam manfaat, mulai dari sebagai makanan pokok yang dapat diolah menjadi Jagung Katemak (rebusan bulir Jagung tua beserta beragam sayur mayur, red) dan Jagung Bose (jagung yang diolah dengan cara ditimpa […]

expand_less