Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tata Kelola Sampah Skala Nasional Jadi Perhatian Prabowo Subianto

Tata Kelola Sampah Skala Nasional Jadi Perhatian Prabowo Subianto

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
  • visibility 211
  • comment 1 komentar

Loading

Presiden Prabowo Subianto berencana menggandeng Pandawara Group, komunitas pemuda peduli lingkungan asal Bandung, dalam gerakan masif untuk mengatasi permasalahan sampah di Indonesia.

 

Jakarta | Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan bahwa permasalahan sampah yang masih dihadapi di berbagai wilayah ini menjadi perhatian dan prioritas dari Presiden. Hal itu mengemuka saat Presiden Prabowo Subianto menghelat rapat terbatas bersama sejumlah menteri kabinet Merah Putih di Istana Merdeka pada Rabu, 12 Maret 2025, guna membahas solusi komprehensif dalam penanganan dan pengelolaan sampah secara nasional.

“Tentu kita tahu bahwa sampai dengan hari ini kita masih menghadapi berbagai permasalahan sampah di berbagai kota, kabupaten seluruh Indonesia. Masyarakat kita juga banyak sekali yang sudah mengeluhkan permasalahan ini dan tentu kita tidak boleh diam,” ucapnya.

Menurut AHY, rapat ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam menangani permasalahan sampah yang makin kompleks. Pembangunan kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam menangani persoalan sampah menjadi hal yang penting, salah satunya dengan meningkatkan pendidikan dan sosialisasi mengenai pengelolaan sampah sejak dini di sekolah.

“Tentunya kita harus menghadirkan kesadaran dan kepedulian secara nasional. Pertama itu yang harus dibangun. Oleh karenanya pendidikan, sosialisasi termasuk di sekolah-sekolah kita dari mulai kecil sampai dengan dewasa harus ditanamkan kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi sampah itu sendiri,” lanjutnya.

Selain membangun kesadaran masyarakat, pemerintah juga akan fokus pada penerapan teknologi dan penguatan infrastruktur dalam menangani sampah dari hulu hingga hilir. AHY menyoroti kondisi sejumlah tempat pembuangan sampah yang sudah penuh serta dampak negatifnya terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Di sinilah harus hadir beberapa terobosan termasuk penggunaan teknologi dan infrastruktur yang fokus pada penanganan sampah dari hulu hingga hilir. Dari mulai sumbernya rumah tangga, industri, sentra-sentra komersial dan semua yang memproduksi sampah,” jelas AHY.

Melalui pemanfaatan teknologi tersebut, AHY berharap pengelolaan sampah dapat ditangani dengan baik mulai dari tempat pembuangan sampah terpadu (TSPT) hingga tempat pemrosesan akhir (TPA).

Sebagai langkah konkret, AHY mengatakan bahwa Presiden Prabowo telah memerintahkan pembentukan satuan tugas percepatan pengelolaan sampah nasional yang akan berfokus pada infrastruktur serta penerapan kebijakan berbasis teknologi. Dalam hal ini, pemerintah pusat akan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan kebijakan ini secara terintegrasi.

Sebagai bagian dari upaya nasional, AHY menyebut bahwa pemerintah juga akan menghadirkan gerakan nasional Indonesia bersih dari sampah. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan memastikan bahwa pengelolaan sampah dilakukan secara berkelanjutan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Pandawara Group di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 11 Maret 2025. Pada pertemuan itu, Presiden mengapresiasi gerakan sosial komunitas ini dalam menangani masalah sampah di Indonesia.

Prabowo Subianto pun berencana menggandeng Pandawara Group, komunitas pemuda peduli lingkungan asal Bandung, dalam gerakan masif untuk mengatasi permasalahan sampah di Indonesia. Rencana ini disampaikan setelah pertemuan di Istana Kepresidenan RI, di mana Prabowo mengapresiasi aksi nyata Pandawara dalam membersihkan lingkungan dan mendorong mereka untuk terus berkomitmen tanpa lelah.

Gilang Rahma, perwakilan Pandawara Group, mengungkapkan bahwa gerakan ini akan menyasar pengelolaan sampah dari hulu ke hilir dengan pendekatan totalitas. Meski pertemuan berlangsung mendadak, Prabowo menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjalankan misi lingkungan, menambah semangat Pandawara untuk terus berkontribusi dalam upaya mengatasi krisis sampah nasional.(*)

Sumber (*/BPMI Setpres+ragam)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Bakohumas Setda NTT: “SI MANDATARIS” Menuju NTT Satu Data

      Bakohumas Setda NTT: “SI MANDATARIS” Menuju NTT Satu Data

      • calendar_month Sab, 17 Apr 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 133
      • 0Komentar

      Loading

      Kupang-NTT, Garda Indonesia | Mengelola data hingga menuju ketersediaan data akurat, menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menghasilkan data dengan sistematis by name by address, sehingga saat dibutuhkan, maka data tersebut dapat diandalkan menjadi penopang pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals dan RPJMD Provinsi NTT. Pertemuan Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) […]

    • Keluarga Korban Lion Air JT610 Gugat Produsen Pesawat Boeing

      Keluarga Korban Lion Air JT610 Gugat Produsen Pesawat Boeing

      • calendar_month Sel, 12 Mar 2019
      • account_circle Penulis
      • visibility 151
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Sejumlah keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT610 mengajukan gugatan terhadap produsen pesawat yang berbasis di Chicago, Amerika Serikat, The Boeing Company. Gugatan ini didaftarkan ke Pengadilan Cook County, negara bagian Ilinois, oleh keluarga korban melalui firma hukum Girardi and Keese bersama firma hukum terkenal asal Amerika Serikat, Edelson PC. Berdasarkan […]

    • Terkait Pengaduan EB ke FPPA Atambua, Ini Tanggapan Keluarga VM

      Terkait Pengaduan EB ke FPPA Atambua, Ini Tanggapan Keluarga VM

      • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
      • account_circle Penulis
      • visibility 137
      • 0Komentar

      Loading

      Atambua-Belu, Garda Indonesia | Dalam pemberitaan media ini sebelumnya dinilai tidak ada rasa tanggung jawab dari VM yang diduga telah menghamili EB. Perwakilan keluarga VM, Benny Kaligis melalui sambungan telepon seluler padaa Jumat malam, 9 Agustus 2019 menjelaskan, informasi yang dirilis berdasarkan keterangan pihak korban itu tidak benar. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/08/09/tidak-tanggung-jawab-atas-kehamilan-eb-vm-diadukan-ke-fppa-atambua/ Sementara, kondisi EB […]

    • Cerita Agus Rahardjo: Marahnya Jokowi Atas Kasus Setya Novanto

      Cerita Agus Rahardjo: Marahnya Jokowi Atas Kasus Setya Novanto

      • calendar_month Sab, 2 Des 2023
      • account_circle Penulis
      • visibility 172
      • 0Komentar

      Loading

      Oleh: Andre Vincent Wenas Ada dua hal yang jelas. Hal pertama adalah cerita dari Agus Rahardjo di tahun 2023 ini (dalam acara Rosi di Kompas.TV), dan hal kedua adalah fakta hukum yang telah terjadi di tahun 2017 lalu. Pertama, cerita Agus Rahardjo di tahun 2023: katanya Jokowi pernah memanggilnya lalu meminta ia (dengan marah) menghentikan […]

    • MK Diskualifikasi Orient Riwu Kore dan Tetapkan Pemilihan Suara Ulang

      MK Diskualifikasi Orient Riwu Kore dan Tetapkan Pemilihan Suara Ulang

      • calendar_month Kam, 15 Apr 2021
      • account_circle Penulis
      • visibility 185
      • 0Komentar

      Loading

      Jakarta, Garda Indonesia | Mahkamah Konstitusi dalam amar putusan sengketa Pilkada Nomor 135/PHP.BUP-XIX/2021, menjatuhkan putusan dalam perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2020, diajukan oleh Ir. Takem Irianto Radja Pono, M.Si. dan Ir. Herman Hegi Radja Haba terhadap Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sabu Raijua, beralamat […]

    • Polisi Tindaklanjuti Kasus TPPO ‘Teman Jual Teman’ di Jambi

      Polisi Tindaklanjuti Kasus TPPO ‘Teman Jual Teman’ di Jambi

      • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
      • account_circle Penulis
      • visibility 157
      • 1Komentar

      Loading

      Jambi, Garda Indonesia | Kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan anak di bawah umur di Tanjungjabung (Tanjab) Barat, kini sudah ditindaklanjuti oleh Polres Tanjab Barat. Kasus tersebut juga sudah menjadi perhatian Komunitas Peduli Perempuan (Kopper) Tanjab Barat, yang saat ini mendampingi korban dan pihak keluarga. Baca juga : https://gardaindonesia.id/2023/01/human-trafficking-di-jambi-teman-jual-teman/ Ketua Kopper Tanjab Barat, […]

    expand_less