Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Langkah Visioner Eky Gonang Inisiasi Export Center NTT

Langkah Visioner Eky Gonang Inisiasi Export Center NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 23 Mar 2025
  • visibility 184
  • comment 0 komentar

Loading

Membangun jembatan ekspor dari Nusa Tenggara Timur (NTT) ke dunia. NTT memiliki potensi besar dalam berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, hingga kerajinan tangan khas daerah. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana produk-produk unggulan ini bisa menjangkau pasar global secara lebih luas dan berkelanjutan.

Eky Gonang, seorang dokter, pengusaha, dan inovator, kini mengambil langkah visioner dengan menginisiasi terbentuknya Export Center NTT—sebuah pusat yang akan menjadi katalisator utama dalam mendorong ekspor produk lokal ke pasar internasional.

Langkah ini tidak muncul secara tiba-tiba. Sebelumnya, Eky telah melakukan perjalanan strategis ke Export Center Surabaya, sebuah model sukses dalam ekosistem ekspor yang telah membantu banyak pelaku usaha lokal menembus pasar global. Dari pengalaman tersebut, ia kini membawa gagasan baru untuk membangun platform serupa di NTT, tetapi dengan pendekatan yang lebih spesifik dan adaptif terhadap karakteristik serta tantangan lokal.

Pembelajaran dari Export Center Surabaya

Pada kunjungannya ke Export Center Surabaya, Eky melihat bagaimana ekosistem ekspor yang solid bisa meningkatkan daya saing produk lokal. Beberapa poin penting yang ia pelajari dari pusat ekspor tersebut antara lain:

  1. Pendampingan UMKM. Para pelaku usaha mendapatkan bimbingan intensif terkait standar ekspor, pengemasan, hingga strategi pemasaran internasional.
  2. Akses ke Jaringan Global. Export Center menyediakan akses ke buyer global, mempertemukan UMKM dengan distributor dan investor potensial.
  3. Kolaborasi dengan Pemerintah dan Swasta. Kesuksesan ekspor memerlukan sinergi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, asosiasi pengusaha, dan institusi keuangan.
  4. Penerapan Digitalisasi dan AI.Pemanfaatan teknologi untuk riset pasar, prediksi tren ekspor, serta optimalisasi rantai pasok.

Berbekal wawasan dari Export Center Surabaya & juga sepak terjangnya di bidang teknologi sebagai seorang CEO PT. Digital King Asia, Eky merancang konsep Export Center NTT dengan model yang lebih adaptif, berorientasi teknologi, dan berbasis komunitas.

Strategi dan konsep Export Center NTT

Sebagai seorang Certified Digital Marketer & Praktisi Artificial Intelligent (AI), Eky memahami bahwa salah satu tantangan utama UMKM di NTT adalah keterbatasan akses ke pasar global. Oleh karena itu, Export Center NTT akan mengadopsi teknologi berbasis AI dan Big Data untuk:

  • Melakukan riset pasar ekspor secara real-time.
  • Menghubungkan produk lokal dengan calon pembeli di luar negeri.
  • Mengoptimalkan proses pemasaran digital untuk meningkatkan visibilitas produk NTT.

Pusat edukasi & inkubasi UMKM

Eky ingin Export Center NTT menjadi pusat edukasi bagi pelaku usaha, dengan menyediakan:

  • Pelatihan ekspor (sertifikasi, regulasi, dan pengemasan produk).
  • Workshop strategi pemasaran digital & e-commerce global.
  • Inkubasi bisnis bagi UMKM potensial agar siap ekspor.

Kemitraan dengan pemangku kepentingan

Guna memperlancar ekosistem ekspor, maka Eky menggagas kolaborasi dengan:

  • Pemerintah daerah & kementerian terkait. Mendapatkan dukungan kebijakan dan regulasi.
  • Perusahaan logistik & Pelabuhan. Memastikan kelancaran distribusi dan efisiensi biaya pengiriman.
  • Perbankan & lembaga keuangan. Memberikan akses permodalan bagi UMKM yang ingin ekspor.

Digitalisasi & marketplace ekspor

Export Center NTT akan memiliki platform digital yang berfungsi sebagai marketplace ekspor bagi produk lokal. Dengan adanya platform ini, pelaku UMKM dapat:

  • Menampilkan produk mereka di pasar global.
  • Terhubung dengan buyer internasional.
  • Menggunakan sistem pembayaran yang aman untuk transaksi lintas negara.

Dampak jangka panjang bagi NTT

Dengan adanya Export Center NTT, Eky menargetkan dampak berikut dalam 3-5 tahun ke depan yakni :

  • Peningkatan Volume Ekspor. Produk-produk unggulan NTT seperti kopi, rumput laut, tenun ikat, dan hasil perikanan bisa menjangkau lebih banyak pasar internasional.
  • Pertumbuhan Ekonomi Daerah. Dengan bertambahnya eksportir, lapangan kerja baru akan tercipta dan ekonomi lokal berkembang.
  • Peningkatan Kapasitas SDM Lokal. UMKM akan semakin melek digital dan memiliki pemahaman lebih baik tentang ekspor.
  • Transformasi Digital UMKM. Dengan pemanfaatan AI dan teknologi, pelaku usaha di NTT bisa bersaing di tingkat global.

Langkah nyata menuju NTT Go Global

Langkah Eky Gonang dalam menginisiasi Export Center NTT adalah wujud dari visi besar untuk membawa produk lokal ke panggung dunia. Dengan pendekatan yang berbasis teknologi, kolaborasi, dan pemberdayaan UMKM, inisiatif ini bukan hanya akan mendorong ekspor dari NTT, tetapi juga mengangkat potensi daerah ke level yang lebih tinggi.

NTT memiliki segalanya, sumber daya alam, produk berkualitas, dan kreativitas masyarakat. Kini, dengan adanya Export Center NTT, potensi tersebut bisa dikemas dengan strategi yang tepat untuk menembus pasar global. Ini bukan hanya mimpi, tetapi sebuah gerakan nyata menuju NTT Go Global!.

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lapor Kekerasan Perempuan dan Anak Lebih Mudah Dengan Aplikasi LAKER

    Lapor Kekerasan Perempuan dan Anak Lebih Mudah Dengan Aplikasi LAKER

    • calendar_month Sab, 7 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Manado,gardaindonesia.id-Masyarakat saat ini dapat melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak secara cepat dan mudah. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Prov Sulawesi Utara mewujudkannya melalui inovasi Aplikasi Online berbasis Android LAKER (Lapor Kekerasan). Inovasi ini muncul karena selama ini masyarakat enggan melaporkan kekerasan ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) karena […]

  • Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anita Gah Dorong Beasiswa bagi Anggota GMKI

    Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anita Gah Dorong Beasiswa bagi Anggota GMKI

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Anita Jacoba Gah Anggota Komisi X DPR RI (Komisi Pendidikan) melakukan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Kupang pada Selasa, 11 Februari 2020 pukul 17.00 WITA—selesai di Sekretariat GMKI di Kota Baru Kupang. Di sela pemaparannya tentang 4 (Empat) Pilar Kebangsaan yakni Undang-undang Dasar 1945, Pancasila, […]

  • IMO-Indonesia Kecam Kiriman Kepala Babi ke Kantor Tempo

    IMO-Indonesia Kecam Kiriman Kepala Babi ke Kantor Tempo

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Kepala Komunikasi Presiden, Hasbi Hasan saat diminta tanggapan oleh awak media tentang wartawati @tempodotco yang dikirimkan kepala babi, menjawab dengan banyolan.   Jakarta | Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F Ismail mengecam pihak yang mencoba meneror kerja pers dengan mengirim kepala babi ke kantor media Tempo. “Peristiwa tersebut adalah bentuk intimidasi dan […]

  • KAI Layani 503,5 Juta Pelanggan di Tahun 2025

    KAI Layani 503,5 Juta Pelanggan di Tahun 2025

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Loading

    Hingga 2025, KAI membina 56 komunitas railfans dengan lebih dari 6.400 anggota dan melaksanakan 1.509 kegiatan bersama, terutama terkait keselamatan dan pencegahan pelecehan seksual.   Jakarta | PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja positif sepanjang 2025 dengan melayani 503,5 juta pelanggan, tumbuh 8,52 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan penguatan peran transportasi berbasis […]

  • Resesi Terjadi di NTT? BPS : NTT Alami Deflasi pada Juli dan Agustus 2020

    Resesi Terjadi di NTT? BPS : NTT Alami Deflasi pada Juli dan Agustus 2020

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pada Juli 2020, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami deflasi sebesar 0,32 persen dengan pertumbuhan ekonomi triwulan II (April—Juni 2020) mengalami kontraksi -1,96 persen year on year, meski tak sebesar provinsi lain di Indonesia bahkan secara nasional. Apakah kondisi pertumbuhan ekonomi serupa bakal dialami oleh NTT pada triwulan III? Apakah penurunan […]

  • Politeknik Negeri Kupang Konsisten Bantu Usaha Dodol Pisang Legit Sari

    Politeknik Negeri Kupang Konsisten Bantu Usaha Dodol Pisang Legit Sari

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Politeknik Negeri Kupang (PNK) kembali memberikan bantuan kepada usaha rumahan Dodol Pisang Legit Sari yang dirintis oleh pasangan suami istri yakni Ferry Dethan dan Merry Letik yang mengawali usaha rumahan dengan mencoba mengolah pisang menjadi dodol sejak tahun 2012. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/07/26/politeknik-negeri-kupang-dukung-usaha-dodol-pisang-legit-sari-via-program-ppud/ Sebelumnya, pada awal pemberian bantuan oleh PNK di […]

expand_less