Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » 122 Juta Rekening Sudah Diblokir, PPATK Kini Incar E-Wallet

122 Juta Rekening Sudah Diblokir, PPATK Kini Incar E-Wallet

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

Loading

Danang menambahkan bahwa dompet digital saat ini juga rentan disalahgunakan untuk praktik pencucian uang maupun transaksi judi online (judol).

 

Jakarta | Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kembali menyita perhatian publik setelah membuka peluang pemblokiran sementara dompet digital atau e-wallet yang tidak aktif alias dormant.

Wacana ini muncul usai PPATK memblokir sementara 122 juta rekening dormant di perbankan sejak 15 Mei 2025, yang telah dibuka kembali secara bertahap.

Deputi Bidang Analisis dan Pemeriksaan PPATK, Danang Tri Hartono, menyebutkan bahwa langkah pemblokiran e-wallet masih dalam tahap pertimbangan, khususnya untuk mengukur potensi risikonya.

“Nanti kita lihat dulu risikonya e-wallet. Sekarang kripto kan juga bisa diperjualbelikan,” ujar Danang di kantor PPATK, Rabu, 6 Agustus 2025.

Danang menambahkan bahwa dompet digital saat ini juga rentan disalahgunakan untuk praktik pencucian uang maupun transaksi judi online (judol). Ia menjelaskan bahwa e-wallet kerap digunakan pemain judol untuk transaksi nominal kecil, seperti Rp10.000 atau Rp25.000. Namun, fokus utama PPATK tetap pada pelaku deposit atau “bandar” yang melakukan transaksi besar, umumnya menggunakan rekening dormant bank atas nama orang lain.

“Tapi target kita bukan pemain ya, target kita adalah orang-orang deposit. Bukan pemain, deposit,” tegas Danang.

Sementara itu, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyoroti maraknya praktik jual beli rekening dormant, baik dari perbankan maupun e-wallet, yang beredar luas di media sosial. Ia menyebut banyak pemilik asli rekening yang bahkan tidak sadar jika akun mereka telah dijual.

“Luar biasa banyak sekali fenomena jual beli rekening di Indonesia. Dan mungkin, kalau rekening yang ditarget adalah rekening teman-teman atau rekening saya, saya bisa sangat tidak sadar kalau rekening saya sedang menjadi bagian dari yang dijual-belikan,” ungkap Ivan.

Sebelumnya, pemblokiran rekening dormant oleh PPATK dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap nasabah dan sistem keuangan nasional. Rekening dormant diketahui kerap digunakan untuk menampung dana hasil tindak pidana, termasuk korupsi, narkotika, dan jual beli rekening, serta rentan terhadap peretasan dan penyalahgunaan oleh pihak lain. Beberapa bahkan habis dan ditutup karena terus dikenai biaya administrasi tanpa sepengetahuan pemiliknya.

PPATK pun meminta perbankan untuk segera melakukan verifikasi dan pengkinian data nasabah agar rekening dormant bisa diaktifkan kembali secara sah, serta tidak merugikan pemilik asli.

“Nanti kita fokus dulu di rekening ini,” pungkas Danang, menandakan bahwa meski e-wallet masuk radar, fokus utama saat ini masih tertuju pada penyelesaian kasus rekening dormant di perbankan.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake Terima Penghargaan dari Kemendagri

    Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake Terima Penghargaan dari Kemendagri

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur (Pj Gubernur NTT), Ayodhia Kalake bersama 10 penjabat gubernur lainnya menerima penghargaan sebagai penjabat kepala daerah berprestasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tak hanya para penjabat gubernur, turut menerima penghargaan, 9 penjabat bupati dan wali kota. Ajang pemberian penghargaan kepada para penjabat kepala daerah ini diinisiasi oleh Kemendagri dan […]

  • Cabut Izin Siar TV Belu, KPID NTT Serahkan Surat Menkominfo RI ke Kominfo Belu

    Cabut Izin Siar TV Belu, KPID NTT Serahkan Surat Menkominfo RI ke Kominfo Belu

    • calendar_month Sab, 8 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Ketua KPID NTT, Frederikus Royanto Bau menyerahkan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Nomor 303 Tahun 2020 tentang Pencabutan Keputusan Menkominfo Nomor 869 Tahun 2012 Tentang Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Televisi Belu (Belu TV). Penyerahan […]

  • Semua Desa di Nagekeo Wajib Buka Rekening Bank NTT

    Semua Desa di Nagekeo Wajib Buka Rekening Bank NTT

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Mbay, Garda Indonesia | Langkah berani ditunjukkan Bupati  Nagekeo, Yohanes Don Bosco Do. Melalui instruksi, Bupati Don mewajibkan semua desa di Kabupaten Nagekeo membuka rekening desa hanya di Bank NTT agar dana desa, alokasi dana desa, bagi hasil pajak dan retribusi disimpan di Bank NTT. “Kita lagi membantu Bank NTT untuk mengelola dana yang cukup […]

  • Siklon Tropis 99S di Laut Sawu Menguat, Picu Awan Hujan di NTT

    Siklon Tropis 99S di Laut Sawu Menguat, Picu Awan Hujan di NTT

    • calendar_month Sab, 3 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,  Garda Indonesia | Hasil analisis dinamika atmosfer-laut menunjukkan bahwa La Nina masih berlangsung hingga Mei 2021 dengan kecenderungan menuju netral. Fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) terpantau aktif di sebagian wilayah Indonesia bersamaan dengan fenomena Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial yang dapat berkontribusi pada peningkatan awan hujan. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/04/03/waspada-dua-bibit-siklon-tropis-picu-cuaca-ekstrem-pada-3-9-april-2021/ BMKG mendeteksi adanya “Bibit Siklon […]

  • Bank NTT Gagas Desa Wisata Berbasis Digital di Pulau Koja Doi

    Bank NTT Gagas Desa Wisata Berbasis Digital di Pulau Koja Doi

    • calendar_month Kam, 10 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Koja Doi-Sikka, Garda Indonesia | Desa Koja Doi di Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat sentuhan dan intervensi program dari Bank NTT. Pulau yang berpenghuni 1.543 jiwa (468 kepala keluarga) dan dikenal dengan wisata Batu Purba dan Jembatan Batu tersebut telah menyiapkan diri menjadi Desa Wisata Berbasis Digital. Bank NTT […]

  • Gempa Tektonik M5,8 Manggarai Tidak Berpotensi Tsunami

    Gempa Tektonik M5,8 Manggarai Tidak Berpotensi Tsunami

    • calendar_month Sel, 22 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai, Garda Indonesia | Pada Senin 21 Februari 2022 pukul 19.35.59 WIB atau 20.35.59 WITA wilayah Pantai Utara Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,7. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,12° LS ; 120,70° BT, atau tepatnya berlokasi di […]

expand_less