Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Megawati Minta Prabowo Singkirkan Buzzer Pemicu Perpecahan

Megawati Minta Prabowo Singkirkan Buzzer Pemicu Perpecahan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
  • visibility 156
  • comment 0 komentar

Loading

Megawati mengungkapkan bahwa ia sudah mengutus seseorang untuk bertemu langsung dengan Presiden Prabowo, menyampaikan permintaan agar buzzer-buzzer tersebut disingkirkan.

 

Jakarta | Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, menyampaikan permintaan tegas kepada Presiden Prabowo Subianto agar mengambil langkah konkret memberantas buzzer yang dinilainya menjadi sumber perpecahan di tengah masyarakat.

Perlu diketahui, dalam konteks media sosial, buzzer adalah individu atau kelompok yang dibayar untuk menyebarkan informasi atau opini tertentu, terutama untuk mempengaruhi opini publik. Mereka menggunakan akun media sosial mereka untuk mempromosikan produk, jasa, atau bahkan isu-isu tertentu.

Menurut Megawati, keberadaan buzzer tidak hanya mengganggu harmoni sosial, tetapi juga kerap menyebarkan informasi yang belum tentu benar, sehingga memicu ketegangan di ruang publik.

Pernyataan itu disampaikan Megawati saat menghadiri acara Serambi Pancasila dan peluncuran buku di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Senin, 11 Agustus 2025.

Pada kesempatan itu, Presiden ke-5 RI tersebut menegaskan sikapnya yang lebih menghargai perbedaan pendapat yang diungkapkan secara langsung.

Ia mengaku tidak menyukai orang yang berbicara di belakang atau hanya mengeluh tanpa berani menyampaikan kritik secara terbuka.

“Kalau tidak suka sama saya, berdiri, katakan tidak setuju. Saya akan terima, tapi mari kita berargumentasi secara benar,” ujarnya.

Megawati mengungkapkan bahwa ia sudah mengutus seseorang untuk bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto, menyampaikan permintaan agar buzzer-buzzer tersebut disingkirkan.

Ia menilai keberadaan buzzer selama ini hanya mengobarkan konflik di antara masyarakat, bahkan sering kali tanpa data atau fakta yang jelas.

Buzzer-buzzer itu hanya membuat perpecahan di antara kita sendiri, belum tentu faktanya ada,” kata Megawati.

Lebih lanjut, ia mengaku heran dengan identitas para buzzer tersebut. Menurutnya, pekerjaan mereka umumnya dilakukan semata-mata demi uang, tanpa memikirkan dampak negatif yang ditimbulkan terhadap persatuan bangsa.

“Padahal buzzer itu hanya juga dengan uang. Kalian itu siapa? Kalau kalian yang dibuat seperti itu lalu bagaimana?” ucapnya, mempertanyakan integritas para pelaku.

Megawati menegaskan dirinya tidak takut mengungkap kebenaran dan siap menghadapi siapa pun yang mencoba merusak persatuan.

Ia menyebut bahwa persoalan buzzer perlu segera ditangani secara serius, karena jika dibiarkan, polarisasi dan saling curiga di masyarakat akan semakin menguat.

“Silakan itu dimasukkan. Saya ingin tahu. Saya tidak takut, karena ini adalah kebenaran, kebenaran yang hakiki,” tuturnya.(*)

Sumber (*/melihatindonesia + ragam)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stiker WhatsApp Pejabat “Tak Senonoh” Bisa Kena Pasal KUHP Baru

    Stiker WhatsApp Pejabat “Tak Senonoh” Bisa Kena Pasal KUHP Baru

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Loading

    Supratman menyinggung keberadaan Pasal Penghinaan Presiden dan Wakil Presiden dalam KUHP yang baru. Ia berharap masyarakat bisa memahami dengan jelas mana ekspresi yang diperbolehkan dan mana yang melanggar hukum.   Jakarta | Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menanggapi fenomena stiker bergambar pejabat publik yang kerap dibagikan melalui aplikasi WhatsApp. Ia menegaskan penggunaan stiker pada dasarnya […]

  • Klarifikasi Laporan ARAKSI, Bupati TTU : Mereka Sebar Berita Bohong & Cemarkan Nama Baik

    Klarifikasi Laporan ARAKSI, Bupati TTU : Mereka Sebar Berita Bohong & Cemarkan Nama Baik

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-T.T.U, Garda Indonesia | Bupati Timor Tengah Utara, Raymundus Sau Fernandes menyampaikan klarifikasi terkait laporan Ketua ARAKSI yang melaporkan dirinya dan istri ke Polda NTT terkait dugaan korupsi DAK Pendidikan T.A. 2007 senilai sekitar Rp.47,5 Miliar. Kepada Garda Indonesia, melalui percakapan telepon pada Rabu, 20 Mei 2020 pukul 11.03 WITA, menyampaikan bahwa kapasitas dirinya dalam […]

  • Polri Siap Posko Aduan Penipuan ‘Robot Trading’

    Polri Siap Posko Aduan Penipuan ‘Robot Trading’

    • calendar_month Jum, 11 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Mengutip Investopedia, robot trading atau automated trading system adalah sistem perdagangan otomatis, juga disebut sebagai sistem perdagangan mekanis, perdagangan algoritma, yang memungkinkan trader menetapkan aturan khusus untuk masuk dan keluar perdagangan yang setelah diprogram bisa dieksekusi secara otomatis. Sementara, trading merupakan proses transaksi finansial jangka panjang atau istilahnya adalah aktivitas perdagangan dalam bentuk mata uang. Kabaharkam […]

  • 75 Pegawai KPK Tak Lulus TWK, Presiden: Tak Spontan Jadi Dasar Pemberhentian

    75 Pegawai KPK Tak Lulus TWK, Presiden: Tak Spontan Jadi Dasar Pemberhentian

    • calendar_month Sel, 18 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo memandang bahwa hasil tes wawasan kebangsaan (TWK) terhadap pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hendaknya menjadi masukan untuk langkah-langkah perbaikan KPK, baik terhadap individu maupun institusi KPK. Menurut Presiden Jokowi, hasil tes tersebut juga hendaknya tidak serta-merta atau spontan dijadikan dasar untuk memberhentikan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak […]

  • Tanam Pohon & Bersih Pantai, Elaborasi PLN UIP Nusra, Kodim Mataram dan Kelurahan Ampenan

    Tanam Pohon & Bersih Pantai, Elaborasi PLN UIP Nusra, Kodim Mataram dan Kelurahan Ampenan

    • calendar_month Jum, 29 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama Kodim 1606/Mataram dan Kelurahan Ampenan Selatan menggelar kegiatan pelestarian alam melalui penanaman pohon dan bersih pantai di Pantai Skip, Ampenan Selatan pada Jumat, 22 Desember 2023. Aksi peduli lingkungan ini turut dihadiri oleh Dandim 1606/mataram, Wali Kota Mataram, Danrem 162/wb, Kapolresta […]

  • PKK NTT Inisiasi Desa Model & Kerja Kolaboratif Pencegahan Stunting

    PKK NTT Inisiasi Desa Model & Kerja Kolaboratif Pencegahan Stunting

    • calendar_month Rab, 12 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Upaya Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur meminimalisir dan mencegah stunting atau anak kerdil terus dilakukan melalui berbagai program. Upaya tersebut didukung oleh Tim Penggerak PKK NTT dengan melakukan kerja kolaboratif mencegah stunting Stunting adalah kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga masa awal anak lahir yang biasanya tampak setelah anak […]

expand_less