Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menteri Pertanian Disorot Bandingkan Harga Beras dengan Jepang

Menteri Pertanian Disorot Bandingkan Harga Beras dengan Jepang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

Loading

Amran menegaskan pemerintah melalui Kementan terus bekerja keras menurunkan harga beras melalui operasi pasar yang gencar. Hingga saat ini, harga beras telah turun di 13 provinsi.

 

Jakarta | Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman buka suara menanggapi sorotan netizen soal pernyataannya yang membandingkan kenaikan harga beras di Indonesia dan Jepang. Menurut Amran, perbandingan itu dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa syukur karena kenaikan harga beras di Indonesia tidak setinggi di Jepang.

“Adapun kami menyebut bahwa Jepang itu kenaikan harga beras cukup tinggi, artinya kita patut syukuri,” ucap Amran.

Amran menegaskan pemerintah melalui Kementan terus bekerja keras menurunkan harga beras melalui operasi pasar yang gencar. Hingga saat ini, harga beras telah turun di 13 provinsi.

“Hasilnya hari ini sudah 13 provinsi harga beras sudah turun. Kami yakin ke depan semakin turun. Kenapa? [Karena] operasi pasar kami lanjutkan terus-menerus,” jelasnya.

Pernyataan ini sekaligus menanggapi pertanyaan Ketua Komisi IV DPR, Titiek Soeharto, terkait rencana menyatukan harga beras premium dan medium. Amran menegaskan rencana tersebut masih dibahas di tingkat Rakortas dan pemerintah belum mengambil keputusan final.

“Pertimbangan kami maaf ini seluruh beras itu subsidi, pangan subsidi Rp 150 triliun, ini memang kami butuh masukan juga dari bapak ibu saat ini. Rp 150 triliun itu subsidinya pangan. Kenapa mengatakan pangan itu identik dengan padi, karena komposisinya itu sangat besar,” ucapnya.

“Kalau kita bagi saja, anggaplah kita kasar membagi sesuai BPS saja 48% atau 40% saja artinya yang digunakan uang negara berbisnis maaf itu kurang lebih Rp 60 triliun. Kenapa kita intervensi ada HET, kemudian ada HPP, karena ini adalah vital, kalau ini bermasalah itu kita kesulitan. Insya Allah kita tindaklanjuti nanti, tapi nanti arahannya adalah kita ingin konsumen menikmati tetapi petani kesejahteraannya harus terjaga,” tambahnya.

Amran juga menegaskan pemerintah peduli terhadap konsumen dan petani. Pemerintah menaikkan harga pokok penjualan (HPP) untuk meningkatkan kesejahteraan petani, menindak pengusaha yang tidak bertanggung jawab, serta menambah stok beras nasional dari 1 juta ton menjadi lebih dari 4 juta ton.

“Kemudian yang tak kalah pentingnya, kita tidak impor lagi. Yang dulunya 2023, 2024 kita impor dan stoknya kecil hanya 1 juta ton lebih, sekarang stok kita 4 juta ton lebih. Ini kita syukuri,” ujar Amran.

Ia menambahkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi narasi tertentu yang menyesatkan.

“Jangan mudah terprovokasi oleh premi orang tertentu yang tidak senang dengan kami. Kami tahu banyak yang tidak senang, banyak yang terganggu karena kami lakukan hal ini, tapi semua kami lakukan demi rakyat Indonesia,” tegas Amran.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rawat Kampung Adat Maghilewa, Yayasan Arnoldus Wea Bantu ‘Sound System’

    Rawat Kampung Adat Maghilewa, Yayasan Arnoldus Wea Bantu ‘Sound System’

    • calendar_month Ming, 18 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Maghilewa, Garda Indonesia | Yayasan Arnoldus Wea Dhegha Nua menyerahkan bantuan berupa seperangkat sound system kepada Komunitas Pariwisata Kampung Adat (KOMPAK) Maghilewa, pada Sabtu 17 April 2021 pukul 13.00 WITA, di Sa’o Ine Wua, Kampung Maghilewa, Desa Inerie, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penyerahan bantuan seperangkat sound system ini dilakukan oleh Reinard […]

  • Mengungkap Gunung Uang di Kejaksaan Agung

    Mengungkap Gunung Uang di Kejaksaan Agung

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Loading

    Tumpukkan uang yang dipamerkan Kejaksaan Agung (Kejagung) disaksikan Prabowo Subianto, muncul banyak pertanyaan. “Gimana cara ngumpulkan uang segunung itu. Apakah disita dalam bentuk kertas sebanyak itu? Ditarik dari kasir bank? Dicairkan lewat ATM? Atau, minta cetak BI?” Uang segunung itu bukan hasil “razia karung”. Tidak ada jaksa yang datang ke rumah tersangka sambil bawa timbangan, […]

  • Terima Mahasiswa KKN Undana, Kel.Merdeka & Tode Kisar Optimalisasi Layanan

    Terima Mahasiswa KKN Undana, Kel.Merdeka & Tode Kisar Optimalisasi Layanan

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sejak tanggal 8—13 Juli 2019, Mahasiswa KKN Undana sebanyak 3.004 disebar dan akan menempati lokasi di 13 kab/kota dan 15 lokasi kampus dan didampingi 1 (satu) orang Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Seperti sebaran Mahasiswa KKN Undana di lokasi Kota Kupang yakni di Kelurahan Merdeka dan Tode Kisar. Para mahasiswa KKN […]

  • Soal Pemulangan WNI Eks ISIS, Presiden Jokowi: Akan Dibahas dalam Ratas

    Soal Pemulangan WNI Eks ISIS, Presiden Jokowi: Akan Dibahas dalam Ratas

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa hingga saat ini pemerintah masih dalam proses pembahasan rencana pemulangan ratusan warga negara Indonesia (WNI) eks organisasi Negara Islam di Iraq dan Suriah (ISIS) ke Tanah Air dari berbagai faktor. Menurut Kepala Negara, pandangan dari jajarannya diperlukan sebagai pertimbangan dalam mengambil keputusan tersebut. “Kita ini pastikan […]

  • Tempuh Jalan Terjal, Bupati & Wabup Belu Lihat Mata Air di Kaki Gunung Lakaan

    Tempuh Jalan Terjal, Bupati & Wabup Belu Lihat Mata Air di Kaki Gunung Lakaan

    • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Lasiolat-Belu, Garda Indonesia | Guna memenuhi kebutuhan air bersih, Bupati dan Wakil Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM dan Drs. Aloysius Haleserens, M.M. didampingi Kadis PUPR, Vincent K. Laka, S.T. dan Plt. Direktur PDAM, Ir. Fridolinus Siribein melakukan monitoring untuk melihat dan memastikan secara langsung lokasi serta debit air di sumber mata air Harewe […]

  • Bank NTT Serahkan Kunci Kendaraan Kredit Tanpa DP & Bunga

    Bank NTT Serahkan Kunci Kendaraan Kredit Tanpa DP & Bunga

    • calendar_month Sen, 11 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Program Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) On The Street yang dipadukan dengan Colour Run & Fun Bike pada Sabtu, 9 Juli 2022, sukses besar. Dalam event  memperingati HUT ke-60 Bank NTT pada 17 Juli 2022 ini berlangsung di Taman LLBK Jalan Ikan Tongkol, Kelurahan LLBK. Pada acara  ini, Bank NTT menyerahkan 5 (lima) […]

expand_less