Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Tiga Pengurus Ranting WKRI DPC Kristus Raja Kupang Dikukuhkan

Tiga Pengurus Ranting WKRI DPC Kristus Raja Kupang Dikukuhkan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
  • visibility 211
  • comment 0 komentar

Loading

Ketua WKRI DPC Kristus Raja Kupang, Johana Dhone menyampaikan proficiat dan berharap para pengurus dapat bertanggung jawab menghadirkan karya nyata di lingkungan keluarga dan gereja.

 

Kupang | Penasihat Rohani WKRI (Wanita Katolik Republik Indonesia) DPC Paroki Kristus Raja Katedral Kupang, Romo Ambrosius Ladjar, Pr. dalam prosesi pelantikan tiga pengurus ranting WKRI pada Minggu, 31 Agustus 2025, menekankan bahwa menjadi anggota WKRI seyogianya bersedia secara sukarela dan memiliki semangat kerja dan harus mempunyai solidaritas dan subsidiaritas.

Ketiga pengurus ranting masa bakti 2025—2028 yang dikukuhkan oleh Ketua WKRI DPC Katedral Kristus Raja Kupang, Johana Dhone yakni WKRI Ranting Santa Maria Fatima Perumnas, WKRI Ranting Santo Antonius Padua Kelapa Lima, dan WKRI Ranting Santa Monica Katedral Kupang.

Romo Ambros Ladjar dalam sesi renungan misa Ekaristi juga menyoroti kepengurusan ranting WKRI Santa Maria Fatima Perumnas yang sempat mati suri kemudian dilakukan perombakan kepengurusan hingga dilantik pengurus baru, dan pembentukan ranting baru katedral, WKRI Ranting Santa Monica.

Romo Ambros pun menyampaikan terima kasih kepada para pengurus yang telah menyempatkan waktu menunaikan tanggung jawab sebagai pengurus Wanita Katolik Republik Indonesia, mengurus kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ketua WKRI DPC Katedral Kristus Raja Kupang, Johana Dhone saat mengukuhkan pengurus ranting. Foto : Roni Banase

Ketua WKRI DPC Kristus Raja Kupang, Johana Dhone menyampaikan proficiat dan berharap para pengurus dapat bertanggung jawab menghadirkan karya nyata di lingkungan keluarga dan gereja.

Susunan kepengurusan

Berikut susunan pengurus inti masing-masing ranting :

Ranting Santo Antonius Padua Kelapa Lima

  • Ketua, Maria Christina Pasenila
  • Wakil Ketua 1, Paula Rita
  • Wakil Ketua 2, Hendrina Teti
  • Sekretaris 1, Maria Novita Boyani
  • Sekretaris 2, Aprilia Menge
  • Bendahara, Johana Dhone

Ranting Santa Monica Katedral Kupang

  • Ketua, Petronela Marselina Iman
  • Wakil Ketua 1, Helena Y F Batara-Teofilus
  • Wakil Ketua 2, Donata S Sore
  • Sekretaris, Maria Monika Laka Bell
  • Bendahara, Primadona F I Meka

Ranting Santa Maria Fatima Perumnas

  • Ketua, Agustina Zacharias
  • Wakil Ketua, Dominika Sakera
  • Sekretaris, Anna Maria Elizabeth Kerans
  • Bendahara, Theresia Tukan

Tugas, tanggung jawab, dan peran anggota WKRI

Adapun tugas dan lingkup kerja WKRI yakni:

• Pemberdayaan perempuan dan keluarga. Membangun ketahanan ekonomi keluarga, meningkatkan gizi balita, dan menjalankan program perlindungan ibu dan anak.

• Pelayanan masyarakat. Melakukan kegiatan sosial, mengunjungi anggota yang sakit, serta bekerja sama dengan lembaga lain untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

• Partisipasi dalam tugas gereja. Terlibat aktif dalam liturgia (perayaan ibadah), koinonia (persekutuan), kerygma (pewartaan), martyria (kesaksian), dan dikonia (pelayanan).

• Pembinaan rohani dan iman. Mengadakan kegiatan penyegaran rohani dan bimbingan iman untuk memperkuat panggilan dalam keluarga dan umat.

• Peningkatan kualitas hidup. Mengatasi isu-isu sosial seperti stunting, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan masalah lingkungan melalui penyuluhan serta tindakan nyata.

• Mewujudkan kesejahteraan. Mengupayakan lingkungan hidup yang seimbang dan meningkatkan ketahanan pangan serta ekonomi keluarga, contohnya melalui kebun sayur atau budidaya ikan.

Sementara peran anggota WKRI dalam gereja dan masyarakat sebagai berikut:

• Sebagai jembatan umat. Membantu umat Katolik untuk lebih dekat dengan Allah dan gereja melalui berbagai karya.

• Menerapkan ajaran sosial gereja. Memastikan ajaran sosial gereja menjadi dasar perilaku dan tindakan anggota di wilayah kerjanya.

• Meningkatkan harkat martabat manusia. Berperan aktif dalam upaya meningkatkan dan menegakkan harkat dan martabat manusia, khususnya perempuan.

• Memberdayakan anggota. Melakukan kaderisasi dan pengembangan kapasitas pengurus serta anggota agar mampu menghadapi tantangan global.

Penulis (Roni Banase+ ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi Raih Doktor Ilmu Hukum

    Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi Raih Doktor Ilmu Hukum

    • calendar_month Jum, 27 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung, Garda Indonesia | Pada Jumat, 27 Januari 2023 bertempat di lantai 4 auditorium gedung Mochtar Kusumaatmaja, Fakultas Hukum Universitas Padjajaran, Jalan Dipati Ukur nomor 35 Bandung, Jawa Barat; Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Josef Adreanus Nae Soi, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum, dalam sidang terbuka promosi doktor bidang ilmu hukum Universitas Padjadjaran. Disaksikan […]

  • Kejagung Raih 74% Kepercayaan Publik, IMO-Indonesia Lecut Apresiasi

    Kejagung Raih 74% Kepercayaan Publik, IMO-Indonesia Lecut Apresiasi

    • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ikatan Media Online (IMO) Indonesia mengapresiasi tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung (Kejagung RI). “Tingginya tingkat kepercayaan publik atas kinerja Kejagung membuktikan keseriusan Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam menahkodai lembaga tersebut,” kata Ketua Umum IMO Indonesia Yakub F. Ismail pada Jumat,19 April 2024. Yakub juga menilai banyak deretan prestasi yang telah […]

  • Melalui PUSPA, Wagub Josef Realisasi Bantuan Bagi Pemulung di TPA Alak

    Melalui PUSPA, Wagub Josef Realisasi Bantuan Bagi Pemulung di TPA Alak

    • calendar_month Jum, 23 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Josef Nae Soi Wakil Gubernur NTT merealisasikan bantuan bagi para pemulung di TPA Alak Kota Kupang pada Jumat,23 November 2018 petang. Jenis bantuan berupa 1 (satu) mesin pengolah sampah organik untuk pembuatan pupuk bokashi, 1 (satu) unit lampu berbahan bakar air laut, 5 lembar terpal, dan 2 (unit) penampungan air, diserahkan secara […]

  • Pesan Natal Oikumene 2018 Gubernur Viktor Laiskodat : “Jangan Takut!”

    Pesan Natal Oikumene 2018 Gubernur Viktor Laiskodat : “Jangan Takut!”

    • calendar_month Jum, 4 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Viktor Laiskodat- Gubernur NTT dalam pesan Natal Oikumene 2018 di Gereja Kaisarea BTN Kolhua Kota Kupang (Jumat,4/1/2019) mengangkat isu besar dunia tentang 5 P (Planet, People, Poverty, Partnership, Peace); karena itu dikenal sebuah gerakan yakni pembangunan yang inklusif dengan membangun manusia NTT seluruhnya. Karena itu, jelas Gubernur Viktor dalam pemerintahan Viktor Laiskodat […]

  • Purbaya Beber Harga Asli BBM, LPG, Listrik, dan Pupuk Sebelum Subsidi

    Purbaya Beber Harga Asli BBM, LPG, Listrik, dan Pupuk Sebelum Subsidi

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Pada rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Selasa, 30 Seperti 2025, Purbaya menegaskan pemerintah menanggung selisih harga tersebut sebagai wujud keberpihakan fiskal.   Jakarta | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan harga keekonomian sejumlah komoditas energi dan non-energi yang dikonsumsi masyarakat, sebelum pemerintah memberikan subsidi agar tetap terjangkau. Pada rapat kerja dengan Komisi […]

  • Kenalkan La Kopi, TLM Indonesia Pakai Kopi Bajawa & Manggarai

    Kenalkan La Kopi, TLM Indonesia Pakai Kopi Bajawa & Manggarai

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Pengembangan produk La Kopi dilatarbelakangi potensi riil yang dimiliki oleh lebih kurang 600 anggota petani kopi di Kabupaten Ngada dan Manggarai, potensi pengembangan relasi usaha dalam pola kolaborasi bersama Pemerintah Ngada, stakeholder lainnya berupa MPIG (Masyarakat Peduli Indikasi Geografis), dan pelaku usaha kopi di Bajawa.   Kupang | Koperasi Simpan Pinjam Tana Oba Lais Manekat […]

expand_less