Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Siapkan 11 Tuntutan, BEM Seluruh Indonesia Demo 2 September

Siapkan 11 Tuntutan, BEM Seluruh Indonesia Demo 2 September

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

Loading

Meski ditunda sehari, Ikram memastikan aksi akan tetap berlangsung di berbagai daerah pada 2 September. Ia menekankan, BEM SI masih memantau kondisi agar segala bentuk tuntutan bisa tersampaikan dengan baik.

 

Jakarta | Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) memastikan akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran bertajuk Indonesia C(emas) Jilid II pada Selasa, 2 September 2025. Aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi sebelumnya yang digelar di Jakarta pada 28 Juli lalu.

Koordinator Pusat BEM SI Kerakyatan, Muhammad Ikram, menegaskan bahwa keputusan untuk tidak turun ke jalan pada Senin, 1 September 2025, diambil karena situasi Jakarta dinilai sangat buruk dan belum kondusif.

“Untuk wilayah Jakarta, karena melihat kondisi yang sangat buruk, kami memastikan kami tidak turun hari ini,” jelas Ikram.

Meski ditunda sehari, Ikram memastikan aksi akan tetap berlangsung di berbagai daerah pada 2 September. Ia menekankan, BEM SI masih memantau kondisi agar segala bentuk tuntutan bisa tersampaikan dengan baik.

“Kita masih mencoba melihat kondisi, supaya segala bentuk tuntutan dan aspirasi ini bisa tersampaikan dengan baik,” imbuhnya.

Diperkirakan sejumlah titik vital di Jakarta menjadi pusat konsentrasi massa, antara lain Gedung DPR/MPR Senayan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi di Gambir, Kantor Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik), Silang Selatan Monas, depan Sat Brimob Polda Metro Jaya, Kantor DPP Partai NasDem Menteng, dan kawasan Sawah Besar.

Selain Jakarta, Yogyakarta juga disebut menjadi salah satu daerah dengan titik rawan demonstrasi. Lokasi yang diperkirakan dipadati massa antara lain Kompleks Pemda DIY, Kantor Pemda DIY, Mako Polda DIY, Mako Brimob DIY, Mapolresta DIY, serta sejumlah kawasan kampus seperti pertigaan Universitas Islam Indonesia (UIN), Bundaran Universitas Gadjah Mada (UGM), dan pertigaan Gejayan.

Dalam aksinya, BEM SI membawa 11 tuntutan yang sebagian besar masih sama seperti demonstrasi Juli lalu, antara lain:

  1. Kaji ulang Inpres Nomor 1 Tahun 2025 terkait efisiensi belanja APBN dan APBD.
  2. Transparansi pembangunan dan pajak rakyat.
  3. Evaluasi besar-besaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  4. Tolak revisi UU Minerba yang bermasalah.
  5. Tolak dwifungsi TNI di bidang sosial-politik.
  6. Segera sahkan UU Perampasan Aset.
  7. Tolak segala bentuk aktivitas promosi LGBT, desak regulasi sesuai nilai budaya bangsa.
  8. Tuntaskan kasus pelanggaran HAM berat dan hentikan impunitas.
  9. Tolak pengadilan militer di Universitas Riau maupun perguruan tinggi lain.
  10. Tolak pengaburan dan politisasi sejarah untuk kepentingan elite.
  11. Batalkan pembangunan lima batalion baru di Aceh serta buka data jumlah tentara organik sesuai MoU Helsinki.

Sementara itu, aparat keamanan tetap bersiaga penuh. Presiden Prabowo Subianto dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Minggu, 31 Agustus 2025, menegaskan TNI dan Polri tidak boleh ragu bertindak tegas terhadap aksi anarkis.

“Kepada pihak Kepolisian dan TNI, saya perintahkan untuk mengambil tindakan setegas-tegasnya terhadap segala bentuk perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah-rumah, maupun gangguan terhadap sentra-sentra ekonomi sesuai hukum yang berlaku,” tegas Prabowo.

Prabowo juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi. Pemerintah bahkan menugaskan BIN untuk melakukan pemantauan intensif di lapangan serta melaporkan langsung dinamika yang terjadi kepada Presiden.

Gelombang demonstrasi BEM SI kali ini diperkirakan akan kembali menyedot perhatian publik, mengingat isu yang diangkat menyentuh aspek fundamental mulai dari demokrasi, hak asasi manusia, hingga pengelolaan sumber daya negara.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

 

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI dan BMKG Jalin Kerja Sama

    TNI dan BMKG Jalin Kerja Sama

    • calendar_month Sab, 1 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dalam rangka mendukung tugas-tugas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), TNI dan BMKG menjalin kerja sama dalam bidang Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut dilakukan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kepala BMKG Prof. Dr. Dwikorita Karnawati di […]

  • TJSL PLN Budidaya Hortikultura Warga Poco Leok Tuai Apresiasi

    TJSL PLN Budidaya Hortikultura Warga Poco Leok Tuai Apresiasi

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai | Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Marianus Yosef Djelamu, mengapresiasi sejumlah program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Desa Berdaya yang dicanangkan PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), satu di antaranya program budidaya hortikultura, yang dinilai berhasil memberdayakan belasan kelompok […]

  • 1.019 Sekolah di Kab Kupang Rawan Bencana Angin Puting Beliung & Banjir

    1.019 Sekolah di Kab Kupang Rawan Bencana Angin Puting Beliung & Banjir

    • calendar_month Rab, 27 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Loading

    Oelamasi, Garda Indonesia | Banyak sekolah di Kabupaten Kupang yang tidak memadai dan tidak aman bencana, menurut data dari Dinas Pendidikan Prov NTT terdapat 1.019 sekolah rawan bencana dan tersebar hampir di 24 kecamatan di Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Meski di Kabupaten Kupang telah terdapat 20 orang perempuan dan 15 orang laki-laki sebagai […]

  • Nadiem Tak Lagi Pakai Jasa Hotman Paris pada Kasus Korupsi Laptop

    Nadiem Tak Lagi Pakai Jasa Hotman Paris pada Kasus Korupsi Laptop

    • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Loading

    Upaya praperadilan yang diajukan Nadiem pun telah ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 10 Oktober 2025.   Jakarta | Keluarga Nadiem Makarim memutuskan untuk tidak lagi menggunakan jasa Hotman Paris dalam pendampingan hukum kasus korupsi Program Digital Pendidikan periode 2019–2022. Keputusan ini disampaikan oleh kuasa hukum Dodi S. Abdulkadir yang menyebut Hotman tidak ditunjuk […]

  • 80% Kasus Covid-19 Berasal dari OTG, Yuri : Perlu Edukasi Berbasis Keluarga

    80% Kasus Covid-19 Berasal dari OTG, Yuri : Perlu Edukasi Berbasis Keluarga

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Penularan virus corona masih terjadi hingga hari ini. Gugus Tugas Nasional mencatat penambahan kasus positif baru mencapai 672 hingga Minggu, 7 Juni 2020 pukul 12.00 WIB. Langkah pencegahan menjadi syarat bagi masyarakat dapat aman dan produktif di masa pandemi. Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa edukasi kepada masyarakat […]

  • Minimalkan Dampak Bencana di NTT, BMKG Pasang ‘WRS New Gen’

    Minimalkan Dampak Bencana di NTT, BMKG Pasang ‘WRS New Gen’

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kini, WRS NewGen terpasang di Stasiun Geofisika Kupang pada Rabu, 24 Juni 2020. Warning Receiver System (WRS) merupakan salah satu alat yang digunakan untuk penyebaran informasi gempa bumi dan tsunami melalui komputer BMKG kepada komputer institusi lokal (pemerintahan, TNI, POLRI, media televisi, radio, dan lain-lain) dengan pendaftaran IP Address. Sholakhudin Noor […]

expand_less