Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Komdigi Ungkap Alasan Judi Online Sulit Diberantas

Komdigi Ungkap Alasan Judi Online Sulit Diberantas

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
  • visibility 248
  • comment 0 komentar

Loading

Walau prosedur dan regulasi sudah ada, tetap sulit mengimbangi dinamika digital. Meski begitu, Komdigi menegaskan tak pernah berhenti berupaya menekan peredaran judi online.

 

Jakarta | Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjelaskan alasan situs judi online sulit diberantas meski sudah berkali-kali diblokir.

Dirjen Pengawasan Digital Komdigi, Alexander Sabar, mengatakan bahwa peredaran judi online tetap muncul karena adanya permintaan dari masyarakat.

“Bukan mau menyalahkan masyarakat kita, tetapi ini fakta. Kalau ada orang membuat situs judi online, karena ada demand di masyarakat. Ibaratnya ada kebutuhan dan ada yang memenuhi kebutuhan itu,” ujar Alex di Jakarta, Rabu, 17 September 2025.

Ia memaparkan, pemberantasan konten judi online menghadapi tiga tantangan utama: teknologi, prosedur, dan manusia. Menurutnya, teknologi terus berkembang sehingga membuat aparat selalu tertinggal.

Walau prosedur dan regulasi sudah ada, tetap sulit mengimbangi dinamika digital. Meski begitu, Komdigi menegaskan tak pernah berhenti berupaya menekan peredaran judi online.

Upaya dilakukan dengan menggandeng berbagai pemangku kepentingan serta melibatkan masyarakat untuk ikut melaporkan jika menemukan konten mencurigakan.

“Kami mendorong masyarakat membantu kami. Jika menemukan konten atau komentar terkait judi online, segera laporkan,” kata Alex.

Alex membeberkan bahwa sejak 20 Oktober 2024 hingga 16 September 2025, Komdigi sudah memproses lebih dari 2,8 juta konten negatif. Dari jumlah itu, sekitar 2,1 juta konten terkait perjudian. Mayoritas berasal dari situs atau IP sebanyak 1,93 juta, disusul file sharing 97 ribu, Meta 94 ribu, Google 35 ribu, X 1.417, Telegram 1.742, TikTok 1.001, Line 14, dan App Store 3 konten.

Menurutnya, data ini menjadi bukti nyata bahwa judi online masih menjadi ancaman serius bagi kehidupan sosial di Indonesia.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Waspada Potensi Cuaca Buruk pada Arus Balik Mudik Lebaran 2019

    Waspada Potensi Cuaca Buruk pada Arus Balik Mudik Lebaran 2019

    • calendar_month Kam, 6 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Berdasar rilis yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Rabu, 5 Juni 2019 menyebutkan bahwa sesuai pantauan kondisi atmosfer terkini, terdapat indikasi fase basah dari aktivitas gelombang atmosfer Madden Jullian Oscillation (MJO) Deputi Bidang Meteorologi, Drs. R. Mulyono R. Prabowo M.Sc., menyampaikan kondisi tersebut menyebabkan perlambatan angin, pembentukan […]

  • Kejaksaan Agung Jadi Lembaga Terpercaya, Hasil Survei Meningkat 81,2%

    Kejaksaan Agung Jadi Lembaga Terpercaya, Hasil Survei Meningkat 81,2%

    • calendar_month Ming, 2 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei periode 20—24 Juni 2023 dalam kategori “Kepercayaan Terhadap Lembaga Negara”. Berdasarkan hasil survei tersebut, Kejaksaan Agung masih tetap menjadi lembaga penegak hukum paling dipercaya oleh masyarakat dengan persentase 81,2%. Atas hasil survei tersebut, Kejaksaan Agung dinilai paling tinggi tingkat kepercayaannya dalam penegakan hukum […]

  • Air Terjun Cunca Rami, Surga Tersembunyi di Pedalaman Labuan Bajo

    Air Terjun Cunca Rami, Surga Tersembunyi di Pedalaman Labuan Bajo

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle Ferdy Daud
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Loading

    Dikelilingi oleh hutan lebat dan sawah hijau yang membentang, Cunca Rami merupakan tempat yang ideal untuk melarikan diri dari kesibukan dan menikmati keindahan alam yang alami.   Ruteng | Labuan Bajo tidak hanya terkenal dengan keindahan pantai atau panorama laut dan habitat komodonya. Sebagai salah satu destinasi wisata super prioritas, daerah ini juga ternyata menyimpan […]

  • Hati-hati! Akun Facebook Anda Diretas Jadi Penipuan Hadiah IPhone dari JNE

    Hati-hati! Akun Facebook Anda Diretas Jadi Penipuan Hadiah IPhone dari JNE

    • calendar_month Rab, 19 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Puji syukur saya bisa mendapat hadiah berupa iPhone XS Max 256 GB hanya dengan membayar Rp.800.000 sebagai pajak hadiah dari Event JNE bagi smartphone. Awalnya saya lihat banyak teman-teman di facebook yang suda dapat jadi saya coba untuk ikutan event nya dan Alhamdulillah saya tidak sangka sekali, tadi pagi kurir JNE […]

  • Pemkot Kupang Bentuk Satgas Covid-19 Tingkat Kelurahan

    Pemkot Kupang Bentuk Satgas Covid-19 Tingkat Kelurahan

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H. mengharapkan agar Satuan Tugas (Satgas) yang dibentuk di setiap Kelurahan dapat berperan aktif memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Kota Kupang. Permintaan Wali Kota Kupang tersebut disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi terkait Percepatan Penanganan Covid-19 […]

  • Terkait Pengaduan EB ke FPPA Atambua, Ini Tanggapan Keluarga VM

    Terkait Pengaduan EB ke FPPA Atambua, Ini Tanggapan Keluarga VM

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua-Belu, Garda Indonesia | Dalam pemberitaan media ini sebelumnya dinilai tidak ada rasa tanggung jawab dari VM yang diduga telah menghamili EB. Perwakilan keluarga VM, Benny Kaligis melalui sambungan telepon seluler padaa Jumat malam, 9 Agustus 2019 menjelaskan, informasi yang dirilis berdasarkan keterangan pihak korban itu tidak benar. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/08/09/tidak-tanggung-jawab-atas-kehamilan-eb-vm-diadukan-ke-fppa-atambua/ Sementara, kondisi EB […]

expand_less