Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » “Peluk Sehat” Gerakan Dinkes Manggarai Waspada KLB Diare

“Peluk Sehat” Gerakan Dinkes Manggarai Waspada KLB Diare

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
  • visibility 762
  • comment 0 komentar

Loading

Kadis Kesehatan Manggarai, Safrianus Haryanto Djehaut, M.Si. menegaskan bahwa seluruh tenaga kesehatan harus melihat upaya ini bukan sekadar sebagai tugas rutin, melainkan sebagai panggilan pengabdian yang sungguh-sungguh.

 

Ruteng | Guna mengantisipasi peningkatan kasus diare yang berpotensi berkembang menjadi kejadian luar biasa (KLB), Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai mengeluarkan surat edaran resmi kepada seluruh Kepala Puskesmas di wilayah kerjanya.

Surat ini berfungsi sebagai peringatan dini sekaligus langkah strategis untuk mencegah dampak serius yang ditimbulkan oleh penyakit diare, terutama pada kelompok rentan seperti balita, lansia, dan masyarakat yang memiliki kondisi sanitasi kurang memadai.

Surat edaran tersebut dikeluarkan pada tanggal 2 Oktober 2025, ditandatangani langsung oleh Safrianus Haryanto Djehaut, M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai.

Pada isi surat, Dinas Kesehatan menegaskan lima langkah penting yang wajib dijalankan oleh seluruh fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.

Salah satu langkah utama adalah yang Pertama, Pemantauan intensif kasus, di mana setiap puskesmas diharapkan untuk meningkatkan pelaporan harian dan melakukan pengawasan ketat di wilayah dengan angka kejadian yang tinggi.

Kedua, analisis data dan identitas, Kepala puskesmas wajib secara rutin melakukan analisis data untuk mengidentifikasi adanya peningkatan kasus atau pola penyebaran penyakit yang mencurigakan.

Ketiga, penyelidikan epidemiologi cepat, apabila ditemukan gejala yang mengarah pada klaster penyakit, tim surveilans harus segera melakukan investigasi cepat untuk memastikan apakah telah terjadi kejadian luar biasa (KLB) dengan tepat dan akurat.

Keempat, kesiapan obat dan logistik, penting bagi puskesmas untuk menjaga ketersediaan stok obat-obatan seperti oralit, tablet zinc, cairan infus, dan perlengkapan medis lainnya guna mendukung penanganan kasus secara optimal.

Kelima, koordinasi antarsektor, Puskesmas dianjurkan untuk memperkuat koordinasi dengan rumah sakit rujukan, BPBD, Dinas Sosial, serta pemerintah desa agar penanganan KLB dapat dilakukan secara cepat dan terintegrasi.

Selain tindakan medis, surat edaran ini juga menekankan pentingnya pendekatan promotif dan preventif, termasuk edukasi masyarakat tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS), kebiasaan mencuci tangan dengan sabun, serta pemenuhan akses air bersih dan makanan yang higienis.

Kepala Dinas Kesehatan, Safrianus Haryanto Djehaut, menjelaskan bahwa langkah kewaspadaan dini ini sejalan dengan semangat gerakan “Peluk Sehat” yang menjadi landasan utama dalam pelayanan kesehatan di Kabupaten Manggarai.

“Kita tidak boleh menunggu terlambat. Kewaspadaan dini adalah kunci utama. Pelayanan kesehatan harus lebih cepat dari laju penyebaran penyakit,” tegas Safrianus.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh tenaga kesehatan harus melihat upaya ini bukan sekadar sebagai tugas rutin, melainkan sebagai panggilan pengabdian yang sungguh-sungguh.

“Jangan biarkan diare menjadi pembunuh yang tak terlihat. Mari kita bergerak bersama, sebab setiap tindakan kita memiliki potensi untuk menyelamatkan nyawa,” ujarnya.

Dengan diterbitkannya surat edaran kewaspadaan dini ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai menegaskan komitmennya untuk selalu sigap, terukur, dan responsif dalam menghadapi setiap potensi ancaman kesehatan bagi masyarakat.

Langkah ini merupakan bentuk konkret dari upaya untuk menciptakan Manggarai yang sehat, kuat, dan tangguh, sekaligus mempererat kerja sama antar sektor dalam mencegah penyebaran penyakit menular seperti diare.(*)

Sumber: Ferdy Daud

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Radikalisme Kaum Intoleran Sudah di Depan Pintu Tapi Negara Masih Ragu

    Radikalisme Kaum Intoleran Sudah di Depan Pintu Tapi Negara Masih Ragu

    • calendar_month Ming, 9 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rudi S Kamri Penyerangan yang berujung tiga orang luka di Mertodranan, Pasar Kliwon, Kota Solo yang terjadi pada Sabtu, 8 Agustus 2020, bagi saya adalah letupan kecil dari rentetan peristiwa tragis yang akan berujung pada pusaran bom waktu yang akan membelah negeri ini. Pembiaran yang selalu berulang terjadi semakin menahbiskan suatu realita bahwa negara […]

  • Dokter Agus Taolin : Pemimpin Yang Berhasil Tak Perlu Lagi Gantung Baliho

    Dokter Agus Taolin : Pemimpin Yang Berhasil Tak Perlu Lagi Gantung Baliho

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2020 di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), bakal calon bupati dr. Agustinus Taolin dan bakal calon wakil bupati Aloysius Haleserens semakin giat merebut dukungan rakyat menuju kontestasi politik pada tanggal 09 Desember 2020 mendatang. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/30/agus-taolin-alo-haleserens-lawati-makam-ayahnya-theo-manek-saya-salut/ Pantauan Garda Indonesia, pasangan bakal […]

  • Pemprov Sumut Fasilitasi Pemulangan 547 TKI dari Malaysia ke Daerah Asal

    Pemprov Sumut Fasilitasi Pemulangan 547 TKI dari Malaysia ke Daerah Asal

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Medan, Garda Indonesia | Usai diterima sejak Kamis, 9 April 2020, sebanyak 547 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dipulangkan dari Malaysia mulai secara berangsur kembali ke daerah asal. Pemulangan difasilitasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, bersama Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) Medan dan TNI AU Lanud Soewonda, dilaksanakan di Apron Pangkalan […]

  • TERPANTAU, Siklon Tropis Olga, Waspada Sumba & Sabu Raijua

    TERPANTAU, Siklon Tropis Olga, Waspada Sumba & Sabu Raijua

    • calendar_month Sab, 6 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Nusa Tenggara Timur (Forum PRB NTT), Norman Riwu Kaho mengungkapkan, Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) BoM Australia menyampaikan rilis pada Sabtu, 6 April 2024, menyatakan bahwa bibit siklon 96S dipastikan makin meningkat intensitasnya mencapai kekuatan siklon tropis kategori dan “resmi” dinamakan siklon tropis Olga. Dipaparkan Norman […]

  • Triwulan II 2022, Ekonomi NTT Tumbuh 3,01 Persen

    Triwulan II 2022, Ekonomi NTT Tumbuh 3,01 Persen

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Perekonomian Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan II-2022 mencapai Rp29,49 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp18,16 triliun. Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS Provinsi NTT), Matamira.B.Kale, S.Si., M.Si. dalam sesi rilis pers ala […]

  • Aplikasi B’Pung Petani Bank NTT Jadi Model Pengendalian Inflasi

    Aplikasi B’Pung Petani Bank NTT Jadi Model Pengendalian Inflasi

    • calendar_month Ming, 11 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Pada ancaman krisis pangan dan energi di tahun 2023, ternyata Bank Indonesia sebagai regulator, melihat ada satu aplikasi yang bisa diandalkan untuk mengendalikan inflasi secara nasional. Dan, aplikasi itu adalah aplikasi B’Pung Petani yang digagas oleh Bank NTT. Aplikasi ini dijadikan model digitalisasi data manajemen usaha tani, dan pengendalian inflasi secara […]

expand_less