Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Rakyat Bisa Pecat Anggota Dewan

Rakyat Bisa Pecat Anggota Dewan

  • account_circle Rosadi Jamani
  • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
  • visibility 412
  • comment 0 komentar

Loading

Lima mahasiswa melancarkan jurus gugatan ke MK. Sasarannya? Pasal 239 ayat (2) huruf d UU MD3, jurus lindung diri para sesepuh DPR yang selama ini membuat mereka kebal pedang rakyat. Jurus itu bernama “Hanya Partai yang Boleh Memecat”, ilmu sakti tingkat dewa yang membuat anggota dewan bisa tidur nyenyak sambil mengorok pakai AC 30 juta per bulan.

Lima pendekar ini (Ikhsan Fatkhul Azis, Rizki Maulana Syafei, Faisal Nasirul Haq, Muhammad Adnan, Tsalis Khoirul Fatna) datang dengan nomor silsilah 199/PUU-XXIII/2025. Mereka menantang, “Kalau kedaulatan di tangan rakyat, kenapa rakyat enggak boleh menarik keris dan tebas wakilnya sendiri kalau sudah mabuk kuasa?” Mereka minta MK membuka jurus baru, “Pemecatan Bisa dari Partai atau Langsung dari Rakyat di Dapil”. Artinya, kalau wakilmu di Senayan lebih sering main golf ketimbang dengar suara petani, cukup kumpulkan tanda tangan warga, terus karambol emasnya langsung lepas, dia pulang kampung bawa karung goni.

Para sesepuh di Senayan langsung panik berjamaah. Bob Hasan, ketua Baleg, keluarkan jurus “Senyum Pahit Sambil Bilang Bagus” tingkat tinggi. Darmadi Durianto dari PDI-Perjuangan langsung mainkan ilmu “Nanti Chaos Bro!”, padahal chaos yang dia takuti cuma satu, dompetnya jadi tipis. Dede Yusuf pura-pura buka jurus “Aku Setuju Tapi…”, sambil kakinya mundur tiga langkah, takut kena sembur api rakyat. Aria Bima malah mainkan jurus klasik “Lima Tahun Sekali Kan Sudah Cukup”, sama kayak guru silat yang bilang “Sabar dulu, nanti juga mati sendiri kok lawannya”.

Tapi kita semua tahu rahasia besar di balik rimba ini, selama ini partai-partai besar menyimpan “Kitab Sakti Kursi Abadi” yang cuma bisa dibuka oleh ketua umum. Rakyat? Cuma boleh jadi penonton yang bayar tiket 500 tahun sekali. Kalau kitab itu dibuka oleh rakyat langsung, wah… dalam semalam bisa kosong separuh Senayan. Bayangkan, satu dapil marah karena wakilnya cuma muncul pas bagi sembako, langsung keluarkan jurus “Petisi Seribu Tangan”, kirim ke MK, besoknya kursi itu sudah berdebu, orangnya sudah naik kereta ekonomi pulang kampung sambil bawa oleh-oleh malu.

Sekarang lima pendekar muda ini sedang berdiri di tengah arena Mahkamah Konstitusi, keris terhunus, menanti hakim-hakim konstitusi memilih, mau jadi penutup mata rimba yang korup, atau jadi penjaga gerbang yang akhirnya membiarkan rakyat mengeluarkan jurus “Pecat Sendiri”.

Kalau jurus ini lolos, tahun depan kita bakal punya ilmu baru yang lebih sakti dari segala aliran silat, “Jurus Recall Rakyat”. Satu gerakan tangan, satu juta tanda tangan, satu anggota dewan langsung terbang keluar jendela DPR kayak daun kering.

Maka, wahai rimba Indonesia…Sekarang saatnya kita semua jadi murid perguruan “Mahasiswa Gelisah” ini. Asah keris, siapkan tanda tangan, dan bersiap jadi saksi hidup saat rakyat akhirnya boleh berseru, “Hei, ente yang dulu ulun coblos, hengkang dari kursi empukmu. Soalnya rakyat di dapilmu sudah muak!”

Kalau MK berani buka gerbang ini, maka tahun 2026 akan tercatat dalam kitab sejarah sebagai “Tahun Para Pendekar Rakyat Mengguncang Rimba Senayan”.

Sampai jumpa di arena, wak. Jangan lupa bawa kerisnya. Biar kita sama-sama tebas kursi yang sudah terlalu lama bikin pantat pejabat kebas.(*)

 

 

 

 

  • Penulis: Rosadi Jamani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produksi Padi NTT Meningkat, Dari Kupang Menuju Swasembada Pangan

    Produksi Padi NTT Meningkat, Dari Kupang Menuju Swasembada Pangan

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Loading

    Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Wanda menyampaikan capaian Pemprov NTT meraih Pin Penghargaan Swasembada Pangan Nasional dari Kementerian Pertanian RI pada Januari 2026 atas peningkatan signifikan produksi padi.   Manusak | Sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kedaulatan negara, terutama dalam upaya memperkuat ketahanan pangan. Berdasarkan laporan Kementerian Pertanian […]

  • Gandeng Dompet Dhuafa, Karang Taruna Desa Sukajaya Bakti Sosial di Pesantren

    Gandeng Dompet Dhuafa, Karang Taruna Desa Sukajaya Bakti Sosial di Pesantren

    • calendar_month Kam, 15 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia |  Menjelang Idul Adha 1442 Hijriah, Pemuda-Pemudi Karang Taruna Berdikari Sabilulungan Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, tak tinggal diam. Meski di tengah pandemi Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat; melakukan gerakan berbagi sembako berupa beras 20 kg sebanyak 52 karung yang didistribusikan ke pesantren-pesantren. Ketua Karang Taruna Desa Sukajaya Kecamatan […]

  • Gugus Tugas Nasional Luncurkan Sistem Informasi Bersatu Lawan Covid (BLC)

    Gugus Tugas Nasional Luncurkan Sistem Informasi Bersatu Lawan Covid (BLC)

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan peluncuran awal sistem informasi Bersatu Lawan Covid (BLC). Peluncuran ini disampaikan Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Nasional Wiku Bakti Bawono Adisasmito saat konferensi pers di Media Center Gugus Tugas, Graha BNPB, Jakarta pada Senin, 27 April 2020. Bersatu Lawan Covid (BLC) merupakan sistem informasi terintegrasi […]

  • Presiden Jokowi Lantik KSAL dan KSAU di Istana Negara

    Presiden Jokowi Lantik KSAL dan KSAU di Istana Negara

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo melantik Laksamana Madya TNI Yudo Margono sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dan Marsekal Madya TNI Fadjar Prasetyo sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) di Istana Negara, pada Rabu, 20 Mei 2020. Pelantikan keduanya dilaksanakan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan secara ketat dan dihadiri undangan terbatas. Yudo Margono […]

  • Alex Riwu Kaho : Desa Wisata Digital Bank NTT Bakal Diterapkan di Seluruh NTT

    Alex Riwu Kaho : Desa Wisata Digital Bank NTT Bakal Diterapkan di Seluruh NTT

    • calendar_month Ming, 13 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Konsep Desa Wisata berbasis digital, ke depan bakal diterapkan bagi para pelaku usaha yang bergerak di bidang pariwisata di seluruh Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Penegasan tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho pada Rabu pagi, 9 Desember 2020, usai melakukan kunjungan di Pulau Koja Doi, Kabupaten Sikka. […]

  • PGI ke Menkopolhukam : Kami Instruksikan Gereja Jadi Ruang Isolasi Mandiri

    PGI ke Menkopolhukam : Kami Instruksikan Gereja Jadi Ruang Isolasi Mandiri

    • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Gomar Gultom menginstruksikan gereja-gereja menjadi ruang isolasi mandiri bagi masyarakat yang positif Covid-19. Hal ini ditegaskannya saat pimpinan PGI berdialog secara virtual dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, mengenai penanganan Covid-19, pada, Rabu 28 Juli 2021. “Kami mendorong […]

expand_less