Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Rakyat Bisa Pecat Anggota Dewan

Rakyat Bisa Pecat Anggota Dewan

  • account_circle Rosadi Jamani
  • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
  • visibility 369
  • comment 0 komentar

Loading

Lima mahasiswa melancarkan jurus gugatan ke MK. Sasarannya? Pasal 239 ayat (2) huruf d UU MD3, jurus lindung diri para sesepuh DPR yang selama ini membuat mereka kebal pedang rakyat. Jurus itu bernama “Hanya Partai yang Boleh Memecat”, ilmu sakti tingkat dewa yang membuat anggota dewan bisa tidur nyenyak sambil mengorok pakai AC 30 juta per bulan.

Lima pendekar ini (Ikhsan Fatkhul Azis, Rizki Maulana Syafei, Faisal Nasirul Haq, Muhammad Adnan, Tsalis Khoirul Fatna) datang dengan nomor silsilah 199/PUU-XXIII/2025. Mereka menantang, “Kalau kedaulatan di tangan rakyat, kenapa rakyat enggak boleh menarik keris dan tebas wakilnya sendiri kalau sudah mabuk kuasa?” Mereka minta MK membuka jurus baru, “Pemecatan Bisa dari Partai atau Langsung dari Rakyat di Dapil”. Artinya, kalau wakilmu di Senayan lebih sering main golf ketimbang dengar suara petani, cukup kumpulkan tanda tangan warga, terus karambol emasnya langsung lepas, dia pulang kampung bawa karung goni.

Para sesepuh di Senayan langsung panik berjamaah. Bob Hasan, ketua Baleg, keluarkan jurus “Senyum Pahit Sambil Bilang Bagus” tingkat tinggi. Darmadi Durianto dari PDI-Perjuangan langsung mainkan ilmu “Nanti Chaos Bro!”, padahal chaos yang dia takuti cuma satu, dompetnya jadi tipis. Dede Yusuf pura-pura buka jurus “Aku Setuju Tapi…”, sambil kakinya mundur tiga langkah, takut kena sembur api rakyat. Aria Bima malah mainkan jurus klasik “Lima Tahun Sekali Kan Sudah Cukup”, sama kayak guru silat yang bilang “Sabar dulu, nanti juga mati sendiri kok lawannya”.

Tapi kita semua tahu rahasia besar di balik rimba ini, selama ini partai-partai besar menyimpan “Kitab Sakti Kursi Abadi” yang cuma bisa dibuka oleh ketua umum. Rakyat? Cuma boleh jadi penonton yang bayar tiket 500 tahun sekali. Kalau kitab itu dibuka oleh rakyat langsung, wah… dalam semalam bisa kosong separuh Senayan. Bayangkan, satu dapil marah karena wakilnya cuma muncul pas bagi sembako, langsung keluarkan jurus “Petisi Seribu Tangan”, kirim ke MK, besoknya kursi itu sudah berdebu, orangnya sudah naik kereta ekonomi pulang kampung sambil bawa oleh-oleh malu.

Sekarang lima pendekar muda ini sedang berdiri di tengah arena Mahkamah Konstitusi, keris terhunus, menanti hakim-hakim konstitusi memilih, mau jadi penutup mata rimba yang korup, atau jadi penjaga gerbang yang akhirnya membiarkan rakyat mengeluarkan jurus “Pecat Sendiri”.

Kalau jurus ini lolos, tahun depan kita bakal punya ilmu baru yang lebih sakti dari segala aliran silat, “Jurus Recall Rakyat”. Satu gerakan tangan, satu juta tanda tangan, satu anggota dewan langsung terbang keluar jendela DPR kayak daun kering.

Maka, wahai rimba Indonesia…Sekarang saatnya kita semua jadi murid perguruan “Mahasiswa Gelisah” ini. Asah keris, siapkan tanda tangan, dan bersiap jadi saksi hidup saat rakyat akhirnya boleh berseru, “Hei, ente yang dulu ulun coblos, hengkang dari kursi empukmu. Soalnya rakyat di dapilmu sudah muak!”

Kalau MK berani buka gerbang ini, maka tahun 2026 akan tercatat dalam kitab sejarah sebagai “Tahun Para Pendekar Rakyat Mengguncang Rimba Senayan”.

Sampai jumpa di arena, wak. Jangan lupa bawa kerisnya. Biar kita sama-sama tebas kursi yang sudah terlalu lama bikin pantat pejabat kebas.(*)

 

 

 

 

  • Penulis: Rosadi Jamani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kaesang—Putra Bungsu Presiden Jokowi, ‘Jualan Pisang’ di Kupang

    Kaesang—Putra Bungsu Presiden Jokowi, ‘Jualan Pisang’ di Kupang

    • calendar_month Sab, 6 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Putra dari Presiden Jokowi jualan pisang di Kupang? Kedengaran aneh ya? Ya itulah kondisi nyata yang dilakukan oleh Kaesang Pangareb, Putra bungsu dari Presiden ke-7 Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo ini rela berjualan pisang di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Namun, bukan buah pisang yang dijual oleh Putra Bungsu Presiden […]

  • Lion Air JT-799 Rute Sorong-Manado Alami Gangguan Teknis, Ini Detailnya

    Lion Air JT-799 Rute Sorong-Manado Alami Gangguan Teknis, Ini Detailnya

    • calendar_month Jum, 22 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Sorong, Garda Indonesia | Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group memberikan keterangan resmi sehubungan dengan informasi yang mulai berkembang mengenai Lion Air penerbangan JT-799 rute Bandar Udara Domine Eduard Osok, Sorong, Papua Barat (SOQ) tujuan Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara (MDC) pada Rabu, 21 Februari 2019. Lion Air […]

  • Pelanggan Daya 450 VA, PLN: Tidak Ada Penghapusan atau Pengalihan

    Pelanggan Daya 450 VA, PLN: Tidak Ada Penghapusan atau Pengalihan

    • calendar_month Sab, 17 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) memastikan tidak ada penghapusan golongan pelanggan dengan daya 450 VA. Daya listrik 450 VA juga tidak akan dinaikkan menjadi 900 VA dan tidak ada perubahan tarif listrik. “Keputusan Pemerintah sudah sangat jelas. Tidak ada perubahan daya dari 450 VA ke 900 VA dan PLN siap menjalankan keputusan tersebut. […]

  • Gubernur NTT : Bupati & DPRD Rote Ndao Tak Terima Gaji Selama Juli—Des 2020

    Gubernur NTT : Bupati & DPRD Rote Ndao Tak Terima Gaji Selama Juli—Des 2020

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Terhitung sejak Juli—Desember 2020 (6 bulan), Bupati, Wakil Bupati, dan Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao tak akan menerima gaji, demikian penegasan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Senin, 15 Juni 2020 saat memberikan sambutan dalam rangkaian kunjungan kerjanya sekaligus meresmikan 4 (empat) cottage di Mulut Seribu. “Saya sudah tanda […]

  • Polri Sedia Bantu KPK Tangkap Buronan Harun Masiku

    Polri Sedia Bantu KPK Tangkap Buronan Harun Masiku

    • calendar_month Sen, 7 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Pol Krishna Murti hari ini telah melakukan pertemuan tertutup dengan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di gedung KPK, Jakarta Selatan pada Senin, 7 Agustus 2023. Dalam pertemuan tersebut, terungkap bahwa buronan Harun Masiku diduga kuat masih berada di Indonesia. Menurut Krishna, data perlintasan menunjukkan bahwa […]

  • Sanksi ‘Push Up’ bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di Sabu Raijua

    Sanksi ‘Push Up’ bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di Sabu Raijua

    • calendar_month Jum, 27 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu Raijua, Garda Indonesia | Pemda Sabu Raijua memberlakukan sanksi bagi para pelanggar protokol kesehatan karena tidak memakai masker. Meski sebagai kabupaten yang bersih dari penyebaran Covid-19 atau Zona Hijau, namun tak melonggarkan para penduduk dan arus masuk orang ke Pulau Sejuta Lontar tersebut terhadap penerapan protokol kesehatan. Kepada Garda Indonesia, Pjs. Bupati Sabu Raijua, […]

expand_less