Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Mensos Gus Ipul Pastikan Korban Banjir Sumatra Dapat Santunan

Mensos Gus Ipul Pastikan Korban Banjir Sumatra Dapat Santunan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 4 Des 2025
  • visibility 317
  • comment 0 komentar

Loading

Berdasarkan data terbaru yang ditampilkan dalam situs resmi BNPB hingga Rabu sore, 3 Desember 2025, jumlah korban meninggal meningkat menjadi 810 jiwa. Selain itu, 612 orang masih dinyatakan hilang di tiga provinsi terdampak.

 

Jakarta | Pemerintah memastikan pemberian santunan bagi korban banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa Kemensos menyiapkan santunan kematian sebesar Rp 15 juta untuk setiap korban meninggal dunia, serta Rp 5 juta untuk korban luka berat.

“Kalau untuk yang wafat ada santunan Rp 15 juta. Kalau untuk yang luka-luka berat ada Rp 5 juta,” ujar Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat pada Selasa, 2 Desember 2025. Santunan akan diberikan setelah seluruh asesmen rampung.

“Ini adalah bentuk tali asih untuk meringankan beban dan menguatkan kebersamaan kita di tengah-tengah bencana,” tambahnya.

Berdasarkan data terbaru yang ditampilkan dalam situs resmi BNPB hingga Rabu sore, 3 Desember 2025, jumlah korban meninggal meningkat menjadi 810 jiwa. Selain itu, 612 orang masih dinyatakan hilang di tiga provinsi terdampak. Rinciannya, di Aceh tercatat 272 korban meninggal dan 193 hilang, sementara di Sumatra Utara terdapat 297 korban meninggal dan 159 hilang.

Korban luka-luka akibat banjir bandang dan longsor ini mencapai 2.600 orang di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Sementara itu, jumlah warga terdampak tembus 3,2 juta jiwa di ketiga provinsi tersebut.

Kementerian Sosial juga mendirikan 30 dapur umum di wilayah bencana yang setiap harinya menyajikan lebih dari 80.000 porsi makanan.

“Di mana dapur-dapur yang berada di berbagai titik itu bisa menyajikan lebih dari 80.000 porsi setiap harinya. Ini sudah kita lakukan sejak awal ketika terjadi bencana, sampai nanti waktu yang dibutuhkan,” jelas Gus Ipul.

Operasional dapur melibatkan lebih dari 500 personel Tagana yang juga membantu proses evakuasi di sejumlah lokasi termasuk Kasai Permai, Padang Pariaman, Sumatra Barat.

Tim gabungan dari BNPB, TNI/Polri, Basarnas, serta pemerintah daerah terus mempercepat pencarian korban dan distribusi logistik. Sejumlah akses yang sempat terputus kini kembali terbuka, termasuk jalur Tarutung–Padangsidimpuan dan Tarutung–Sibolga, sehingga mempercepat penyaluran bantuan.

Distribusi logistik tahap pertama telah 100% tersalurkan ke Kota Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan.(*)

 

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiba pukul 13.24 Wita, Viktor Laiskodat disambut Natoni Helong

    Tiba pukul 13.24 Wita, Viktor Laiskodat disambut Natoni Helong

    • calendar_month Kam, 6 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Gardaindonesia.id-Tepat Pukul 13.24 Wita, Kamis/6 September 2018, pesawat khusus milik Gubernur NTT, Viktor Laiskodat mendarat di Bandara El Tari Kupang. Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi dan Ibu, menyambut di tangga pesawat. Dengan mengenakan pakaian kebesaran Gubernur, Viktor Laiskodat tampak berwibawa dengan didampingi Ibu Julie Sutrisno Laiskodat dengan balutan kebaya tenun merah. Viktor Laiskodat […]

  • HUT Ke-59, Bank NTT Sedia Mesin Tarik Setor Tunai di Cabang Khusus & Utama

    HUT Ke-59, Bank NTT Sedia Mesin Tarik Setor Tunai di Cabang Khusus & Utama

    • calendar_month Jum, 16 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) memasuki usia 59 tahun pada Sabtu, 17 Juli 2021. Pada perayaan dalam masa pandemi Covid-19 ini, manajemen Bank NTT menghadirkan layanan serba digital menuju Bank NTT sebagai Super Smart Bank. Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho didampingi Direktur Pemasaran Dana Kredit, Paulus […]

  • Jemaat Nekusuf Gapai Bantuan Bina Lingkungan dari Jasa Raharja

    Jemaat Nekusuf Gapai Bantuan Bina Lingkungan dari Jasa Raharja

    • calendar_month Kam, 7 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT. Jasa Raharja Cabang NTT menyerahkan bantuan bina lingkungan berupa fitur pengembangan sarana dan prasarana umum pembangunan bak penampung air bersih untuk Jemaat Rayon Nekusuf di Desa Nekbaun Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang – Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sejak lama masyarakat setempat mengalami kesulitan air bersih dan akhirnya pada bulan November […]

  • Kapolres Belu Pastikan Penahanan Akulina Dahu Ditangguhkan

    Kapolres Belu Pastikan Penahanan Akulina Dahu Ditangguhkan

    • calendar_month Jum, 8 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Kapolres Belu, AKP Khairul Saleh berjanji bahwa hari ini tersangka Akulina Dahu (AD) yang ditahan Polres Belu atas kasus dugaan pidana pelanggaran Pemilu dalam hajatan Pilkada Belu, segera dilakukan penangguhan. Demikian dikatakan Khairul Saleh di hadapan massa aksi Aliansi Peduli Kemanusiaan yang merupakan gabungan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Forum […]

  • Empat Kabupaten di NTT dengan Zona Kerentanan Iklim Tertinggi

    Empat Kabupaten di NTT dengan Zona Kerentanan Iklim Tertinggi

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Loading

    Tim peneliti terdiri dari Leny M. Mooy, S.P., M.P. Norman Riwu Kaho, S.P., M.Sc. Dr. Yendris Krisno Syamruth, S.KM., M.Kes. Dr. Yulius P.K. Suni, S.T., M.Sc. Budhi B. Lily, S.T., M.T. dan Dismas F.N. Banu, S.Fil.   Kupang | Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu provinsi paling rentan terhadap dampak perubahan iklim. Pola hujan […]

  • Mahkamah Konstitusi Tiadakan “Pemilu Lima Kotak” Mulai Tahun 2029

    Mahkamah Konstitusi Tiadakan “Pemilu Lima Kotak” Mulai Tahun 2029

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Mahkamah Konstitusi juga menilai penyelenggaraan pemilu secara berdekatan menimbulkan beban berat bagi penyelenggara, berisiko menurunkan kualitas pemilu, memicu kejenuhan pemilih.   Jakarta | Mahkamah Konstitusi memutuskan mulai pada Pemilu 2029, pemilihan umum nasional dan daerah tidak lagi diselenggarakan secara serentak dalam satu waktu seperti model “lima kotak” yang selama ini berlaku. Pemilu nasional untuk memilih […]

expand_less