Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum Kriminal » Ungkap Ditipu Saat OTT KPK, Noel Minta Hakim Hukuman Mati

Ungkap Ditipu Saat OTT KPK, Noel Minta Hakim Hukuman Mati

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
  • visibility 467
  • comment 0 komentar

Loading

Noel mengaku dirinya ditipu saat terjerat OTT, sebuah klaim yang kemudian mendapat penjelasan langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

 

Jakarta | Terdakwa kasus operasi tangkap tangan (OTT), Immanuel Ebenezer atau Noel, mengungkapkan pengakuan mengejutkan dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.

Noel mengaku dirinya ditipu saat terjerat OTT, sebuah klaim yang kemudian mendapat penjelasan langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menanggapi pengakuan tersebut, KPK menyatakan bahwa proses OTT telah dilakukan sesuai prosedur dan berdasarkan alat bukti yang cukup. KPK menegaskan tidak ada rekayasa dalam penangkapan Noel, dan seluruh rangkaian peristiwa telah melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Pada persidangan, Noel juga menyampaikan pernyataan keras terkait komitmennya terhadap isu yang ia perjuangkan. Ia bahkan menyatakan kesiapannya menerima hukuman terberat.

“Hukum mati saya, karena saya komit terhadap isu ini,” ujar Noel di hadapan majelis hakim.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian di ruang sidang karena disampaikan secara emosional dan terbuka. Noel menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat jahat sebagaimana yang dituduhkan oleh jaksa penuntut umum.

Sidang turut diwarnai ketegangan saat majelis hakim menyentil salah satu saksi yang dinilai tidak memberikan keterangan secara lugas. Hakim meminta saksi tidak berbelit-belit dan tidak “mencari kata untuk berlindung” dalam menjawab pertanyaan di persidangan.

Teguran tersebut disampaikan karena hakim menilai keterangan saksi penting untuk mengungkap fakta secara jelas dan objektif dalam perkara yang menjerat Noel.

Kasus yang menjerat Noel masih terus bergulir di pengadilan. Jaksa, terdakwa, dan para saksi dijadwalkan kembali hadir dalam sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan berikutnya.

KPK menegaskan akan menghormati seluruh proses persidangan dan menyerahkan penilaian akhir sepenuhnya kepada majelis hakim berdasarkan fakta dan bukti yang terungkap di persidangan.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IKADIYATA ’94 Sebar APD, Masker dan Sembako bagi Faskes dan Rumah Sakit

    IKADIYATA ’94 Sebar APD, Masker dan Sembako bagi Faskes dan Rumah Sakit

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere-NTT, Garda Indonesia | “Apa yang kami berikan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat khususnya di seputaran Kota Maumere, yang saat ini juga merasakan imbas dari penyebaran Covid-19 yang sedang melanda dunia. Memang tidak seberapa, tetapi kiranya apa yang kami berikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat demi mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sikka, […]

  • Taat Pesan Kapolres Belu, Kapolsek Raimanuk Semangat Melayani

    Taat Pesan Kapolres Belu, Kapolsek Raimanuk Semangat Melayani

    • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Luas wilayah hukum Polsek Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), bukan halangan dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat. Hal ini merupakan wujud ketaatan Kapolsek Raimanuk, IPDA Ilmudin bersama jajarannya terhadap pesan Kapolres Belu, AKBP Yosep Krisbiyanto. “Semua anggota polsek tinggal di Atambua. Akses jalan, ketersediaan air bersih dan jaringan […]

  • 76 Hari Awal Tahun 2022, Bank NTT Raih Laba Rp100 Miliar

    76 Hari Awal Tahun 2022, Bank NTT Raih Laba Rp100 Miliar

    • calendar_month Jum, 18 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2021 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2022 PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT), berlangsung sukses dihelat di Labuan Bajo pada Kamis, 17 Maret 2022. Seperti sudah diprediksi sebelumnya, RUPS ini berlangsung selama dua jam. Dibuka pukul 10.00 WITA dan […]

  • Komunikasi Hasil Kegiatan Statistik, Sebuah Refleksi

    Komunikasi Hasil Kegiatan Statistik, Sebuah Refleksi

    • calendar_month Ming, 4 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Yezua Abel, Statistisi pada BPS Provinsi NTT Komunikasi hasil kegiatan statistik menjadi jembatan antara statistisi dan pengguna data sehingga produk statistik yang dihasilkan dapat diterima, dipahami dan dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan. Dalam tahap diseminasi data, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan manajemen rilis produk statistik kepada pengguna yakni pemerintah dan masyarakat luas mencakup semua kegiatan […]

  • District Converence Rotary 3420, Dari Expo UMKM Hingga Menteri Hadir

    District Converence Rotary 3420, Dari Expo UMKM Hingga Menteri Hadir

    • calendar_month Jum, 13 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Loading

    Semarang, Garda Indonesia | Rotary District 3420 kembali menghelat konferensi distrik atau district converence (Discon) secara tatap muka yang bakal diselenggarakan pada tanggal 19—21 Mei di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Tahun sebelumnya, pada masa pandemi Covid-19, Discon dihelat secara hybrid (daring dan luring) di Denpasar, Bali pada 28—29 Mei 2021. Simak juga :  https://youtube.com/shorts/ilZBdWOPTkQ?feature=share […]

  • SALAH BESAR! Megawati Tolak Anaknya Jadi Presiden

    SALAH BESAR! Megawati Tolak Anaknya Jadi Presiden

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 1Komentar

    Loading

    Oleh : Drs. Ignatius Sinu, M.A., Dosen Ilmu-Ilmu Sosial, Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana Entah, untuk apa didirikannya lembaga survei oleh mereka yang berkompeten?. Berdasarkan rekam jejak akurasi lembaga survei, menggiring banyak orang yang berpolitik menggandrunginya. Mereka mendekati dan membiayai untuk melakukan survei tentang dirinya dan kelompoknya di dalam kaitannya dengan elektabilitas diri dan kelompok. […]

expand_less