Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Budaya Nusantara Warnai Syukuran Produsen Garam Nasional PT Sumatraco

Budaya Nusantara Warnai Syukuran Produsen Garam Nasional PT Sumatraco

  • account_circle Roni Banase
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 48
  • comment 0 komentar

Loading

Divisi Hubungan Masyarakat PT Sumatraco Langgeng Makmur, Viktor Emanuel berharap semangat kebersamaan, kekuatan, serta keharmonisan dapat terus terjaga dalam perjalanan perusahaan ke depan.

 

Jakarta | Produsen garam nasional PT Sumatraco Langgeng Makmur di kantor pusatnya di Surabaya, Jawa Timur, pada awal Januari menghelat syukuran bernuansa budaya nusantara untuk menapaki kegiatan perusahaan tahun 2026.

Pada syukuran tersebut, karyawan mengenakan pakaian daerah sebagai simbol keberagaman, namun mencerminkan semangat persatuan dalam perbedaan yang menjadi inti kekuatan PT Sumatraco Langgeng Makmur.

Syukuran diawali dengan penampilan tari Jejer Jaran Dawuk. Tari itu menggambarkan keteguhan sikap, kesiapan, serta rasa hormat sebelum memasuki suatu peristiwa penting. Tari ini juga mencerminkan kesiapan lahir dan batin serta harapan bahwa kegiatan akan berlangsung lancar. Gerakan tari Jejer Jaran Dawuk yang teratur dan penuh wibawa juga melambangkan kebersamaan serta keseimbangan antara tanggung jawab dan keharmonisan.

Kemudian dilanjut dengan pertunjukan tari tokoh wayang Gatotkaca yang menyimbolkan kekuatan, keberanian, dan kesetiaan. Pemilihan tari Gatotkaca dimaknai sebagai harapan bahwa perusahaan senantiasa memiliki semangat juang yang kuat, keteguhan dalam menghadapi tantangan, serta loyalitas seluruh elemen di dalamnya.

Sosok Gatotkaca juga melambangkan pelindung dan penjaga, yang diharapkan dapat membawa energi positif bagi perjalanan perusahaan.

Karyawan yang mengenakan busana tradisonal Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan daerah lainnya terlihat menikmati syukuran dengan penuh suka cita.

Divisi Hubungan Masyarakat PT Sumatraco Langgeng Makmur, Viktor Emanuel dalam keterangan tertulisnya, Senin, 26 Januari 2026, berharap semangat kebersamaan, kekuatan, serta keharmonisan dapat terus terjaga dalam perjalanan perusahaan ke depan yang diejawantahkan dalam perhelatan syukuran.

PT Sumatraco Langeng Makmur adalah produsen garam beryodium nasional yang didirikan tahun 1969 oleh keluarga Tan di Surabaya. Produsen garam ini kemudian turut memfasilitasi pengembangan industri garam kecil, sebagai bagian dari program iodisasi garam yang diluncurkan oleh UNICEF.

Garam konsumsi beryodium produksi PT Sumatraco Langgeng Makmur ini dipasarkan di Jawa Timur, Sulawesi, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Papua.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terang Listrik PLN Hadirkan Asa di Pulau Semau

    Terang Listrik PLN Hadirkan Asa di Pulau Semau

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Kehadiran listrik PLN juga mendukung operasional Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Semau. Kepala Unit PDAM Semau, Bon Nurak, menjelaskan, “Sebelumnya kami pakai mesin diesel. Dengan listrik PLN, distribusi air ke pelanggan lebih lancar.”   Semau | Senyum haru dan tepuk tangan riuh menyambut menyalanya lampu di lima fasilitas umum Desa Huilelot, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, […]

  • Perdana, Gubernur Sulsel Jalan Kaki 2.2 Km Usai Sholat Idul Fitri

    Perdana, Gubernur Sulsel Jalan Kaki 2.2 Km Usai Sholat Idul Fitri

    • calendar_month Rab, 5 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Makassar-Sulsel, Garda Indonesia | Untuk pertama kali dari seluruh Gubernur yang menjabat di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang melakukan jalan kaki sejauh 2.2 kilometer, usai Sholat Idul Fitri, di Lapangan Karebosi Makassar, Rabu, 5 Juni 2019. Jalan kaki di pagi hari merupakan kebiasaan sosok dengan sejuta karya itu, sejak puluhan tahun silam. Pria kelahiran Kota […]

  • Minuman Tradisional di Pusaran Kebijakan

    Minuman Tradisional di Pusaran Kebijakan

    • calendar_month Sel, 2 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Felix Nesi Koreksi jika saya salah. Peraturan Presiden No 10 Tahun 2021 adalah untuk membuka investasi industri alkohol di 4 provinsi — yang beberapa tahun ini ditutup dan terdaftar sebagai investasi negatif. Tidak serta merta untuk membuat kita merayakan Alkohol dan menganggap negara mendukung orang untuk mabuk-mabukan, atau semacam itu. Bagaimanapun, saya melihat […]

  • Seorang Anak Asal TTS Positif Covid-19, Total Covid-19 di NTT Capai 82 Kasus

    Seorang Anak Asal TTS Positif Covid-19, Total Covid-19 di NTT Capai 82 Kasus

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Hari ini kami sampaikan kepada teman-teman media bahwa terdapat penambahan 3 kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT,” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di NTT, Dr.drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Jumat, 22 Mei 2020 di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Ketiga kasus positif Covid-19 di Provinsi NTT terdiri […]

  • Kapolri Mutasi Irjen Pol Johanis Asodoma Jadi Kapolda NTT

    Kapolri Mutasi Irjen Pol Johanis Asodoma Jadi Kapolda NTT

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutasi para perwira tinggi (Pati Polri). Mutasi Kapolri tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor :ST/2224/X/KEP/2022 tertanggal 14 Oktober 2022 yang ditandatangani mewakili Kapolri, AS SDM Drs. Wahyu Widada, M.Phil. Pada surat telegram tersebut, terdapat nama Kadiv Hubinter Irjen Pol Johanis Asadoma, M.Hum. diangkat dalam jabatan baru […]

  • Formasi Spiritualitas Iman Kristiani di Tengah Pandemi Covid-19

    Formasi Spiritualitas Iman Kristiani di Tengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Sel, 9 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Edmario Da Cunha, Mahasiswa Fakultas Filsafat Unwira-Kupang Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa setahun terakhir ini umat manusia disibukkan dengan wabah Corona Virus Disease  (Covid-19). Implikasi dari merebaknya Covid-19 turut menghadirkan fenomena-fenomena baru dalam interaksi sosial manusia. Realitasnya, kemana-mana orang harus mengenakan masker, menggunakan hand sanitizer, rajin mencuci tangan dan membatasi diri untuk berinteraksi dengan […]

expand_less