Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Hasto Apresiasi Pengunduran Diri Petinggi BEI dan OJK di Tengah Anjloknya IHSG

Hasto Apresiasi Pengunduran Diri Petinggi BEI dan OJK di Tengah Anjloknya IHSG

  • account_circle Penulis
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 55
  • comment 0 komentar

Loading

Hasto juga menyinggung melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat yang mencetak rekor terendah sepanjang sejarah. Ia menyebut soliditas seluruh elemen pemerintahan menjadi kunci utama dalam menghadapi tekanan global tersebut.

 

Jakarta | Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengapresiasi keputusan pimpinan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengundurkan diri di tengah anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Hasto menilai langkah tersebut sebagai bentuk keteladanan baru dalam kepemimpinan karena berani bertanggung jawab atas situasi yang terjadi. Ia menyampaikan pernyataan tersebut saat ditemui di kantor Megawati Institute pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Menurut Hasto, kondisi pasar keuangan yang bergejolak harus segera dibahas secara serius oleh otoritas moneter, fiskal, dan sektor riil. Ia menekankan agar persoalan di pasar modal tidak sampai mengganggu sektor riil serta tidak mengorbankan kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.

Hasto juga menyinggung melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat yang mencetak rekor terendah sepanjang sejarah. Ia menyebut soliditas seluruh elemen pemerintahan menjadi kunci utama dalam menghadapi tekanan global tersebut.

Hasto berharap Menteri Keuangan mampu menjaga disiplin fiskal, Bank Indonesia menjaga otoritas moneter, serta sektor riil diperkuat melalui koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Menurutnya, pemerintah perlu membangun kepercayaan publik melalui kerja sama yang solid dan langkah kebijakan yang jelas. Ia menegaskan bahwa membangun kredibilitas pemerintah merupakan hal paling penting dalam situasi ekonomi yang tidak menentu.

Hasto juga mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret dalam memperkuat sektor riil dan memperbaiki iklim investasi.

Sebelumnya, Direktur Utama BEI Iman Rachman mengundurkan diri di tengah tekanan pasar saham yang memicu penghentian sementara perdagangan.

Pengunduran diri tersebut kemudian diikuti oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar serta sejumlah pimpinan OJK lainnya sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Tekanan terhadap IHSG terjadi selama dua hari berturut-turut dan menjadi salah satu penurunan terdalam di kawasan Asia.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemendagri: ‘Tidak Pernah Ada Larangan Rapat di Hotel’!

    Kemendagri: ‘Tidak Pernah Ada Larangan Rapat di Hotel’!

    • calendar_month Sel, 12 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Beredarnya informasi yang menyatakan bahwa Mendagri,Tahjo Kumolo hendak atau ingin melakukan larangan terhadap rapat-rapat di hotel adalah informasi yang menyesatkan. Pernyataan ini disampaikan oleh Kapuspen Kemendagri, Bahtiar Baharuddin, dalam keterangan tertulis, Selasa/12 Februari 2019. “Pihak yang menginformasikan hal tersebut tidak pernah melakukan konfirmasi kepada Kemendagri”, jelas Kapuspen Kemendagri, Bahtiar Baharuddin. Sambung […]

  • Habituasi Warga Flores Timur dan Sikka Hadapi Debu Vulkanik Lewotobi

    Habituasi Warga Flores Timur dan Sikka Hadapi Debu Vulkanik Lewotobi

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Debu vulkanik Lewotobi menyebar, menyelimuti jalan, atap rumah, dan tanaman para petani. Para warga diwajibkan menggunakan masker saat beraktivitas. Tak hanya itu, petani jambu mete di Kabupaten Sikka pun terancam gagal panen.   Lewotobi | Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur kembali erupsi dengan ketinggian mencapai 18.000 meter dari […]

  • Pasca Banjir di Sulawesi Tenggara, Puluhan Ribu Warga Terdampak

    Pasca Banjir di Sulawesi Tenggara, Puluhan Ribu Warga Terdampak

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Sulawesi, Garda Indonesia | Curah hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir di beberapa wilayah Sulawesi pada awal Juni 2019. Puluhan ribu warga terdampak karena banjir di wilayah tersebut hingga hari ini, Senin, 10 Juni 2019. Sejumlah kabupaten terdampak banjir di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah. Bencana di beberapa provinsi tersebut menyebabkan puluhan […]

  • Rumahku di Timur Matahari – 3.230 Rumah Khusus bagi Masyarakat Papua

    Rumahku di Timur Matahari – 3.230 Rumah Khusus bagi Masyarakat Papua

    • calendar_month Sen, 14 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Pembangunan infrastruktur tak hanya berpusat di Pulau Jawa dan kota-kota besar saja namun juga di kawasan perbatasan, pulau terdepan dan terpencil. Salah satunya penyediaan hunian yang layak sebagai infrastruktur dasar bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang tinggal di kawasan perbatasan dan pulau terpencil di Provinsi Papua melalui program Rumah Khusus (Rusus) Kementerian Pekerjaan […]

  • Tak Hanya Apresiasi Rutan SoE Semakin Asri dan Bersih, Ini Nasihat Merci Jone

    Tak Hanya Apresiasi Rutan SoE Semakin Asri dan Bersih, Ini Nasihat Merci Jone

    • calendar_month Sab, 13 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone saat mengunjungi Rutan SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada Sabtu, 13 November 2021; mengapresiasi kinerja dan terobosan yang dilakukan Kepala Rutan SoE, Nixon Osingmahi. Rutan SoE mampu diubah oleh Nixon Osingmahi, dari tempat yang dianggap angker menjadi asri, bersih dan nyaman. “Saya sangat mengapresiasi […]

  • Tak Harus Dipenjara, Mulai 2026 Pelanggar Hukum Kena Pidana Kerja Sosial

    Tak Harus Dipenjara, Mulai 2026 Pelanggar Hukum Kena Pidana Kerja Sosial

    • calendar_month Rab, 31 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Loading

    Pidana kerja sosial merupakan bagian dari implementasi KUHP baru Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 yang mulai berlaku pada 2026. Jenis hukuman ini akan diterapkan untuk pelanggaran ringan dengan ancaman pidana di bawah lima tahun.   Jakarta | Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyatakan hukuman pidana kerja sosial akan mulai diterapkan setelah KUHP dan KUHAP […]

expand_less