Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Gubernur Viktor Tunjuk Ketua PWNU NTT Jadi Ketua Panitia Pesparani Nasional 2020

Gubernur Viktor Tunjuk Ketua PWNU NTT Jadi Ketua Panitia Pesparani Nasional 2020

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 25 Apr 2019
  • visibility 91
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat, Gubernur NTT mengajukan dan menunjuk Ketua PWNU (Pegurus Wilayah Nahdlatul Ulama) NTT sebagai Ketua Panitia Pesparani (Pesta Paduan Suara Gerejani) Nasional Tahun 2020 yang akan diselenggarakan di Kota Kupang. Hal itu merupakan bentuk nyata dari semangat kebersamaan dan toleransi di NTT.

“Saya usulkan dan tunjuk Ketua PWNU NTT sebagai Ketua Panitia Pesparani Nasional Tahun 2020. Kita ingin mengedepankan semangat kebersamaan dalam membangun daerah ini. NTT harus bisa menjadi inspirasi nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan bagi Indonesia,”kata Gubernur NTT saat menerima audiensi dari Ketua Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN), Prof. Adrianus Meliala, Ph. D bersama rombongan di Ruang Kerja Gubernur, Rabu, 24 April 2019.

Lebih lanjut, Viktor Laiskodat menyatakan, pengajuan ketua panitia tersebut sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan terhadap NU sebagai salah satu organisasi muslim terbesar, yang bersama Muhammadiyah telah setia menjaga dan merawat nilai-nilai kebangsaan di negara ini. Pemerintah Provinsi terus mendorong agar NTT menjadi tempat bersemainya semangat toleransi yang nyata, di mana orang dari seluruh pelosok negeri dapat belajar tentang makna kerukunan antara umat beragama.

“Pada hari minggu lalu saat mengikuti acara kebaktian paskah di Gereja Lahairoi, Desa Tesbatan, Amarasi, ada suatu hal yang sangat menarik dan menggugah saya. Di mana remaja masjid juga turut mengiringi upacara kebaktian dengan dengan memainkan alat musik rebana. Ini sungguh suatu kebersamaan dan toleransi yang luar biasa. Orang-orang dari kota dan daerah lain mesti datang belajar di tempat seperti ini”, jelas Gubernur asal Pulau Semau tersebut

Viktor Laiskodat meyakini, kunci utama kesuksesan untuk membangun NTT adalah semangat kebersamaan. Visi NTT Bangkit Menuju Sejahtera akan tercapai kalau orang NTT melepaskan sekat-sekat agama dan kesukuannya serta bersama bergandengan tangan mengejar ketertinggalan dan keterbelakangan.

“Kami (Gubernur dan Wagub,red) membutuhkan orang-orang yang sepikir dengan kami, punya semangat kerja yang militant tanpa pandang suku dan agamanya. Berupaya bersama untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat NTT yang masih bergelut dengan kemiskinan, keterbelakang dan terpenjara karena infrastruktur seperti jalan yang buruk”,jelas Gubernur dalam kesempatan tersebut.

Di akhir arahannya, Gubernur Viktor mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Menteri Agama dan KWI terhadap Provinsi NTT untuk menjadi tuan Rumah Pesparani Nasional 2020. Pemerintah Provinsi NTT siap untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut termasuk mendukung pendanaannya berkolaborasi dengan dana dari APBN.

“Pelaksanaan Pesparani di Kupang harus lebih baik dari sebelumnya. Kami akan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik agar penyelenggaraan di NTT sungguh menimbulkan kesan yang mendalam. Bila perlu setelah 50 tahun kemudian, baru ada penyelenggaraan yang semeriah dan sehebat NTT. Kami targetkan publikasi lewat sosial media (sosmed) bisa mencapai satu juta orang”, pungkas Viktor Laiskodat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua LP3KN secara resmi menyerahkan Surat Keputusan dari Menteri Agama dan Rekomendasi dari KWI terkait Penetapan Kota Kupang NTT sebagai Tuan Rumah Kegiatan Pesparani Nasional 2020. Ketua LP3KN juga meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi agar bisa memfasilitasi pelaksananan dan kesuksesan kegiatan tersebut.

Ketua Umum LP3KN, Adrianus Meliala, mengapresiasi antuasiasme Pemerintah Provinsi NTT terkait dengan ditetapkannya Kota Kupang sebagai tuan rumah Pesparani 2020. Dia optimis dengan tanggapan positif dari Gubernur, pelaksanaan kegiatan tersebut akan berjalan sukses.

“Kalau kepanitiaan, hanya satu saja yakni yang ditentukan oleh daerah dengan libatkan juga panitia nasional. Kami mengapresiasi tanggapan cepat dari bapak Gubernur dengan segera mengusulkan dan menunjuk ketua panitia kegiatan tersebut. Kami justru sangat senang dengan dukungan dan semangat beliau. Melihat semangat respon gubernur, rasanya beliau akan habis-habisan”, jelas anggota Ombudsman RI tersebut.

Kriminolog asal Universitas Indonesia tersebut memperkirakan jumlah peserta pesparani nasional kedua tersebut akan meningkat dibandingkan dengan sebelumnya. Kalau penyelenggaraan pertama saja dengan segala keterbatasannya di Ambon berjalan sukses dan dihadiri oleh sekitar 7.000 orang, diperkirakan untuk di Kupang nantinya jumlah peserta akan mencapai 10.000 orang ditambah dengan observer dari luar negeri.

“Dengan waktu kegiatan selama seminggu, bisa dibayangkan dampak ekonomi dan perputaran uang dari kegiatan tersebut. Kalau di Ambon butuh dana sekitar Rp. 50 miliar, untuk Kupang dibutuhkan sekitar Rp. 60 miliar yang bersumber dari APBN dan APBD. Kami sangat bangga karena Gubernur mendukung penuh soal pendanaan juga menjamin dan berupaya keras agar Presiden bisa hadir nantinya”,pungkas Adrianus.

Ketua LP3K Daerah Provinsi NTT, Frans Salem menjelaskan kegiatan Pesparani Nasional Tahun 2020 diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan September atau Oktober 2020. Sebelumnya, pada bulan Mei sampai Juli, LPKD NTT akan melaksanakan Pesparani Tingkat Kabupaten dan Provinsi untuk menyeleksi duta-duta NTT yang akan tampil dalam Pesparani Nasional 2020.

Terpisah, Ketua PWNU NTT, Jamaludin Ahmad saat ditemui di ruang kerjanya, menyatakan kesiapannya untuk menjadi Ketua Panitia Kegiatan Pesparani Nasional itu. Asisten I Bidang Pemerintahan Setda NTT itu mengapresiasi dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Gubernur NTT kepada dirinya selaku Ketua PWNU NTT. Hal itu mencerminkan sikap seorang pemimpin sebagai seorang negarawan. Pesparani sebagai sebuah event nasional untuk merajut kebersamaan dan partisipasi publik tanpa dibatasi sekat-sekat agama.

“Ini merupakan suatu kepercayaan besar bagi saya dan PWNU NTT. Ini juga menjadi momentum perwujudan semangat ukhuwah wathaniyah ( persaudaraan sebangsa setanah air) dan ukhuwah basyariyah ( persaudaraan umat manusia sebagai ciptaan Allah) yang selalu dijunjung tinggi oleh Nahdlatul Ulama. Saya siap untuk menjalankan amanah yang berahmat ini,” jelas Jamaludin. (*)

Sumber berita (*/Biro Humas dan Protokol Pemprov NTT )
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hai Perempuanku

    Hai Perempuanku

    • calendar_month Sen, 11 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Waibalun-Flotim, Garda Indonesia | Seuntai refleksi perjalanan hidup sosok perempuan tangguh dengan konsistensi mempertahankan budaya tenun di Waibulan Kabupaten Flores Timur (Flotim) Provinsi Nusa Tenggara Timur. Refleksi ini ditulis oleh Helmy Tukan,S.Pd., yang berprofesi sebagai guru di SDI Waibalun, selain sebagai pendidik, Helmy aktif sebagai pegiat literasi, dan pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI) Flotim. Hai […]

  • Hasil Studi ADRA Kabupaten Kupang Berisiko Tinggi Bencana

    Hasil Studi ADRA Kabupaten Kupang Berisiko Tinggi Bencana

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Adventist Development and Relief Agency (ADRA) International merupakan lembaga kemanusiaan yang dioperasikan oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh yang bertujuan menyediakan pelatihan pengembangan masyarakat dan bantuan bencana alam. Sejak tahun 2023, ADRA mengimplementasikan program aksi antisipatif (forecast based finance for anticipatory action) di empat kabupaten, yaitu Kupang (NTT), Bima (NTB), Sigi (Sulawesi […]

  • Prabowo Ingin Kereta Whoosh Melintas Hingga Banyuwangi

    Prabowo Ingin Kereta Whoosh Melintas Hingga Banyuwangi

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Loading

    Menanggapi hal tersebut, General Manager Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunnisa, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung sepenuhnya rencana tersebut.   Jakarta | Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keinginannya agar jaringan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Whoosh tidak berhenti di Surabaya, tetapi terus diperpanjang hingga ke Banyuwangi. Rencana ini disebut sebagai langkah strategis untuk memperluas konektivitas transportasi […]

  • Diare Penyakit Terbanyak Kedua di NTT : Ubah Kebiasaan Atasi Diare

    Diare Penyakit Terbanyak Kedua di NTT : Ubah Kebiasaan Atasi Diare

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Josephin N. Fanggi, S.S.T. Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Ah, sonde apa-apa, aman sa”. Itulah kata yang sering terdengar apabila kita diingatkan untuk menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan. Suatu pemandangan yang biasa kita lihat di provinsi tercinta kita ini. Hal-hal beresiko seperti setelah memegang benda kotor, buang air besar, memegang makanan sisa untuk makanan ternak […]

  • Dirjen Perhubungan Udara Evaluasi Petunjuk Operasional Boeing 737 8Max

    Dirjen Perhubungan Udara Evaluasi Petunjuk Operasional Boeing 737 8Max

    • calendar_month Jum, 9 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M.Pramintohadi Sukarno mengatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi dari Boeing Co. tentang telah diterbitkannya Flight Crew Operating Manual Bulletin (FCOM). FCOM ini berisi tindakan yang harus dilakukan oleh penerbang saat mengalami kondisi tertentu yang diduga disebabkan adanya erroneous input pada Angle of Attack Censor. Di dalam FCOM, […]

  • SMAN 4 Kupang Jadi Sekolah Tanggap Bencana, Inisiasi Pertamina dan BPBD

    SMAN 4 Kupang Jadi Sekolah Tanggap Bencana, Inisiasi Pertamina dan BPBD

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Sekolah Tanggap Bencana tidak hanya berdampak pada kesiapsiagaan warga sekolah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap agenda pembangunan berkelanjutan di Kota Kupang.   Kupang | Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal (AFT) El Tari melalui program corporate social responsibility (CSR) resmi meluncurkan kegiatan Sekolah Tanggap Bencana di SMA Negeri 4 Kupang pada Rabu, 20 Agustus […]

expand_less