Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Presiden Jokowi Disambut Natoni & Tari Perang di Tambak Garam Nunkurus

Presiden Jokowi Disambut Natoni & Tari Perang di Tambak Garam Nunkurus

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
  • visibility 81
  • comment 0 komentar

Loading

Kab.Kupang-NTT, Garda Indonesia | Presiden RI, Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo dalam kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 21 Agustus 2019 untuk melakukan panen perdana garam di Tambak Garam Nunkurus, Kab. Kupang; Pembagian Sertifikat di Kantor Bupati Kupang dan meninjau Pelabuhan Tenau.

Tiba di Bandara El Tari Kupang menggunakan pesawat kepresidenan pada pukul 09:45WITA, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana disambut oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Ketua Tim Penggerak PKK NTT, Julie Sutrisno Laiskodat dan turut menjemput Kapolda NTT, Irjen Pol Raja Erizman; Danrem 161/Wirasakti, Brigjen TNI Syaiful Rahman; dan unsur Forkompinda lain.

Usai beristirahat sejenak, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana beserta rombongan dibawah pengawalan kepresidenan langsung menuju ke lokasi tambak garam di Nunkurus melalui jalan darat kurang lebih 19 km.

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana berpose bersama dengan Penutur Adat Natoni dan Para Penari Tarian Perang

Tiba di lokasi tambak garam Nunkurus pada pukul 11:42 WITA, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Joko Widodo didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi; Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil; Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh; Gubernur NTT Viktor Laiskodat; Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno dan unsur forkompinda lain disambut dengan Tarian Perang yang dipersembahkan oleh pelajar sekolah dasar hingga menengah atas dari Kecamatan Amfoang Selatan.

Selain itu, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana juga dipasangkan Selendang Tenun Timor di bahu masing-masing dan disambut dengan Tutur Adat Natoni. Tampak Presiden Jokowi menyimak dengan saksama proses tutur adat hingga selesai.

Usai tutur adat oleh penutur, Presiden Jokowi didampingi oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat langsung menuju maket pembangunan dan rencana pengembangan tambak garam Nunkurus dan langsung meninjau tambak garam eks HGU di Nunkurus untuk melakuan panen perdana garam.

Sebelum meninggalkan lokasi tambak garam pada pukul 12:26 WITA, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana menyempatkan diri berpose bersama dengan para penari Tarian Perang dan para Natoni dan membagikan buku tulis kepada para pelajar SD, SMP dan SMA yang berada di lokasi tersebut.

Tak ketinggalan, para penduduk di sekitar lokasi tambak garam dan karyawan perusahaan tambak garam Nunkurus menyempatkan diri dan berdesakan untuk ber-swafoto bersama Presiden Jokowi.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Salib, Jangan Salibkan Somad

    Soal Salib, Jangan Salibkan Somad

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Marsel Robot Kupang-NTT, Garda Indonesia | Memori kita mulai dingin sehubungan kasus video tausiyah Abdul Somad. Ustaz berjuta umat dan konon kondang di kalangan umat Islam itu, belakangan menjadi amtenar di kalangan Kristiani. Pasalnya, ia menimpahkan salib tambahan pada pundak umat Kristiani yang letih lesuh memanggul salib sosial sebagai minoritas di negeri ini. Salib […]

  • Partai Pengusung Tinggalkan Melki-Johni Dukung SIAGA

    Partai Pengusung Tinggalkan Melki-Johni Dukung SIAGA

    • calendar_month Ming, 17 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Saat ini merupakan golden time bagi masyarakat Pulau Timor untuk menempatkan Simon Petrus Kamlasi sebagai calon gubernur NTT yang akan terpilih pada Rabu, 27 November 2024   Betun | Menjelang hari pencoblosan pada Rabu, 27 November 2024, calon gubernur dan wakil gubernur NTT nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA) terus mendapat limpahan dukungan […]

  • Konflik Tanah di Desa Dubesi Batas RI- RDTL, Kepala Desa Sebut Sudah Selesai

    Konflik Tanah di Desa Dubesi Batas RI- RDTL, Kepala Desa Sebut Sudah Selesai

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Konflik batas tanah antara Maria Bete dan Pit Mau yang terletak di RT 07/ RW 04, Dusun Haliwen B, Desa Dubesi, Kecamatan Nanaet Dubesi, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Perbatasan Timor Leste sejak tahun 2018 silam, dianggap telah selesai oleh Kepala Desa Andreas Atok. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/25/mekar-sejak-tahun-1993-desa-dubesi-di-belu-masih-jadi-anak-tiri/ “Masalah […]

  • Kenapa Imlek Hujan Deras

    Kenapa Imlek Hujan Deras

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Tahun Baru China atau Imlek selalu tiba selama rentang tanggal 21 Januari—20 Februari. Pada periode tersebut bertepatan dengan puncak musim hujan di Indonesia. Maka, tidak mengherankan jika hujan sering tiba saat Imlek. Selain itu, curah hujan tinggi saat perayaan Imlek di Indonesia pun dipengaruhi oleh monsun Asia. Monsun ini mencapai puncaknya pada Januari—Februari, bertepatan dengan […]

  • Ubi Nuabosi Asal Ende Harus Dapat Indikasi Geografis

    Ubi Nuabosi Asal Ende Harus Dapat Indikasi Geografis

    • calendar_month Ming, 19 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bupati Ende, Drs. Djafar H. Achmad, M.M. menegaskan, ke depan tanaman endemik Ubi Nuabosi asli Kabupaten Ende bakal diperhatikan serius oleh pemerintah daerah. Perhatian serius Pemda Ende bakal dieksekusi dalam peraturan daerah yang mengatur pola budidaya dan pemasaran Ubi nuabosi sebagai salah satu jenis ubi yang hanya terdapat di Ende, Flores, Provinsi Nusa […]

  • Presiden Prabowo Tak Permasalahkan Bendera One Piece, Asalkan?

    Presiden Prabowo Tak Permasalahkan Bendera One Piece, Asalkan?

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Loading

    Terkait kemungkinan bendera One Piece sebagai bentuk kritik sosial, Pras menyebut pemerintah terbuka terhadap berbagai aspirasi masyarakat.   Jakarta | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan tidak mempermasalahkan maraknya pengibaran bendera One Piece di berbagai daerah, selama hal itu dimaknai sebagai bentuk ekspresi masyarakat. “Kalau sebagai bentuk ekspresi, […]

expand_less