Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Dua Pesan Menteri PPPA untuk Daerah Wisata Raja Ampat di Papua Barat

Dua Pesan Menteri PPPA untuk Daerah Wisata Raja Ampat di Papua Barat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 19 Okt 2019
  • visibility 133
  • comment 0 komentar

Loading

Raja Ampat, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise membuka Festival Pesona Bahari Raja Ampat 2019 ‘Exotic Raja Ampat, From Ridge to Reef’, pada Jumat sore, 18 Oktober 2019. Hadir mewakili Menteri Pariwisata, Arief Yahya; pembukaan even tahunan Provinsi Papua Barat ini berpusat di Waisai, Kabupaten Raja Ampat.

“Festival Pesona Bahari Raja Ampat sudah masuk ke dalam Top 100 Calender of Event. Pemerintah pusat dan daerah berusaha agar Raja Ampat lebih maju dan lebih go internasional,” ujar Yohana.

Menteri Yohana mengajak wisatawan yang hadir untuk dapat menyebarluaskan informasi wisata Raja Ampat ke publik. Selain itu, Menteri Yohana juga menitipkan dua pesan yakni pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kepada Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan dan Bupati Kab. Raja Ampat yang hadir serta masyarakat Kab. Raja Ampat.

“Setiap even yang diselenggarakan harus mempunyai nilai ekonomi, dan masyarakat di sekitarnya harus menerima dampak langsung, termasuk bagi perempuan dan anak. Saya mohon kepada pemerintah daerah untuk memberdayakan kaum perempuan, dalam bidang industri rumahan seperti kuliner dan fashion,” jelas Yohana.

Menteri PPPA, Yohana Yembise membuka Festival Pesona Bahari Raja Ampat 2019 ‘Exotic Raja Ampat, From Ridge to Reef’, pada Jumat sore, 18 Oktober 2019

Potensi kekerasan pada perempuan dan anak dinilai Menteri Yohana cukup besar terjadi di lokasi atau daerah wisata. Menteri Yohana juga mengingatkan agar baik pemerintah daerah dan masyarakat memperhatikan hak anak.

“Anak-anak juga hak-haknya harus diperhatikan dan dijaga. Tolong saya titip, jaga perempuan dan anak-anak di Raja Ampat. Jangan ada kekerasan kepada mereka. Kita jaga Raja Ampat agar menjadi aman dan ramah terhadap perempuan dan anak-anak. Kita jaga kepercayaan para turis kepada masyarakat yang ada di sini,” tambah Yohana.

Usai pembukaan, dilakukan peluncuran Kartu Identitas Anak (KIA) oleh Menteri Yohana bersama Gubernur Papua Barat, Bupati Raja Ampat, dan Direktur Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakhrullah yang diberikan kepada perwakilan dua anak Kab. Raja Ampat. Menteri Yohana pun mengapresiasi peluncuran KIA ini sebagai upaya pemda atas pemenuhan hak anak di Kab. Raja Ampat. (*)

Sumber berita (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen Menarik, Presiden Jokowi Tanam Jagung Pakai Traktor di Jeneponto

    Momen Menarik, Presiden Jokowi Tanam Jagung Pakai Traktor di Jeneponto

    • calendar_month Kam, 25 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jeneponto, Garda Indonesia | Ada yang menarik saat Presiden Joko Widodo menanam jagung bersama para petani di Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa, 23 November 2021. Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi mengendarai traktor untuk menanam benih jagung. “Tadi cara, saya juga baru, hari ini saya bisa pegang traktor dan juga sangat mudah sekali. Saya tadi […]

  • Heboh Harga Beras Bantuan Rp60 Ribu/kg, Mentan Angkat Suara ‘Itu Typo

    Heboh Harga Beras Bantuan Rp60 Ribu/kg, Mentan Angkat Suara ‘Itu Typo

    • calendar_month Sab, 13 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Loading

    Begitu unggahan itu viral, Amran mengaku langsung menghubungi Sekretaris Jenderal Kementan Suwandi dan Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy.   Jakarta | Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, menyampaikan permintaan maaf setelah rincian bantuan beras Kementerian Pertanian untuk korban bencana di Sumatera viral dan menimbulkan anggapan harga beras mencapai Rp60.000 per […]

  • Dua Langkah Bank NTT, Pemprov NTT & Pemkot/Pemda Gapai Modal Inti 3 Triliun

    Dua Langkah Bank NTT, Pemprov NTT & Pemkot/Pemda Gapai Modal Inti 3 Triliun

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengerek syarat minimal modal inti pada bank umum dari saat ini sebesar Rp.100 miliar menjadi Rp.3 triliun. Ketentuan ini diharapkan akan mempercepat proses penggabungan atau konsolidasi pada industri perbankan. Jika tak juga mampu memenuhi syarat modal tersebut, maka bank tersebut harus bersiap turun kelas menjadi Bank Perkreditan […]

  • Terkait Izin Lab Biokesmas NTT, Dinkes Kota Kupang Beber Poin Pelanggaran

    Terkait Izin Lab Biokesmas NTT, Dinkes Kota Kupang Beber Poin Pelanggaran

    • calendar_month Kam, 26 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Dinas Kesehatan Kota Kupang sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Kota Kupang mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk mengawasi semua sarana kesehatan, laboratorium dan klinik di wilayah Kota Kupang, termasuk Laboratorium Biokesmas Provinsi NTT. Terkait pengawasan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, pada Kamis, 26 Agustus 2021, menjelaskan sesuai dengan […]

  • SPKLU PLN Gapai Apresiasi Pemudik

    SPKLU PLN Gapai Apresiasi Pemudik

    • calendar_month Sen, 29 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Kehadiran 1.299 unit SPKLU PLN (Persero) selama masa mudik dan arus balik Idul Fitri 1445 H dirasa sangat membantu para pemudik. Dengan tersebarnya lokasi-lokasi SPKLU ini pengguna kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) tidak perlu khawatir dalam melakukan perjalanan mudik. Kesiapan PLN dalam menyediakan infrastruktur pendukung EV dan posko siaga di setiap rest area […]

  • Prabowo Lebih Hormat Pemulung Daripada Orang Pintar Pencuri Uang Rakyat

    Prabowo Lebih Hormat Pemulung Daripada Orang Pintar Pencuri Uang Rakyat

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Loading

    Menurut Prabowo, orang tua yang bekerja sebagai petani, buruh, atau pemulung tetap memiliki kemuliaan karena berjuang demi masa depan anak-anaknya. Ia menekankan tidak ada alasan bagi anak untuk merasa rendah diri hanya karena kondisi ekonomi keluarga.   Banjarbaru | Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan dirinya lebih menghormati pemulung dan tukang becak yang bekerja keras dibandingkan […]

expand_less