Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Mimpi Kosong Naturalisasi Akhirnya Pupus oleh Program Normalisasi

Mimpi Kosong Naturalisasi Akhirnya Pupus oleh Program Normalisasi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 4 Jan 2020
  • visibility 158
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Rudi S Kamri

Presiden Joko Widodo akhirnya memutuskan bahwa program normalisasi sungai Ciliwung dan kali Pasanggrahan serta sodetan sungai Ciliwung yang diarahkan ke Banjir Kanal Timur (BKT) harus dilanjutkan. Keputusan tegas tersebut diputuskan dalam sebuah rapat terbatas tentang pengendalian program banjir pada Jumat, 3 Januari 2020.

Keputusan yang tidak boleh ditawar dari Presiden Jokowi tersebut sangat ditunggu-tunggu oleh semua kalangan. Karena selama kepemimpinan ABas program normalisasi yang telah dilakukan oleh Jokowi dan Ahok pada kurun waktu 2013—2017 dihentikan oleh ABas.

ABas rupanya gengsi untuk meneruskan program dari pendahulunya. Seperti biasa dia ingin tampil dengan program sendiri. Sama seperti dulu dia punya program hunian vertikal, padahal sebetulnya itu hanya ganti istilah saja dari rumah susun.

ABas memang paranoid tingkat dewa. Dia tega mengorbankan rakyat Jakarta hanya untuk menjaga gengsinya. Untuk revitalisasi sungai Ciliwung dia ngotot mencanangkan program naturalisasi. Dia emoh melanjutkan program normalisasi.

ABas menjual halusinasi mimpi program naturalisasi yang katanya lebih ramah ekosistem, tapi dia tidak realistis bahwa program naturalisasi tersebut hampir mustahil dilaksanakan di wilayah perkotaan padat penduduk seperti Jakarta dan mempunyai sifat penyerapan air yang lambat. Dan celakanya dia juga tidak siap dengan konsep implementasi yang diperlukan. Alhasil program naturalisasi versi ABas hanya mimpi kosong belaka.

Dengan total target normalisasi sungai Ciliwung sepanjang 33,69 Km, yang dimulai saat Jokowi masih menjabat Gubernur DKI Jakarta yang kemudian dilanjutkan oleh Ahok baru mencapai 16,38 Km. Sisanya yang sepanjang 17,31 Km mandeg belum dikerjakan oleh ABas satu senti pun selama 2017—2019.

Ini yang saya sebut ABas dengan sengaja telah menggergaji program Pemerintah Pusat. Akibat kepekokan ABas, awal 2020 warga Jakarta harus menanggung akibatnya dengan tertimpa bencana banjir yang konon terbesar dalam kurun 24 tahun terakhir.

Cuaca ekstrem dan belum selesainya pengendalian wilayah hulu yaitu belum selesainya pembangunan waduk Ciawi dan Sukamahi selalu dijadikan kambing hitam oleh ABas. Tapi ABas lupa bahwa tugasnya untuk pengendalian di daerah hilir yaitu melakukan normalisasi sungai Ciliwung sama sekali tidak dikerjakan.

Kini ABas harus mengakui bahwa dia ternyata hanya seorang Gubernur yang harus tunduk oleh perintah atasannya yaitu Presiden. Keputusan tegas Presiden Jokowi yang disampaikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono telah menampar arogansi dan keangkuhannya.

Dia tidak punya pilihan kecuali harus tunduk pada keputusan Presiden Jokowi. Dia harus membunuh mimpi kosongnya tentang program naturalisasi.

Terima kasih Presiden Jokowi, Bapak telah menyelamatkan warga Jakarta dari kesombongan dan ego yang tidak ukur diri seorang Gubernur yang dipilih dengan cara yang menjijikkan.

Tugas kita selanjutnya adalah bagaimana kita menggagalkan pelaksanaan event Formula E pada Juni 2020 nanti yang telah menggerogoti uang rakyat Jakarta. Uang rakyat seharusnya untuk kepentingan rakyat, bukan untuk menyuburkan gengsi gubernurnya. Paham loe ABas ? (*)

(*/Penulis merupakan pegiat media sosial)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teken MoU, Yaspensi & SPNF Kota Kupang Bikin Terobosan Baru

    Teken MoU, Yaspensi & SPNF Kota Kupang Bikin Terobosan Baru

    • calendar_month Kam, 7 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Guna mengembangkan sumber daya manusia melalui kegiatan seni, satuan pendidikan nonformal (SPNF) sanggar kegiatan belajar (SKB) Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Yayasan Pustaka Pensi Indonesia pada Rabu, 6 April 2022 di ruang Kepala UPTD SPNF SKB Kota Kupang. Ir. Yosephina C. M. I. D. […]

  • Ninik Rahayu Terpilih Jadi Ketua Dewan Pers, IMO Indonesia Ucap Selamat

    Ninik Rahayu Terpilih Jadi Ketua Dewan Pers, IMO Indonesia Ucap Selamat

    • calendar_month Jum, 13 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pergantian pucuk pimpinan di tubuh lembaga Dewan Pers baru saja dilakukan. Dr. Ninik Rahayu, terpilih menjadi Ketua Dewan Pers, sisa masa periode keanggotaan 2022—2025. Keputusan tersebut diambil dalam rapat pleno Anggota Dewan Pers yang berlangsung di Jakarta, pada Jumat, 13 Januari 2023. Terpilihnya pimpinan baru mendapat sambutan luas, termasuk dari Ikatan […]

  • Bupati Belu Akui CMS Bank NTT Permudah Kelola Keuangan Daerah

    Bupati Belu Akui CMS Bank NTT Permudah Kelola Keuangan Daerah

    • calendar_month Sel, 20 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Sebanyak 69 Kepala Desa di Belu mengikuti bimbingan teknis Aplikasi CMS (Cash Management System) di aula kantor CU Kasih Sejahtera Atambua, Sabtu 16 September 2022. Kegiatan tersebut dibuka Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM. Turut hadir, pimpinan Bank NTT, Tim Teknis BPKAD Kabupaten Belu, Tim Kerja TP2D Kabupaten Belu, Para […]

  • Srikandi PLN Goes to Campus, Kenalkan Proyek Hingga Rekrutmen PLN Group

    Srikandi PLN Goes to Campus, Kenalkan Proyek Hingga Rekrutmen PLN Group

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Guna memberdayakan perempuan, terutama dalam lingkup internal perseroan, PT PLN (Persero) menghelat sosialisasi bertajuk ‘Srikandi PLN Goes to Campus, Come & Join PLN Group, The Future Energy Provider‘ di Gedung Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Mataram, Senin 23 Oktober 2023. Srikandi PLN merupakan katalis yang berperan penting dalam menunjang kinerja perusahaan. Srikandi […]

  • Ajarkan Anak Menghargai Perbedaan

    Ajarkan Anak Menghargai Perbedaan

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Loading

    Perbedaan sering dielu-elukan dalam slogan, tetapi ditolak dalam praktik sehari hari. Banyak orang dewasa berkata ingin anaknya toleran, namun tanpa sadar memperlihatkan sikap sinis terhadap yang berbeda. Anak menangkap kontradiksi itu jauh lebih cepat daripada nasihatnya. Riset perkembangan sosial menunjukkan bahwa sikap terhadap perbedaan terbentuk sejak usia dini, bahkan sebelum anak mampu menjelaskannya dengan kata […]

  • 5 Fakta Unik Tentang Laut yang Harus Kamu Tahu!

    5 Fakta Unik Tentang Laut yang Harus Kamu Tahu!

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Loading

    Setiap tanggal 8 Juni, dunia memperingati Hari Laut Sedunia. Momen ini bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah pengingat akan peran vital samudra bagi kehidupan di Bumi dan tanggung jawab kolektif kita untuk menjaganya. Laut, yang menutupi lebih dari 70 persen permukaan planet kita, sering kali hanya dipandang sebagai hamparan biru yang indah atau sumber daya perikanan. […]

expand_less