Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bukan Besarnya Bencana tetapi Seberapa Siapkah Kamu?

Bukan Besarnya Bencana tetapi Seberapa Siapkah Kamu?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 10 Jan 2020
  • visibility 85
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Bencana adalah Peristiwa yang berulang, namun kita tidak pernah tahu kapan waktu akan terjadinya bencana. Besar kecilnya bencana relatif terjadi, namun seberapa siapkah kita menghadapi bencana?

Salah satu faktor penyebab banjir di Jabodetabek adalah curah hujan. Seberapa besar curah hujan tahun baru 2020 di Jakarta?

Berikut adalah informasi curah hujan yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Curah hujan memicu terjadinya banjir di Jakarta dan sekitarnya. Bahkan curah hujan kali ini merupakan tertinggi dibanding lebih dari 1,5 abad lalu, berikut sejarahnya:

  • 1866: Curah hujan 185,1 mm/hari;
  • 1918: Curah hujan 125,2 mm/hari;
  • 1979: Curah hujan 198 mm/hari;
  • 1996: Curah hujan 216 mm/hari;
  • 2002: Curah hujan 168 mm/hari;
  • 2007: Curah hujan 340 mm/hari;
  • 2008: Curah hujan 250 mm/hari;
  • 2013: Curah hujan >100 mm/hari;
  • 2015: Curah hujan 277 mm/hari;
  •  2016: Curah hujan 100-150 mm/hari;
  • 2020: Curah hujan 377 mm/hari.

Sejarah Pintu Air Manggarai telah memberi peringatan kepada kita semua, bahwa banjir besar di Jakarta sudah terjadi bahkan sejak tahun 1.600-an. Pintu Air Manggarai adalah saksi bisu bencana banjir Jakarta, sejak dahulu kala.

Pintu air ini adalah pemegang kendali luapan air di Ibukota terdiri dari dua bangunan pintu air, yaitu Pintu Air Ciliwung Lama dan Pintu Air Banjir Kanal Barat (BKB). Pintu ini dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda, dalam hal ini Department Waterstaat dari tahun 1920—1922. Pintu air dibangun dua tahun setelah banjir besar yang melanda Batavia tahun 1918.

Alhasil, dalam banjir-banjir besar berikutnya yang antara lain terjadi tahun 1930, 1942, 1976 hingga 1 Januari 2020, perannya tetap vital. Tak pelak, ia telah menjadi situs bersejarah. Lalu apa yang harus kita lakukan? Seberapa siapkah kita menghadapi bencana?

Langkah-langkah yang dapat masyarakat lakukan :

  1. Rencana Antisipasi Bencana Catat Nomor Telepon Penting dan bentuk WA grup warga;
  2. Siapkan perbekalan untuk 3 hari (Tas Siaga Bencana);
  3. Amankan Dokumen Penting dan Barang Berharga;
  4. Bentuk Komunitas Tangguh Bencana untuk Kerja Bakti, Tentukan Jalur Evakuasi, Tentukan Tempat Pengungsian, dan Siskamling;
  5. Laporkan ke Kelurahan/Kecamatan/BPBD jika ada kerusakan atau tanggul bocor.

Langkah-Langkah yang harus pemerintah daerah dan BPBD lakukan:

  1. Rakor antisipasi bencana dan rencana operasi;
  2. Jika Perlu Tentukan status keadaan darurat;
  3. Bentuk Satgas Antisipasi Bencana;
  4. Siapkan posko, pos pengungsian, Logistik dan Peralatan;
  5. Lakukan Apel Siaga, Latihan & Simulasi;
  6. Bentuk call center dan kordinasi dengan instansi terkait;
  7. Lakukan pemantauan bencana 24/7 serta penguatan peringatan dini;
  8. Sosialisasikan antisipasi bencana ke masyarakat;
  9. Selalu waspada, Siap untuk Selamat.

Bencana adalah urusan bersama dan merupakan peristiwa yang berulang. Potensi Bencana besar pasti akan terjadi namun kita tidak pernah tahu kapan waktu akan terjadinya.

Semua pihak harus terlibat dalam upaya menyelamatkan nyawa manusia dari bencana. Berdasarkan survey, 35% yang mampu menyelamatkan diri adalah kapasitas dirinya yang paham apa yang harus dilakukan saat bencana. Lengkapi pemahaman bencanamu dengan baca buku saku siaga bencana di  https://bnpb.go.id//uploads/24/6-buku-saku-cetakan-4-2019.pdf

Jadi bukan seberapa besar bencana, tetapi seberapa siap kita untuk selamat agar menjadi budaya sadar bencana. Salam Tangguh! (*)

Sumber berita (*/Agus Wibowo–Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Kekerasan Seksual Anak di Lampung Timur, LPSK Terjunkan Tim Investigasi

    Kasus Kekerasan Seksual Anak di Lampung Timur, LPSK Terjunkan Tim Investigasi

    • calendar_month Rab, 8 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) segera menerjunkan personil ke Kabupaten Lampung Timur, untuk melakukan investigasi peristiwa kekerasan seksual yang dialami seorang anak perempuan berinisial NF (14) akibat ulah bejat oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Lampung Timur. “Sebagai respons […]

  • PLN Galang Kolaborasi Teknologi Hijau di Kancah Global

    PLN Galang Kolaborasi Teknologi Hijau di Kancah Global

    • calendar_month Rab, 19 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Hannover, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintah Indonesia siap berkolaborasi dalam pengembangan teknologi hijau dengan dunia internasional. Hal tersebut ditegaskan Presiden dalam sambutan pembukaan pameran teknologi terbesar dunia Hannover Messe 2023 di kota Hannover, Jerman pada Minggu, 16 April 2023. Presiden Jokowi mengatakan, sebagai official partner country Hannover Messe tahun 2023 ini, pemerintah […]

  • Gandeng FBI, Polri Buru Saifuddin Ibrahim Tersangka Kasus SARA

    Gandeng FBI, Polri Buru Saifuddin Ibrahim Tersangka Kasus SARA

    • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kabareskrim Komjen Agus Andrianto mengungkap tersangka kasus dugaan penistaan agama Saifuddin Ibrahim terlacak berada di Amerika Serikat (AS). Agus mengatakan, Polri akan menggandeng Federal Bureau of Investigation (FBI) untuk membantu menangkap Saifuddin. “Kita akan melakukan upaya untuk P to P atau police to police. Mudah-mudahan nanti kita juga meminta bantuan kepada FBI, nanti police to police kalau memang […]

  • Belum Tanda Tangan NPHD, KPU Manggarai Belum Bisa Lakukan Tahapan Pilkada

    Belum Tanda Tangan NPHD, KPU Manggarai Belum Bisa Lakukan Tahapan Pilkada

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebanyak 9 Kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan melaksanakan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada tahun 2020 antara lain Kabupaten Sabu Raijua, Timor Tengah Utara (TTU), Malaka, Sumba Timur, Belu, Ngada, Sumba Barat, Manggarai Barat, dan Kabupaten Manggarai. Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 15 tahun 2019 tentang Tahapan, Program […]

  • Kapolri : Pasutri Bomber Katedral Makassar dari JAD Kajian Villa Mutiara

    Kapolri : Pasutri Bomber Katedral Makassar dari JAD Kajian Villa Mutiara

    • calendar_month Sen, 29 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Makassar, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan pasangan suami istri (pasutri) pelaku bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan; berinisial L dan YSM dikenal sebagai kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Kajian Villa Mutiara. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2021/03/29/ungkap-pelaku-bom-bunuh-diri-di-katedral-makassar-polri-mereka-suami-istri/ Hingga saat ini, Densus 88 Antiteror Polri telah menangkap 5 terduga teroris kelompok JAD Kajian […]

  • Pospera & Masyarakat TTS Minta Bupati Tidak Lantik Perangkat Desa Bermasalah

    Pospera & Masyarakat TTS Minta Bupati Tidak Lantik Perangkat Desa Bermasalah

    • calendar_month Sel, 25 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Soe-T.T.S , Garda Indonesia | Massa pedemo yang terdiri dari masyarakat dan DPC Pospera Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), menuntut Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun segera membatalkan pelantikan perangkat desa yang bermasalah dalam pengelolaan Dana Desa sebelumnya. Tuntutan itu disampaikan perwakilan massa aksi, Ketua DPC Pospera TTS pada Senin, 24 Agustus 2020 di halaman depan […]

expand_less