Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bukan Besarnya Bencana tetapi Seberapa Siapkah Kamu?

Bukan Besarnya Bencana tetapi Seberapa Siapkah Kamu?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 10 Jan 2020
  • visibility 37
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Bencana adalah Peristiwa yang berulang, namun kita tidak pernah tahu kapan waktu akan terjadinya bencana. Besar kecilnya bencana relatif terjadi, namun seberapa siapkah kita menghadapi bencana?

Salah satu faktor penyebab banjir di Jabodetabek adalah curah hujan. Seberapa besar curah hujan tahun baru 2020 di Jakarta?

Berikut adalah informasi curah hujan yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Curah hujan memicu terjadinya banjir di Jakarta dan sekitarnya. Bahkan curah hujan kali ini merupakan tertinggi dibanding lebih dari 1,5 abad lalu, berikut sejarahnya:

  • 1866: Curah hujan 185,1 mm/hari;
  • 1918: Curah hujan 125,2 mm/hari;
  • 1979: Curah hujan 198 mm/hari;
  • 1996: Curah hujan 216 mm/hari;
  • 2002: Curah hujan 168 mm/hari;
  • 2007: Curah hujan 340 mm/hari;
  • 2008: Curah hujan 250 mm/hari;
  • 2013: Curah hujan >100 mm/hari;
  • 2015: Curah hujan 277 mm/hari;
  •  2016: Curah hujan 100-150 mm/hari;
  • 2020: Curah hujan 377 mm/hari.

Sejarah Pintu Air Manggarai telah memberi peringatan kepada kita semua, bahwa banjir besar di Jakarta sudah terjadi bahkan sejak tahun 1.600-an. Pintu Air Manggarai adalah saksi bisu bencana banjir Jakarta, sejak dahulu kala.

Pintu air ini adalah pemegang kendali luapan air di Ibukota terdiri dari dua bangunan pintu air, yaitu Pintu Air Ciliwung Lama dan Pintu Air Banjir Kanal Barat (BKB). Pintu ini dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda, dalam hal ini Department Waterstaat dari tahun 1920—1922. Pintu air dibangun dua tahun setelah banjir besar yang melanda Batavia tahun 1918.

Alhasil, dalam banjir-banjir besar berikutnya yang antara lain terjadi tahun 1930, 1942, 1976 hingga 1 Januari 2020, perannya tetap vital. Tak pelak, ia telah menjadi situs bersejarah. Lalu apa yang harus kita lakukan? Seberapa siapkah kita menghadapi bencana?

Langkah-langkah yang dapat masyarakat lakukan :

  1. Rencana Antisipasi Bencana Catat Nomor Telepon Penting dan bentuk WA grup warga;
  2. Siapkan perbekalan untuk 3 hari (Tas Siaga Bencana);
  3. Amankan Dokumen Penting dan Barang Berharga;
  4. Bentuk Komunitas Tangguh Bencana untuk Kerja Bakti, Tentukan Jalur Evakuasi, Tentukan Tempat Pengungsian, dan Siskamling;
  5. Laporkan ke Kelurahan/Kecamatan/BPBD jika ada kerusakan atau tanggul bocor.

Langkah-Langkah yang harus pemerintah daerah dan BPBD lakukan:

  1. Rakor antisipasi bencana dan rencana operasi;
  2. Jika Perlu Tentukan status keadaan darurat;
  3. Bentuk Satgas Antisipasi Bencana;
  4. Siapkan posko, pos pengungsian, Logistik dan Peralatan;
  5. Lakukan Apel Siaga, Latihan & Simulasi;
  6. Bentuk call center dan kordinasi dengan instansi terkait;
  7. Lakukan pemantauan bencana 24/7 serta penguatan peringatan dini;
  8. Sosialisasikan antisipasi bencana ke masyarakat;
  9. Selalu waspada, Siap untuk Selamat.

Bencana adalah urusan bersama dan merupakan peristiwa yang berulang. Potensi Bencana besar pasti akan terjadi namun kita tidak pernah tahu kapan waktu akan terjadinya.

Semua pihak harus terlibat dalam upaya menyelamatkan nyawa manusia dari bencana. Berdasarkan survey, 35% yang mampu menyelamatkan diri adalah kapasitas dirinya yang paham apa yang harus dilakukan saat bencana. Lengkapi pemahaman bencanamu dengan baca buku saku siaga bencana di  https://bnpb.go.id//uploads/24/6-buku-saku-cetakan-4-2019.pdf

Jadi bukan seberapa besar bencana, tetapi seberapa siap kita untuk selamat agar menjadi budaya sadar bencana. Salam Tangguh! (*)

Sumber berita (*/Agus Wibowo–Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rabu, 20 Juni 2019; Warga SBD Siap Terima Gubernur Viktor Laiskodat

    Rabu, 20 Juni 2019; Warga SBD Siap Terima Gubernur Viktor Laiskodat

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kodi-Sumba Barat Daya, Garda Indonesia | Masyarakat di Desa Karang Indah Kecamatan Kodi Balaghar Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menyatakan kesiapannya untuk menerima kunjungan kerja (Kunker) Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Rabu, 20 Juni 2019 Pernyataan kesediaan menerima kunjungan Gubernur VBL ini disampaikan sejumlah perwakilan masyarakat saat bertatap muka dengan Bupati SBD, Markus […]

  • Banyak Pelapor dari Daerah, Kasus Edy Mulyadi Diambil Alih Mabes Polri

    Banyak Pelapor dari Daerah, Kasus Edy Mulyadi Diambil Alih Mabes Polri

    • calendar_month Rab, 26 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) mengambil alih kasus dugaan penghinaan Ibu Kota Negara Nusantara dan Kalimantan dengan terlapor eks calon legislatif (Caleg), Edy Mulyadi. Pengambilalihan ini lantaran banyaknya pelapor dari berbagai daerah. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan memaparkan, Bareskrim Polri menerima dua laporan polisi. […]

  • NTT Darurat TPPO, Presiden: Tak Ada ‘Becking’ Bagi Penjahat

    NTT Darurat TPPO, Presiden: Tak Ada ‘Becking’ Bagi Penjahat

    • calendar_month Rab, 31 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menghelat rapat terbatas mengenai permasalahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) bersama jajarannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 30 Mei 2023. Pada rapat tersebut, Presiden Jokowi menyatakan akan melakukan restrukturisasi satuan tugas tim TPPO untuk segera mengambil langkah cepat dalam penanganan permasalahan tersebut. “Presiden tadi menyatakan melakukan restrukturisasi […]

  • Bank NTT Kerja Sama dengan Pegadaian : Tabungan Flobamora ‘Cashback Emas’

    Bank NTT Kerja Sama dengan Pegadaian : Tabungan Flobamora ‘Cashback Emas’

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank NTT dan Pegadaian melakukan penandatanganan kerja sama dalam program ‘Cashback Tabungan Emas 24 karat’ yang berlaku untuk Produk Tabungan Flobamora. Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan pada Jumat, 11 Oktober 2019 pukul 15.00 WITA—selesai di Hotel On The Rock Kupang. Penandatanganan perjanjian kerja sama dilaksanakan oleh Direktur Pemasaran Dana, Harry Alexander […]

  • Yuk, Ikut Seleksi Jabatan Direktur Jenderal Imigrasi

    Yuk, Ikut Seleksi Jabatan Direktur Jenderal Imigrasi

    • calendar_month Kam, 28 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) membuka tahapan seleksi terbuka untuk posisi Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi. Seleksi ini dapat diikuti oleh seluruh Pegawai Negeri Sipil pusat maupun daerah, prajurit TNI, serta anggota Polri. Pengumuman seleksi dengan Nomor SEK-KP.03.03-573 ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham Komjen Pol Andap Budhi Revianto dan dapat dilihat pada laman https://kemenkumham.go.id Andap menjelaskan pendaftar […]

  • HIMAKEB & PERMADA Peduli Tragedi Kebakaran Kampung Adat Nggela

    HIMAKEB & PERMADA Peduli Tragedi Kebakaran Kampung Adat Nggela

    • calendar_month Rab, 31 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia|Kampung Adat Nggela, Kecamatan Wolojita, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (29/10/18) siang berduka akibat dilanda bencana kebakaran. Sebanyak 31 unit bangunan rumah termasuk 21 unit rumah adat di lokasi kejadian, ludes terbakar. “Dari 31 rumah yang terbakar, 21 rumah di antaranya adalah rumah adat. Sedangkan sisanya yakni rumah warga. Saat kejadian sekitar pukul […]

expand_less