Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Natal & Tahun Baru PAUD Lorensia, Romo Gusty : Kita Diminta Beri Bukti, Bukan Janji

Natal & Tahun Baru PAUD Lorensia, Romo Gusty : Kita Diminta Beri Bukti, Bukan Janji

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 11 Jan 2020
  • visibility 127
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | “Apa yang dinubuatkan oleh para nabi, kini terpenuhi dalam diri Yesus Kristus Putera Allah. Apa yang dikatakan oleh para malaikat pun menjadi kenyataan, bukan sekadar janji manis bagi para gembala pada saat itu. Berani beri bukti, bukan sekadar janji. Apa yang pernah disampaikan, ada wujudnya, benar- benar terjadi dan sungguh nyata keberadaannya,” tutur Romo Gusty Nesi, Pr.

Kotbah Romo Gusty Nesi, Pr. disampaikannya saat memimpin perayaan ekaristi Natal dan Tahun Baru Bersama Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Lorensia dengan tema ‘Yesus Datang Membawa Damai’ di Kimbana, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat, 10 Januari 2020 petang.

Ia menandaskan, pada momen natal ini, semua komponen yang tergabung dalam PAUD Lorensia, diajak untuk bersyukur atas segala rahmat dan berkat yang diperoleh, terutama berkat dan rahmat Natal, pesta kelahiran Tuhan Yesus. “Kita bersyukur atas segala sesuatu yang sudah terjadi dalam hidup ini,” nasehat pastor pembantu paroki Roh Kudus Halilulik itu kepada umat yang hadir.

Menurutnya, para pengelola, para guru, bersama dengan para orang tua bersyukur atas kehadiran anak- anak. Bersyukur, sebab Allah telah mempercayakan mereka kepada kita. Para guru dan orang tua yang bersyukur, pasti punya kepedulian untuk perkembangan anak- anaknya. Para guru dan orang tua yang bersyukur, pasti punya perhatian dan pengorbanan untuk masa depan anak- anak. Para orang tua dan guru menjadi malaikat bagi anak- anaknya, selalu membawa mereka kepada sukacita, membawa damai dan kegembiraan.

Romo Gusty Nesi, Pr saat menyampaikan pesan natal dalam Natal dan Tahun Baru bersama PAUD Lorensia

“Mereka- mereka ini bagaikan para gembala, polos, lugu, sederhana, apa adanya, jujur, dan terbuka. Mereka sangat bersukacita, bila para guru dan orang tua sungguh- sungguh memberikan bukti cinta, bukti kesetiaan dan bukti pengorbanan bukan hanya sekadar janji- janji untuk mereka,” tukasnya.

Ia menguraikan, seperti apa yang tertulis pada layar: ‘Yesus Datang Membawa Damai’, kita merayakan Natal dan Tahun Baru Bersama berarti kita merayakan keselamatan dengan penuh sukacita dan penuh kegembiraan. Karena Allah yang Maha Agung itu berkenan mengambil satu keputusan untuk sama seperti manusia, supaya manusia pada suatu waktu tiba kepada-Nya.

Ia mengatakan, Natal sebagai peristiwa pernyataan cinta Allah kepada manusia, perlu ditanggapi oleh manusia dengan rasa syukur yang mendalam. Bersyukur, sebagai tanda menerima dengan tulus kedatangan sang Sabda yang telah menjadi manusia. Tetapi, hal ini bukan berarti setiap kali Natal dan Tahun Baru, baru mulai mengucapkan syukur. Kita bersyukur setiap waktu, setiap saat karena Allah, Tuhan juga mengunjungi kita, keluarga PAUD Lorensia setiap waktu.

Ditegaskannya dua hal dalam memaknai Natal dan Tahun Baru Bersama itu:
Pertama, bersyukur. Kita bersyukur bahwa telah lahir bagi kita sang Juru Selamat, Sang Pembawa Damai yang datang di tengah- tengah kita, di dalam kehidupan kita masing- masing. Para gembala di Betlehem menjadi saksi kunci kelahiran-Nya. Para gembala menjadi pihak pertama yang menemukan Sang Mesias, Putera Allah itu. Para gembala merasa sangat bersyukur atas perintah malaikat dan rasa syukur yang sama, manakala mereka pergi dan benar menjumpai seperti apa yang dikatakan oleh malaikat. Dan, mereka kembali dengan penuh sukacita sambil memuji dan memuliakan Allah yang datang itu.

Kedua, kita diminta untuk berani beri bukti bukan sekadar janji. Ia mencontohkan, ini biasa slogan- slogan manakala ada pemilihan- pemilihan mulai dari kepala desa, DPR, bupati, gubernur, presiden. Tim sukses katakan kami berani beri bukti bukan hanya sekadar janji. Inilah yang dilakukan Allah terhadap kita manusia.

Gusty berharap, dengan merayakan Natal dan Tahun Baru Bersama ini, kita semakin bersemangat, semakin bersaudara, penuh sukacita dan kedamaian untuk meraih mimpi- mimpi bersama, demi kepentingan lembaga pendidikan anak usia dini, teristimewa anak- anak yang kita kasihi.

“Semoga tahun baru ini memampukan kita untuk lebih baik lagi, lebih maju lagi, lebih semangat lagi untuk menggapai apa yang kita harapkan bersama, Tuhan memberkati kita, amin,” pintanya. (*)

Penulis (*/HH)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Pendataan Lengkap untuk Pemberdayaan Koperasi & UMKM

    Kolaborasi Pendataan Lengkap untuk Pemberdayaan Koperasi & UMKM

    • calendar_month Rab, 20 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 2Komentar

    Loading

    Oleh: Yezua Abel, Statistisi BPS Provinsi NTT NTT merupakan provinsi dengan jumlah koperasi terbanyak di Indonesia. Jumlah koperasi yang ada mencapai 4.570 lembaga koperasi dengan jumlah anggota sekitar 2,4 juta jiwa yang tersebar di seluruh wilayah NTT. Meski jumlah itu mencapai 40 persen penduduk NTT, kemiskinan masih kuat membayangi anggota koperasi https://www.kompas.id/baca/nusantara/2023/07/29/ Koperasi bersama usaha […]

  • Duta Anak dari Rote dan Sikka Terpilih Jadi Duta Anak Provinsi NTT 2021

    Duta Anak dari Rote dan Sikka Terpilih Jadi Duta Anak Provinsi NTT 2021

    • calendar_month Ming, 27 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Konferensi Daerah (Konferda) Anak Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlangsung secara luring dan daring pada 24—26 Juni 2021 berhasil menyeleksi, menetapkan, dan mengukuhkan perwakilan Duta Anak Provinsi NTT tahun 2021. Konferda Anak secara luring dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dilaksanakan di aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi […]

  • Teriakan SIAGA Menang di Pasar Oeba

    Teriakan SIAGA Menang di Pasar Oeba

    • calendar_month Jum, 27 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Calon gubernur Nusa Tenggara Timur, Simpon Petrus Kamlasi (SPK) blusukan ke tempat pelelangan ikan (TPI) Oeba dan pasar Oeba, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang pada Jumat pagi, 27 September 2024. SPK bersama rombongan didampingi George Hadjoh dan Ewalde Taek, yang juga calon wali kota dan wakil wali kota Kupang tiba di […]

  • PLN dan Kejati NTT Komit Tuntaskan Proyek Strategis Nasional di NTT

    PLN dan Kejati NTT Komit Tuntaskan Proyek Strategis Nasional di NTT

    • calendar_month Sab, 13 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejati NTT, Choirun Parapat, menyatakan sinergi antar-lembaga menjadi kunci utama untuk mengakselerasi penyelesaian proyek strategis nasional (PSN).   Kupang | Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), Kejaksaan Negeri Manggarai, Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, serta PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), menguatkan sinergi dan […]

  • “Gerah” Wacana Penundaan Pilkada 2020, Ini Reaksi KPU dan Kesbangpol Selayar

    “Gerah” Wacana Penundaan Pilkada 2020, Ini Reaksi KPU dan Kesbangpol Selayar

    • calendar_month Ming, 13 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Selayar-Sulsel, Garda Indonesia | Wacana penundaan Pilkada Serentak 2020 yang direkomendasikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) kontan memancing reaksi berbagai pihak, salah satunya yang spontan ikut angkat bicara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan. Tanggapan datang dari koordinator divisi teknis KPU Kabupaten Kepulauan Selayar, Andi Dewantara yang sebelumnya […]

  • Tular Nular Latih Milenial Kritis Hadapi Pemilu 2024

    Tular Nular Latih Milenial Kritis Hadapi Pemilu 2024

    • calendar_month Sen, 11 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Tular Nalar merupakan sebuah program pelatihan literasi digital yang diinisiasi oleh Masyarakat Anti fitnah Indonesia (MAFINDO) bersama Love Frankie dan didukung oleh Google.org. Program Tular Nalar dilakukan di 38 provinsi di Indonesia. Kali ini, saat pelaksanaan di Kota Kupang, Tular Nalar bersama mitranya IRGSC (Institute of Resource Governance and Social Change) […]

expand_less