Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Kadin Indonesia Canangkan Program UMKM Naik Kelas

Kadin Indonesia Canangkan Program UMKM Naik Kelas

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 16 Jan 2020
  • visibility 152
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Seperti diketahui, berdasarkan data bahwa pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebanyak 99,99% dari total pelaku usaha di Indonesia. UMKM telah terbukti tahan atas berbagai krisis dan bahkan menjadi penopang ekonomi nasional. Namun dalam 10 tahun terakhir, Usaha UMKM jalan di tempat, tanpa ada peningkatan yang berarti, terutama usaha Mikro, yang mencapai 98,7% dari total pelaku UMKM.

Baca juga :

http://gardaindonesia.id/2020/01/05/tahun-2020-kadin-indonesia-bidik-20-000-umkm-untuk-naik-kelas/

Kadin Indonesia di bawah kepemimpinan Eddy Ganefo, sebagai Ketua Umum, terus mencari cara dan solusi agar UMKM dapat berkembang. “Saya sering berkeliling Indonesia menemui langsung pelaku UMKM, dan dalam minggu ini saja, saya baru saja mengunjungi pelaku UMKM di Palu, Makassar dan Palembang. Sebagian besar mengeluhkan modal kurang, dan sebagian lagi karena kurang jaringan pasar dan kompetensi,” ujar Eddy Ganefo dalam sambutan pencanangan Program UMKM naik kelas di Kantor Pusat Kadin Indonesia, pada Rabu, 15 Januari 2020.

Kadin Indonesia membuat sebuah program bernama ‘Program UMKM Naik Kelas’, di mana dengan katagori Kuantitatif, yaitu dari Omzet dan Aset. Usaha Mikro dengan Omzet maksimal Rp.300 juta per tahun, akan naik kelas ke Usaha Kecil bila Omzetnya meningkat di atas Rp.300 juta sampai dengan Rp 2,5 miliar, dan seterusnya sesuai UU No. 20 tahun 2008.

Pencanangan Program UMKM naik kelas di Kantor Pusat Kadin Indonesia, pada Rabu, 15 Januari 2020.

Acara pencanangan Program UMKM Naik kelas, yang dicanangkan oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Eddy Ganefo, juga didampingi Dr. Benny Pasaribu (Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pertanian & Agro), Drs. Yockie M Hutagalung, MM (Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang UMKM), segenap Pengurus Kadin Indonesia Pusat dan Daerah, serta pelaku usaha UMKM.

“Saya memulai usaha dari kecil, namun tekad, motivasi dan kerja keras yang membawa usaha saya berkembang. Apa pun program UMKM, mulailah dari kemauan diri kita sendiri untuk mau berkembang dan berubah ke arah yang lebih baik,” ujar Yockie Hutagalung, Wakil Kadin Bidang UMKM, dalam sambutan penutup acara pencanangan.

Dalam menunjang Program UMKM Naik Kelas, di saat bersamaan Kadin Indonesia melakukan MoU dengan Moodah.Id, sebuah aplikasi guna membantu pelaku UMKM dalam membuat laporan keuangan disertai barcode produk. Pelaku UMKM hanya scan barcode produk yang masuk dan terjual, serta input biaya-biaya, maka laporan keuangan akan secara otomatis tercetak. Juga diberikan item rekomendasi untuk pelaku UMKM dalam mengelola usaha serta kebutuhan modal usahanya dalam aplikasi tersebut.

“Kami siap bekerja sama dan membantu pelaku UMKM Indonesia dalam mengelola keuangan secara mudah dan terukur, sehingga UMKM ke depan akan lebih baik,”ujar Arini, Direktur Utama Moodah.Id.

Kadin Indonesia juga melakukan penandatanganan MoU dengan Soho Pancoran, dalam penggunakan ruang pertemuan untuk membantu kegiatan UMKM naik kelas.

Pencanangan Program UMKM Naik Kelas pada Rabu, 15 Januari 2020, diawali dengan pelatihan Pembuatan Rencana Usaha (Business Plan), di mana materi disampaikan oleh Raden Tedy (Ketua Lembaga Pengembangan Usaha Kadin Indonesia). “Selama ini pelaku UMKM tidak banyak berkembang, karena dominan tidak memiliki rencana usaha. Dengan pelatihan pembuatan Rencana Usaha ini, diharapkan ke depan, pelaku UMKM memiliki suatu upaya yang lebih terarah dengan target yang ditetapkan,” beber Raden Tedy mengawali sesi Training.

Program UMKM Naik kelas, salah satunya akan diisi dengan berbagai pelatihan oleh Kadin Indonesia antara lain; Pembuatan Laporan Keuangan, Perencanaan Usaha, UMKM Digital, Perpajakan, Tata cara pengajuan Kredit, Packaging produk, Strategi Usaha dan lain-lain.

Diharapkan program UMKM naik kelas, setidaknya dengan target 20.000 pelaku UMKM akan naik kelas ditahun 2020. Data UMKM naik kelas akan teradministrasi dan dipantau oleh Kadin Indonesia, melalui Aplikasi Moodah.(*)

Sumber berita dan foto (*/@yfi–Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘New PLN Mobile’ Layanan Digital PLN dalam Satu Genggaman

    ‘New PLN Mobile’ Layanan Digital PLN dalam Satu Genggaman

    • calendar_month Jum, 19 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba Timur, Garda Indonesia | PLN terus berinovasi meningkatkan layanan bagi pelanggannya. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah melalui layanan berbasis digital bernama New PLN Mobile yang memudahkan pelanggan dan calon pelanggan dalam memperoleh informasi seperti yang dirasakan oleh Ibu-ibu Bhayangkari Cabang Sumba Timur pada Kamis, 18 Februari 2021 bertempat di Polres Sumba Timur. PLN […]

  • Pegawai PLN Donasi Listrik Gratis Bagi 2.597 Keluarga Prasejahtera

    Pegawai PLN Donasi Listrik Gratis Bagi 2.597 Keluarga Prasejahtera

    • calendar_month Kam, 13 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Berlangsung sejak tahun 2020, program light up the dream dari PLN secara total telah menyambungkan listrik secara gratis untuk 32.275 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia.   Jakarta | PLN (Persero) menyalakan serentak sambungan listrik gratis untuk 2.597 rumah tangga prasejahtera dalam program light up the dream, pada Senin, 10 Maret 2025. Program yang berasal dari […]

  • Dekranasda Bantu 50 Alat Tenun bagi Penenun NTT Terdampak Badai

    Dekranasda Bantu 50 Alat Tenun bagi Penenun NTT Terdampak Badai

    • calendar_month Sen, 27 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Dekranasda RI bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian RI memberikan bantuan peralatan tenun dan Benang kepada 50 Penenun yang tersebar di 10 (sepuluh) kabupaten. Dekranasda NTT pun bekerja sama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Kupang yang memproduksi 50 alat tenun […]

  • Terobosan Edukasi Stop Narkoba oleh Bank NTT, Kerja Sama dengan BNNP NTT

    Terobosan Edukasi Stop Narkoba oleh Bank NTT, Kerja Sama dengan BNNP NTT

    • calendar_month Sab, 27 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tak hanya mengejar target laba, Bank NTT turut mendukung program pemerintah untuk meminimalkan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan diseminasi Informasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui ATM, Internet dan Mobile Banking Bank NTT. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/26/puncak-hani-2020-di-tengah-pandemi-diperingati-secara-virtual-se-indonesia/ Per hari Jumat, 26 Juni 2020, masyarakat yang mengakses […]

  • CIS Timor & SIAP SIAGA Simulasi Tanggap Bencana di Kupang

    CIS Timor & SIAP SIAGA Simulasi Tanggap Bencana di Kupang

    • calendar_month Sab, 7 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 1Komentar

    Loading

    Kabupaten Kupang adalah salah satu Kabupaten di Provinsi NTT, sebagai salah satu daerah yang memiliki topografi dataran tinggi, rendah dan pesisir yang sangat rentan terhadap beberapa jenis ancaman. Hal ini diperparah dengan fenomena perubahan iklim.   Kupang | Berdasarkan data dan informasi bencana Indonesia (DIBI) BNPB, dari tahun 2000 – 2022 terdapat 38.660 kejadian bencana […]

  • DPR RI Bilang Proyek PLTP Manggarai Sokong Pariwisata NTT

    DPR RI Bilang Proyek PLTP Manggarai Sokong Pariwisata NTT

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai, Garda Indonesia | Anggota Komisi X DPR RI, Andreas Hugo Pareira, mengatakan ketersediaan jaringan listrik menjadi faktor pendukung pengembangan sektor pariwisata dan potensi destinasi lainnya di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain akses jalan yang memadai dan ketersediaan air bersih, menurut politisi PDI-P itu, listrik juga mesti menjadi prioritas dalam pengembangan sektor pariwisata. […]

expand_less