Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemerintah Siapkan Proses Evakuasi Empat WNI di Kapal Pesiar ‘Diamond Princess’

Pemerintah Siapkan Proses Evakuasi Empat WNI di Kapal Pesiar ‘Diamond Princess’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 22 Feb 2020
  • visibility 41
  • comment 0 komentar

Loading

Riau, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah tengah menyiapkan sejumlah opsi untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Kapal Pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Pelabuhan Yokohama, Jepang. Menurutnya, saat ini pemerintah masih dalam proses persiapan untuk evakuasi.

“Ya ini dalam proses persiapan tapi belum kita putuskan. Rumah sakit juga kita siapkan, tapi urusan yang berkaitan dengan tempat belum diputuskan,” kata Presiden di Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Jumat, 21 Februari 2020.

Untuk mengevakuasi WNI dari Jepang, pemerintah sendiri masih mempertimbangkan apakah evakuasi akan dilakukan lewat jalur laut atau udara. “Apakah nanti dievakuasi dengan kapal, rumah sakit langsung, atau evakuasi dengan pesawat, ini belum diputuskan. Saya kira secepatnya (diputuskan),” imbuhnya.

Kepala Negara berharap, keputusan mengenai evakuasi bisa segera diambil setelah proses diplomasi dengan otoritas Jepang selesai. “Ini juga masih proses diplomasi Indonesia dan Jepang, untuk kita minta ini, minta ini, tapi di sana masih belum menjawabnya. Kita harapkan ada sebuah keputusan sehingga kita bisa langsung memutuskan,” jelasnya.

Seperti diketahui, kapal Diamond Princess telah menjalani proses karantina usai sejumlah penumpang maupun awaknya positif terinfeksi virus korona atau SARS-CoV-2, termasuk empat WNI dari Indonesia. Empat WNI tersebut kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit di Jepang.

Dalam keterangan persnya di Jakarta, kemarin, Presiden mengatakan bahwa pemerintah terus memastikan agar semua WNI tersebut mendapatkan perlakuan sesuai dengan protokol kesehatan WHO.

“Kita ingin memastikan bahwa mereka mendapat perlakuan sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah dikeluarkan oleh WHO. Sekarang ini yang 74 itu masih berada di kapal. Kita masih terus membahasnya dengan otoritas di Jepang,” kata Presiden, kemarin.

Indonesia melalui Kedutaan Besar RI (KBRI) di Jepang juga terus melakukan komunikasi dengan semua WNI yang masih berada di kapal pesiar tersebut. KBRI juga memberikan bantuan logistik dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait guna memastikan perlindungan bagi para WNI.(*)

Sumber berita (*/BPMI Setpres)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘New PLN Mobile’ Layanan Digital PLN dalam Satu Genggaman

    ‘New PLN Mobile’ Layanan Digital PLN dalam Satu Genggaman

    • calendar_month Jum, 19 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba Timur, Garda Indonesia | PLN terus berinovasi meningkatkan layanan bagi pelanggannya. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah melalui layanan berbasis digital bernama New PLN Mobile yang memudahkan pelanggan dan calon pelanggan dalam memperoleh informasi seperti yang dirasakan oleh Ibu-ibu Bhayangkari Cabang Sumba Timur pada Kamis, 18 Februari 2021 bertempat di Polres Sumba Timur. PLN […]

  • Enam Arahan Presiden Jokowi untuk Bendung Penyebaran Covid-19

    Enam Arahan Presiden Jokowi untuk Bendung Penyebaran Covid-19

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah arahan dalam rangka membendung penyebaran Covid-19. Pengujian sampel secara masif hingga stimulus ekonomi yang harus tepat sasaran menjadi bagian dari arahan terkini Presiden saat memimpin sidang kabinet paripurna yang dihelat melalui telekonferensi dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 14 April 2020. Dalam arahannya, Kepala […]

  • Promo Ramadan, Tambah Daya Rumah Ibadah Hanya 150 Ribu

    Promo Ramadan, Tambah Daya Rumah Ibadah Hanya 150 Ribu

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bertepatan dengan bulan suci Ramadan, PT PLN (Persero) kembali  memberikan promo tambah daya untuk rumah ibadah melalui program Ramadan Berkah 2023. Hanya dengan Rp150 ribu, rumah ibadah bisa menaikkan daya hingga 5.500 Volt Ampere (VA). Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan di momentum bulan Ramadan, PLN ingin memberikan layanan maksimal kepada […]

  • Pentas Seni dan Budaya FKIP Undana Hadirkan Esensi Budaya & Adat NTT

    Pentas Seni dan Budaya FKIP Undana Hadirkan Esensi Budaya & Adat NTT

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Undana Kupang melaksanakan Pentas Seni dan Budaya se-FKIP dengan 3 jenis lomba yaitu lomba paduan suara, lomba vokal grup dan juga lomba tarian kreasi. Kegiatan yang diikuti oleh 31 tim tersebut digelar di Aula Rektorat Lama Undana pada Rabu, 9 Oktober 2019. Selain melaksanakan perlombaan, hal […]

  • OJK Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

    OJK Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan OJK akan terus membangun sistem perbankan yang berintegritas sebagai fundamental dalam menciptakan stabilitas perbankan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Sistem pengawasan yang responsif terhadap tantangan dan perubahan ekosistem keuangan global akan terus dikembangkan. Pengawasan terhadap individual bank dengan mengedepankan early warning […]

  • Joni Si Penyelamat Sang Merah Putih Tak Lolos Tes TNI AD

    Joni Si Penyelamat Sang Merah Putih Tak Lolos Tes TNI AD

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) kembali memanggil Yohanes Ande Kala alias Joni (19) untuk mengikuti tes masuk menjadi prajurit TNI tahun 2024. Pertimbangannya, karena Joni mendapat penghargaan dari Panglima TNI dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait aksi heroik Joni dalam upacara bendera pada tahun 2018 lalu. Joni adalah bocah […]

expand_less