Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Ahokers NTT Deklarasi Dukungan Bagi Jokowi Ma’ruf

Ahokers NTT Deklarasi Dukungan Bagi Jokowi Ma’ruf

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 5 Sep 2018
  • visibility 216
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Ahokers NTT sebagai lembaga nonpartisan menggelar deklarasi sebagai bentuk dukungan terhadap Calon Presiden & Wakil Presiden, Ir. Joko Widodo & KH Ma’ruf Amin
Mengambil lokasi di Jalan El Tari depan Pengadilan Tinggi Kupang,Rabu/5 September 2018 pukul 16.00 Wita-selesai, lokasi tersebut pernah dipakai sebagai lokasi untuk “Aksi 1.000 Lilin Untuk Ahok”.

Ahokers menggunakan setengah Jalan El Tari dalam pengawasan aparat Kepolisian Polres Kupang Kota, dengan tetap menghormati para pengguna jalan.
Dengan menampilkan Budaya NTT berupa tari-tarian dari Timor, Rote, dan Sabu; Deklarasi Ahokers menyajikan nuansa budaya.

Koordinator/Ketua Ahokers NTT, Pdt Ady Ndiy,M.Th, bersama para Ahokers menyatakan dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf dengan 3 (tiga) alasan utama yakni:

Pertama, Jokowi adalah sosok yang sederhana, merakyat, dan rendah hati. Semua itu tidak dibuat-buat, tapi merupakan Citra Diri apa adanya dan tidak pernah membalas fitnah dengan fitnah, cacian dengan cacian dan olokan dengan olokan; tetapi sabar dan tetap fokus kerja untuk Indonesia;

Kedua, Jokowi adalah sosok yang menerapkan nilai-nilai Pancasila secara baik, Khususnya dalam pembangunan nasional. Jokowi menjalankan nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, yang terimplementasi dalam pembangunan yang merata di seluruh Indonesia;

Ketiga, dibalik kesederhanaan dan kerendahan hatinya, Jokowi adalah sosok yang tegas dan berani, terlihat dalam keberaniannya dan ketegasannya berkaitan dengan kasus Freeport, Pertal, serta dalam hal membubarkan HTI sebagai ormas terlarang.

Ahokers menyatakan tuntutan dan dukungan kepada pemerintahan, Polri & TNI dalam menolak Gerakan 2019 Ganti Presiden dan meminta Polri agar konsisten dengan larangan dan pembubaran resmi ormas HTI; menangkap dan memproses hukum Petinggi HTI, Ismael Yusanto.

Ahokers juga mendukung langkah-langkah tegas pemerintah, TNI & Polri dalam menjaga keutuhan, kedamaian bangsa dan negara dari berbagai ancaman. (+rb)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adipura Bertransformasi, Gagal Kelola Sampah Dapat Predikat Kota Kotor

    Adipura Bertransformasi, Gagal Kelola Sampah Dapat Predikat Kota Kotor

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Loading

    Program Adipura telah dilaksanakan setiap tahun sejak 1986, kemudian terhenti pada tahun 1998. Dalam lima tahun pertama, program Adipura difokuskan untuk mendorong kota-kota di Indonesia menjadi “Kota Bersih dan Teduh”.   Jakarta | Adipura adalah sebuah penghargaan bagi kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan. Adipura diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup […]

  • Gempa Bumi Guncang Jawa Timur & Bali, 3 Orang Meninggal Dunia

    Gempa Bumi Guncang Jawa Timur & Bali, 3 Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Kam, 11 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id– Gempa Bumi dengan kekuatan magnitudo M6,4 mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali pada Kamis (11/10/2018) pukul 01.57 WIB. BMKG melaporkan episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 km arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Propinsi Jawa Timur pada kedalaman 12 km. […]

  • Lulusan Termuda Undana, Caterina Lay: “Motivasi Diri adalah Senjata Utama”

    Lulusan Termuda Undana, Caterina Lay: “Motivasi Diri adalah Senjata Utama”

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Undana (Universitas Nusa Cendana) Kupang melaksanakan wisuda Doktor, Magister, Profesi dan Sarjana periode kedua tahun 2019. Bertempat di Aula Rektor Lama Undana Kupang, pada Jumat 28 Juni 2019. Hadir pada acara wisuda itu, Rektor Universitas Nusa Cendana Kupang, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M. Si., Ph.D., Para Wakil Rektor, hadir pula […]

  • IMO-Indonesia Garap Aplikasi Berita Berbasis Android

    IMO-Indonesia Garap Aplikasi Berita Berbasis Android

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Untuk memberikan kemudahan dalam sebaran berita media daring (online) yang tergabung dalam Ikatan Media Online Indonesia (IMO-Indonesia), maka Dewan Pimpinan Pusat tengah menggarap aplikasi news (berita) berbasis android. Ketua Umum IMO Indonesia, Yakub Ismail menyampaikan bahwa aplikasi news berbasis android tersebut secara khusus hanya akan memuat berita dari media-media IMO-Indonesia yang […]

  • Polri Lacak Buron KPK Harun Masiku

    Polri Lacak Buron KPK Harun Masiku

    • calendar_month Sel, 10 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Interpol telah menerbitkan red notice terhadap buron kasus dugaan korupsi, Harun Masiku. Polri mengatakan telah ada komunikasi dengan sejumlah negara demi melacak buron KPK itu. “Sampai saat ini kita masih komunikasi dengan beberapa negara untuk terus mendeteksi di pintu-pintu masuknya,” ujar Sekretaris NCB Interpol Indonesia Hubinter Polri, Brigjen Amur Chandra Juli Buana, di […]

  • Sengketa 20 Tahun, Gedung DPRD Nagekeo Akhirnya Lanjut Dibangun

    Sengketa 20 Tahun, Gedung DPRD Nagekeo Akhirnya Lanjut Dibangun

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    Mbay | Penjabat Bupati Nagekeo, Raimudus Nggajo menoreh sejarah. Karena baru menjabat lebih kurang 6 (enam) bulan, ia sukses menyelesaikan satu persoalan besar yang mana dianggap tak mampu diselesaikan oleh 3 (tiga) bupati selama kurun waktu 20 tahun. Persoalan yang sukses diatasi pria kelahiran Kekakodo, Bengga, Keo Tengah tersebut adalah penyerahan lahan milik Remi Konradus […]

expand_less