Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Pemerintah Kini Miliki 20 PCR untuk Tes Covid-19 & Mulai Didistribusi

Pemerintah Kini Miliki 20 PCR untuk Tes Covid-19 & Mulai Didistribusi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 8 Apr 2020
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia kini memiliki 20 alat tes Reaksi Berantai Polimerase atau ( Polymerase Chain Reaction) yang terdiri atas dua buah RNA Extractor Automatic dan 18 Detector PCR yang bisa mengetahui ketepatan hasil tes Covid-19 hingga 10 ribu per harinya.

“Sekitar tiga minggu lalu, kita sudah berhasil membeli alat dari Swiss Roche sudah datang ke Indonesia. Detailnya adalah ada dua buah Manufacture RNA ini adalah automatic RNA untuk ekstraktor biasanya di Indonesia ada yang manual dan matic juga,” ujar Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, pada Rabu, 8 April 2020.

Arya mengatakan kedua alat ini memiliki kemampuan tes yang berbeda. RNA Extractor bisa mengetahui hasil tes RNA hingga 1.000 per hari, sementara Detector PCR memiliki kapasitas 500 tes per hari.

Apabila semua alat tes telah terinstal maka dalam satu hari bisa mengetahui hasil tes 9.000 hingga 10.000. Menurut hitung-hitungannya, apabila dalam satu hari bisa dilakukan 5.000—10.000 tes, maka dalam sebulan bisa mencapai 300.000 tes. “Sehingga ini bisa mengejar orang yang bisa dites, dengan alat PCR kepastian bahwa orang itu terkena corona atau tidak. Alat ini sudah hadir dan sudah di Set Up,” terang Arya.

Ia berharap dengan adanya alat ini Indonesia akan semakin mudah mendata berapa banyak masyarakat yang positif tertular Covid-19. Dengan begitu, upaya penyembuhan serta memutus rantai penularan akan semakin mudah. “Ini langkah cepat supaya bisa mengantisipasi kondisi corona yang ada di Indonesia. Semua negara berebutan karena hampir seluruh dunia terkena corona,” tandas Arya.

Sementara itu, jumlah pasien yang positif terinfeksi virus corona penyebab Covid-19 per 7 April 2020 menjadi 2.738 orang. Dari jumlah itu, 221 orang di antaranya meninggal dunia dan 204 pasien dinyatakan sembuh.

Gugus Tugas Distribusikan Alat PCR Deteksi Covid-19 ke 12 Provinsi

Terpisah, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID – 19 segera mendistribusikan Lab Test Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mendeteksi seseorang positif atau negatif Covid-19 ke sejumlah provinsi di Indonesia. Saat ini satu alat PCR telah terpasang di salah satu rumah sakit di Provinsi DKI Jakarta.

Di samping DKI Jakarta, sebelas provinsi penerima alat ini yaitu Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Papua. Perakitan alat ini membutuhkan waktu beberapa hari dan kehati-hatian yang tinggi.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga menyampaikan bahwa alat ini harus terpasang di ruang tekanan negatif. “Kalau rumah sakit sudah punya tempat namanya negative pressure, maka sudah bisa alat tersebut digunakan. Dan banyak item-item lain yang disesuaikan dengan kriteria sebuah lab, apalagi lab virus seperti ini yang harus sesuai standar Kementerian Kesehatan,” ujar Arya saat Konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, pada Rabu, 8 April 2020.

Alat ini berhasil didatangkan dari Roche Swiss atas upaya Kementerian BUMN dari Roche Swiss. Alat ini merupakan alat yang diburu oleh berbagai negara yang bersamaan terjangkit pandemik Covid-19.

Melalui pengadaan logistik peralatan ini, ia berharap fasilitas kesehatan semakin cepat dan mudah mendata berapa banyak masyarakat yang positif tertular Covid-19. Dengan begitu, upaya penyembuhan serta memutus rantai penularan akan semakin mudah. “Ini langkah cepat supaya bisa mengantisipasi kondisi corona yang ada di Indonesia. Semua negara berebutan karena hampir seluruh dunia terkena corona,” pungkas Arya. (*)

Sumber berita dan foto (*/Agus Wibowo–Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju Desa Sentra Hortikultura, Petani Milenial Kupang Barat Kontinu Dibina Tim PKM Faperta Undana

    Menuju Desa Sentra Hortikultura, Petani Milenial Kupang Barat Kontinu Dibina Tim PKM Faperta Undana

    • calendar_month Sen, 11 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekitar 8 (delapan) anak muda kisaran umur 20—30 tahun yang tergabung dalam kelompok tani (Poktan) Oematkuli di Kelurahan Oenesu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kontinu memperoleh pendampingan dari Tim PKM Fakultas Pertanian (Faperta), Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Selain di Kelurahan Oenesu, Tim PKM Faperta Undana […]

  • Bangun RS Marianum Kimbana, Suster Provinsial SSpS Timor Dinilai Bohongi Warga Lokal

    Bangun RS Marianum Kimbana, Suster Provinsial SSpS Timor Dinilai Bohongi Warga Lokal

    • calendar_month Ming, 24 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Lukas Kaisadu, warga Dusun Kimbana menilai mantan Kepala Provinsial SSpS Timor telah membohongi warga lokal Dusun Kimbana, Oetfo dan Dusun Leoruas pada tahun 2015 silam, awal perencanaan pembangunan Rumah Sakit Marianum Kimbana, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu dialami warga lokal di masa […]

  • PJS Siap Helat HUT Pertama dan Rapimnas di Gorontalo

    PJS Siap Helat HUT Pertama dan Rapimnas di Gorontalo

    • calendar_month Jum, 5 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Gorontalo, Garda Indonesia | Guna memaksimalkan target kesiapan menuju kegiatan puncak Rapimnas & HUT ke-1 Pemerhati Jurnalis Siber (PJS), Ketua Umum Mahmud Marhaba bersama Ketua DPD Provinsi Gorontalo Muzamil Hasan, melakukan kunjungan resmi ke Mapolda Gorontalo dan Gubernur Gorontalo pada Kamis, 4 Mei 2023. Pada kunjungan tersebut, Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba didampingi pembina […]

  • 3 Paroki di Kota Kupang Gapai Bantuan Perangkat Misa dari Dokter Herman Man

    3 Paroki di Kota Kupang Gapai Bantuan Perangkat Misa dari Dokter Herman Man

    • calendar_month Rab, 22 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man menyambangi 3 paroki guna menyerahkan bantuan perangkat misa atau liturgi dari Pemerintah Kota Kupang, pada Selasa,21 Juli 2020. Kunjungan dimulai sekitar pukul 17.00—19.00 WITA dari Paroki Santa Familia Sikumana, Paroki Santo Fransiskus Asisi BTN Kolhua dan terakhir di Paroki Santu Matias Rasul Tofa. […]

  • Waspada!, Cuaca Ekstrim di Indonesia Timur Akibat Bibit Siklon Tropis

    Waspada!, Cuaca Ekstrim di Indonesia Timur Akibat Bibit Siklon Tropis

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dalam 2 hari terakhir, bibit siklon tropis dengan kode 93S terpantau berada di Laut Banda sebelah selatan Maluku, tepatnya di sekitar 6.9 °LS 128.5°BT. Dari hasil pantauan BMKG, diketahui bibit siklon tropis tersebut memiliki kecepatan angin maksimum di pusatnya mencapai 25 knot dan tekanan minimum hingga 1006 hPa. Deputi Bidang Meteorologi […]

  • Jokowi Larang Ekspor Migor & CPO, Mafia dan Konconya Ketar-Ketir

    Jokowi Larang Ekspor Migor & CPO, Mafia dan Konconya Ketar-Ketir

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Benar kan, ternyata memang mafia minyak goreng, biang kerok kelangkaan migor kemarin itu. Modusnya pemalsuan dokumen Persetujuan Ekspor (PE) walau tidak memenuhi syarat distribusi kebutuhan dalam negeri (DMO). Kira-kira begitulah ‘white-collar crime’-nya. Beberapa “wayang”nya sudah ditangkap kejaksaan. Ya, kejaksaan bukan KPK. Lantaran KPK masih sibuk memonitor katanya. Lalu “dalang”nya bagaimana? Kita […]

expand_less