Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ahmad Sahroni Bersuara Soal Penjarahan Rumah “Semua Orang Membenci, Saya Tidak Korupsi!”

Ahmad Sahroni Bersuara Soal Penjarahan Rumah “Semua Orang Membenci, Saya Tidak Korupsi!”

  • account_circle melihatindonesia
  • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
  • visibility 398
  • comment 0 komentar

Loading

Sahroni mengaku prihatin melihat kondisi rumahnya yang rusak dan dipenuhi coretan usai insiden tersebut. Dinding rumah bahkan sempat ditutup terpal untuk menutupi tulisan bernada ejekan.

 

Jakarta | Mantan Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni, akhirnya muncul di hadapan publik setelah peristiwa penjarahan yang menimpa kediamannya di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dalam pertemuannya dengan warga sekitar, Sahroni menyampaikan klarifikasi atas tudingan negatif yang menyeret namanya.

Politikus yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum Partai NasDem itu menegaskan bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam praktik korupsi seperti yang ramai diperbincangkan.

“Semua orang membenci saya, semua orang mencari saya. Bapak ibu, saya alhamdulillah tidak korupsi,” ujarnya tegas dalam pernyataannya yang terekam video dan kini ramai beredar di media sosial, Senin, 3 November 2025.

Sahroni juga menyinggung kejadian penjarahan yang terjadi usai aksi demonstrasi pada akhir Agustus 2025. Ia menyayangkan anggapan bahwa rumah miliknya dibangun menggunakan uang rakyat.

“Tapi dianggap rumah ini adalah duit rakyat dari hasil pajak. Saya yakin tuh orang-orang yang teriak itu boro-boro bayar pajak. Pasti nunggu sembako juga, sayang bapak ibu, konteks politik di dalam ruang publik ini di frame orang yang nggak ngerti kondisinya,” kata Sahroni.

Ia mengaku prihatin melihat kondisi rumahnya yang rusak dan dipenuhi coretan usai insiden tersebut. Dinding rumah bahkan sempat ditutup terpal untuk menutupi tulisan bernada ejekan.

“Ini kalau enggak ditutup sama terpal omongannya ya Allah ya Tuhan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Sahroni juga menyoroti tindakan warga yang ikut mengambil foto-foto keluarganya. Ia heran mengapa benda pribadi yang tak bernilai ekonomi ikut dijarah.

“Kebayang bapak ibu, foto keluarga pun dicuri, pertanyaannya buat apa coba, oke lah barang lain ambil silakan, buat apa foto keluarga diambil, buat apa gitu. Buat kenangan? Iya,” pungkasnya.

Kemunculan Sahroni ini menjadi perhatian publik dan kembali memicu diskusi luas di dunia maya mengenai sikap masyarakat terhadap figur politik serta batas antara kritik dan tindakan anarkis.(*)

 

  • Penulis: melihatindonesia
  • Editor: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Januari—Maret 2024, Tarif Listrik PLN Tidak Naik

    Januari—Maret 2024, Tarif Listrik PLN Tidak Naik

    • calendar_month Jum, 29 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) siap menjalankan keputusan pemerintah untuk menjaga tarif listrik tidak mengalami perubahan atau tetap pada periode Januari—Maret 2024. Hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat dan menjaga pertumbuhan ekonomi. Kebijakan ini berlaku bagi 13 pelanggan nonsubsidi dan 25 golongan pelanggan bersubsidi. Meskipun dalam tantangan perekonomian global dan harga […]

  • Ketua DPR RI : ‘Tak Ada Aparat Yang Gunakan Peluru Tajam!’

    Ketua DPR RI : ‘Tak Ada Aparat Yang Gunakan Peluru Tajam!’

    • calendar_month Kam, 23 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Saya baru saja melakukan pengecekan langsung ke Posko Keamanan di kawasan DPR RI untuk memastikan penanganan unjuk rasa berlangsung tertib, aman dan damai”, ujar Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) pada Rabu, 22 Mei 2019 Lanjutnya, Saya mengingatkan aparat Bahwa Kita tidak sedang berperang melawan rakyat sendiri. Kita sedang berusaha menertibkan […]

  • Berobat Gratis Mulai 1 Agustus 2021, Masyarakat Jangan Takut ke Faskes

    Berobat Gratis Mulai 1 Agustus 2021, Masyarakat Jangan Takut ke Faskes

    • calendar_month Sab, 31 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Pencanangan program pengobatan gratis bagi seluruh masyarakat Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah diluncurkan pada Senin 26 Juli 2021, dan mulai berlaku pada Minggu, 1 Agustus 2021. Setiap warga yang sakit dan memiliki identitas kependudukan Belu silakan datang ke rumah sakit dan puskesmas terdekat tanpa harus merasa cemas dan […]

  • Atensi M-Paspor, Divisi Imigrasi Kumham NTT Monev ke Kanim Maumere

    Atensi M-Paspor, Divisi Imigrasi Kumham NTT Monev ke Kanim Maumere

    • calendar_month Sel, 8 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere, Garda Indonesia | Tim monitoring dan evaluasi (monev) Divisi Imigrasi Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) NTT dipimpin Kasubbid Informasi Esau Fanggi; bergerak menuju Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II TPI Meumere dan diterima Plt. Kepala Kanim Imigrasi Maumere, Marselinus Ma berserta jajaran pada Senin, 7 Februari 2022. Plt. Kepala Kanim Maumere menyampaikan terima kasih […]

  • Workshop Analis Pertahanan Negara, Dukung Kinerja Kementerian Pertahanan

    Workshop Analis Pertahanan Negara, Dukung Kinerja Kementerian Pertahanan

    • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta , Garda Indonesia | Kedudukan jabatan fungsional dalam Undang-Undang ASN dan PP Manajemen PNS diatur secara jelas dan tegas, di mana jabatan fungsional adalah sekelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu. Jadi dengan demikian, posisi dan peran dari jabatan fungsional ini, strategis sebagai […]

  • Donor Plasma Darah untuk Pasien Covid-19, Wagub NTT Imbau Partisipasi

    Donor Plasma Darah untuk Pasien Covid-19, Wagub NTT Imbau Partisipasi

    • calendar_month Rab, 3 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi NTT, Josef Nae Soi melakukan donor plasma darah di RSUD W.Z. Johannes Kupang, pada Rabu, 3 Februari 2021. Usai mendonorkan plasma darah, Wagub Nae Soi menyampaikan pernyataan dan ucapan terima kasih kepada masyarakat NTT atas dukungan doa sehingga dirinya dapat melakukan donor plasma darah. “Terima kasih kepada […]

expand_less