Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Air Terjun Lapopu, Nuansa Biru Tosca Memesona di Sumba Barat

Air Terjun Lapopu, Nuansa Biru Tosca Memesona di Sumba Barat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
  • visibility 316
  • comment 0 komentar

Loading

Air terjun Lapopu pernah menjadi salah satu lokasi syuting film Pendekar Tongkat Emas yang disutradarai oleh Mira Lesmana. Hal ini yang membuat air terjun Lapopu menjadi trending topic.

 

Waikabubak | Nuansa biru tosca yang memesona berada di pelosok Nusa Tenggara Timur (NTT), kini menjadi sorotan para wisatawan. Nuansa biru bagaikan berlian yang bersinar di dalam lumpur tersebut jatuh dari tebing dengan ketinggian lebih kurang 90 meter itu akrab disebut air terjun Lapopu. Tak ayal, para wisatawan yang melakukan kunjungan akan mengeleng-geleng kepala saat memandangi pesonanya.

Setibanya, di sana kawan akan disuguhkan dengan air terjun dengan air yang biru memberi nuansa segar alami, bagaikan obat penawar rindu untuk menyenangkan hati dan pikiran yang dibebani oleh lika-liku kehidupan ini.

Sebagai informasi air terjun Lapopu juga pernah menjadi salah satu lokasi syuting film Pendekar Tongkat Emas yang disutradarai oleh Mira Lesmana. Hal ini yang membuat Air Terjun Lapupu menjadi trending topic dibicarakan di media sosial.

Air terjun Lapopu tersebut berada dalam kawasan Taman Nasional Manupeu Tanah Daru, tepatnya di Desa Lapopu, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, air terjun ini merupakan jenis air terjun bertingkat (berundak-undak) yang jatuh dari tebing dengan ketinggian sekitar 90 meter.

Selain air terjun Kabupaten Sumba Barat juga memiliki keindahan alam lain dilengkapi dengan budaya yang eksotik .

Dikutip dari Indonesia Kaya, pada Selasa, 1 Juni 2025, selain bentangan sana dan pantai yang indah, Sumba juga menyimpan keindahan alam lainnya berupa air terjun yang masih sangat alami dan belum tersentuh komersialisasi.

Sementara untuk akomodasi, belum terdapat penginapan di kawasan air terjun Lapopu namun penginapan terdekat berada di ibu kota Sumba Barat, Waikabubak atau Sumba Barat Daya di Tambolaka.

Akses jalan menuju Lapopu dapat dimulai dari Waikabubak atau Tambolaka dengan menyewa kendaraan dikarenakan belum terdapatnya kendaraan umum untuk mencapai lokasi air terjun ini. Oleh karena itu, para pengujung disarankan untuk menyewa kendaraan dari Waikabubak atau Tamboloka menuju lokasi air terjun itu.

Berjarak kurang lebih 30 km dari Waikabubak, lokasinya masih sangat alami dengan akses jalanan yang belum diaspal hingga beberapa meter memasuki kawasan air terjun ini.

Bahkan rambu-rambu atau petunjuk jalan menuju kawasan ini pun nyaris tidak ada sama sekali, oleh karena itu disarankan untuk mengajak warga lokal Sumba yang mengerti jalan menuju ke air terjun ini.

Jembatan yang harus dilewati pengunjung jika ingin ke Air Terjun Lapopu dan hanya boleh dilewati maksimal 2 orang. Foto : indonesiakaya

Setibanya di pintu masuk air terjun, pengunjung dapat melakukan registrasi ke petugas penjaga taman nasional dengan membayar tiket masuk sebesar Rp5.000 saja.

Meskipun belum terlalu memadai, terdapat fasilitas seperti toilet dan ruang untuk berganti pakaian di kantor pos penjaga taman nasional.

Untuk menuju lokasi air terjun pengunjung harus berjalan kaki sekitar 500 meter di sepanjang pinggiran sungai Lapopu, dengan medan berbatuan yang cenderung menurun.

Di tengah perjalanan trekking nantinya pengunjung akan ditantang sebuah jembatan kayu sederhana yang nampak sedikit rapuh dan hanya boleh dilewati oleh maksimal dua orang sekali penyeberangan.

Setelah melewati jembatan kayu yang menguji nyali para pengujung, tidak lama kemudian sudah dapat menyaksikan betapa indahnya pesona air terjun Lapopu dengan airnya yang sangat jernih dan berwarna hijau kebiruan atau biru tosca itu.

Pengunjung juga dapat merasakan segarnya aliran air terjun dengan berenang di kolam alami yang terbentuk dari air terjun tersebut.

Selain sebagai tempat wisata favorit, ternyata air terjun Lapopu ini juga dimanfaatkan sebagai sumber air bagi masyarakat setempat dan berpotensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro.

Air terjun Lapopu merupakan destinasi wajib bagi pencinta keindahan dan para petualang yang hendak melakukan perjalanan darat menjelajahi eksotime Pulau Sumba dari barat ke timur.

Saran bagi pengujung yang ingin menikmati keindahan Air Terjun Lapopu tersebut pada musim kemarau yakni sekitar Mei hingga Oktober dengan debit air yang tidak terlalu besar sehingga sepadan untuk dinikmati.(*)

Sumber: Ragam

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karyawan Hingga Pejabat Bank NTT Tebar Kasih di Hari Valentine 2023

    Karyawan Hingga Pejabat Bank NTT Tebar Kasih di Hari Valentine 2023

    • calendar_month Sel, 14 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pada momentum hari kasih sayang atau Valentine Day 2023, Bank NTT kembali melakukan fungsi sosial, dengan menyatakan kepeduliannya terhadap masalah-masalah sosial yang terjadi di sekitar. Jika di tahun 2022, pada momentum HUT ke-60 Bank NTT, dihelat peduli stunting, di mana seluruh karyawan Bank NTT aktif mengorbankan penghasilannya untuk berbagi dengan anak-anak […]

  • Tekan Penyebaran Covid-19 di Manggarai, PLN Donasi 2 Tempat Cuci Tangan

    Tekan Penyebaran Covid-19 di Manggarai, PLN Donasi 2 Tempat Cuci Tangan

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai-NTT, Garda Indonesia | Kontribusi PLN terhadap tanggung jawab sosial terutama saat Pandemi Covid-19 ini, tidak hanya melalui token listrik gratis diskon biaya pemakaian bagi pelanggan subsidi 450 VA dan 900 VA, tetapi di sisi lain membantu penekanan penyebaran virus. Kali ini, bertempat di Puskesmas Ponggeok dan Puskesmas Iteng Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa […]

  • Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah Puji Keindahan Alam dan Budaya NTT

    Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah Puji Keindahan Alam dan Budaya NTT

    • calendar_month Ming, 15 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | “NTT adalah surga yang diturunkan (Tuhan) ke dunia. Yang jelas, mau jadi surga atau tidak. Itu tergantung dari kita semua,” ungkap Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziah saat tiba di Bandara Komodo pada Sabtu, 14 November 2020 pukul 08.50 WITA dijemput oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi (JNS). Bersama […]

  • 10 Poin Suara Anak, Dokter Herman Man : Anak Harus Gembira, Sehat, dan Pintar

    10 Poin Suara Anak, Dokter Herman Man : Anak Harus Gembira, Sehat, dan Pintar

    • calendar_month Kam, 23 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dokter Herman Man mengatakan anak-anak di Kota Kupang harus gembira, sehat dan pintar. Hal ini disampaikannya pada puncak perayaan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kota Kupang Tahun 2020 yang berlangsung pada Kamis, 23 Juli 2020 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang. Peringatan HAN 2020, urai […]

  • SBM Ajak Wartawan Tes Irit Suzuki Ertiga Hybrid

    SBM Ajak Wartawan Tes Irit Suzuki Ertiga Hybrid

    • calendar_month Sel, 25 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | PT. Surya Batara Mahkota (SBM) selaku diler utama atau main dealer mobil Suzuki di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal menghelat tes irit mobil Ertiga Hybrid terhadap penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Tes irit yang bakal dilakukan oleh SBM berbeda dengan tes irit yang telah dilakukan berbagai kalangan. Kali ini, SBM […]

  • Musim Hujan NTP NTT Turun, Dinas Pertanian Inisiasi Demo Tani

    Musim Hujan NTP NTT Turun, Dinas Pertanian Inisiasi Demo Tani

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Loading

    NTP NTT tercatat mengalami penurunan pada periode musim hujan. Kondisi ini mencerminkan melemahnya daya beli petani akibat ketidakseimbangan antara harga yang diterima petani dan biaya produksi yang terus meningkat.   Kupang | Pada Desember 2025, Nilai Tukar Petani Nusa Tenggara Timur (NTP NTT) sebesar 101,46 dengan NTP masing-masing subsektor tercatat sebesar 103,67 untuk subsektor tanaman […]

expand_less