Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Anita Gah Sidak Dana PIP, Temukan Pungli oleh PKBM Harapan Bangsa

Anita Gah Sidak Dana PIP, Temukan Pungli oleh PKBM Harapan Bangsa

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 18 Nov 2018
  • visibility 131
  • comment 0 komentar

Loading

Kab Kupang, gardaindonesia.id | Anita Jacoba Gah,S.E., Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Demokrat melakukan sidak ke sekretariat PKBM Harapan Bangsa yang disinyalir melakukan pungli terhadap penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) di Desa Bismarak, Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT), lokasi penyaluran dana PIP untuk 55 penerima, (Sabtu,17/11/18) pukul 11.40 WITA.

Anita Gah beserta staf dan Kuasa Hukum Benyamin Rafael,S.H., mendatangi lokasi penyaluran dana PIP dan bertemu Direktur PKBM Harapan Bangsa Petrus Alung dan mempertanyakan legalitas dan ijin operasional PKBM Harapan Bangsa.
“PKBM Harapan Bangsa berdiri sejak tahun 2009 dan sudah terakreditasi 2 kali dan memiliki tempat belajar/kelas berada di Kantor Pusat PKBM Harapan Bangsa di Jalan Bhakti Karya Kota Kupang yang masih menunggu ijin operasional dari Dinas Pendidikan Kota Kupang,” ujar Petrus Alung.

Anita Gah juga mempertanyakan wilayah kerja PKBM Harapan Bangsa hanya untuk Kota Kupang namun beroperasi di areal Kabupaten Kupang dan dijawab oleh Petrus Alung bahwa cakupan kerja PKBM luas dan sesuai dengan Visi Misi Non Formal dan Undang undang No 20 Tahun 2003.

“Lembaga PKBM itu fleksibel, jangankan Kabupaten Kupang; dari Provinsi Riau datang dan berdomisli di Kabupaten Kupang dapat dilayani,” sebut Petrus Alung dan langsung ditanyakan Anita Gah mengenai dasar hukum cakupan kerja PKBM.

Baca juga

http://gardaindonesia.id/2018/11/17/pkbm-harapan-bangsa-akui-telah-salurkan-dana-pip-sesuai-prosedur/

Merasa geram dengan jawaban Direktur PKBM Harapan Bangsa yang mengambang dan tidak mengerti tupoksi anggota Komisi X DPR RI, Anita Gah langsung menghadirkan seorang orang tua penerima dana PIP bernama Adelia Taopan yang merasa dirugikan dengan pemotongan yang dilakukan oleh Sekretaris Desa Oelomin dengan melakukan pungli sebesar Rp.50.000,- (lima puluh ribu) kepada 55 penerima beasiswa PIP sehari sebelum pelaksanaan penyaluran dana PIP, (Jumat,16/11/18).

“Sekretaris Desa minta uang 50 ribu tiap anak dan menyuruh kami diam dan tidak usah omong apapun. Pencairan telah dilakukan 3 (tiga) kali sejak tahun 2016—2018 dan selalu dilakukan pemotongan sebesar 50 ribu,” sebut Adelia Taopan.

Merasa kesal, Anita menghentikan sementara penyaluran dana PIP dan menyampaikan dengan tegas kepada warga Desa Bismarak dan penerima dana beasiswa PIP bahwa Komisi X DPR RI yang bermitra dengan Kementerian Pendidikan RI telah bersepakat untuk tidak boleh melakukan pemotongan 1 rupiah pun dari pihak manapun termasuk pihak bank.

“Saya datang ke tempat ini sebagai wakil rakyat yang melakukan sidak karena mendengar bahwa PKBM Harapan Bangsa sudah sejak lama sering melakukan pemotongan-pemotongan,” ujar Anita Gah Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat sambil menunjukan bukti kuitansi pemotongan dana PIP.

Kepada salah satu pengurus PKBM Harapan Bangsa Aksa M Nenobesi, Anita Gah juga melakukan konfirmasi tentang pemotongan yang dilakukan terhadap para penerima dana PIP sebesar 50 ribu pada tanggal 1 April 2017 dan 50 ribu lagi pada tanggal 16 November 2018.

“Saya yang melakukan perekrutan penerima dana PIP secara door to door dan memungut kontribusi sebesar Rp.100.000,- (seratus ribu) per orang tua dan disetorkan kepada lembaga (PKBM Harapan Bangsa-red) sebesar Rp.20.000.000,- (dua puluh juta rupiah),” ungkap Etha sebutan akrab dari Aksa M Nenobesi kepada Anita Gah dan didengarkan oleh semua orang tua dan penerima PIP.

Lanjut Anita, hari ini saya datang ke tempat ini dan saya menyaksikan langsung. Kalo hari ini bapa mama bilang tidak dipotong, karena Ketua PKBM tahu saya bakal datang kesini dan akan membongkar kasus ini.
“Saya berharap bapa mama untuk tidak takut dengan tikus-tikus di daerah ini dan menjadi masyarakat yang cerdas dan tidak gampang dibodohi,” tegas Anita.

Usai melakukan sidak, kepada media Anita Gah menyatakan bahwa segera akan memproses ke ranah hukum.
“Senin,19/11/18 kita ajukan aduan ke aparat penegak hukum; Saya takut ini sudah terjadi di semua kabupaten dan sudah banyak masyarakat yang ditipu dan berapa banyak juta yang didapat,” pungkas Anita Gah. (+rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langgar Aturan, Kapolri : Bila Tak Mampu Bersihkan Ekor, Saya Potong Kepalanya

    Langgar Aturan, Kapolri : Bila Tak Mampu Bersihkan Ekor, Saya Potong Kepalanya

    • calendar_month Kam, 28 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan tidak akan ragu menindak tegas Kapolda, Kapolres, hingga Kapolsek apabila tidak mampu menjadi teladan bagi jajarannya. Menurut Kapolri, semua itu dilakukan untuk kebaikan Korps Bhayangkara ke depan. “Kalau tak mampu membersihkan ekor, maka kepalanya akan saya potong. Ini semua untuk kebaikan organisasi yang susah payah […]

  • Optimisme PLN Jadikan NTT Sebagai Nusa Terang & Tumbuh

    Optimisme PLN Jadikan NTT Sebagai Nusa Terang & Tumbuh

    • calendar_month Sel, 28 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur berupaya meningkatkan rasa kepemilikan stakeholder terhadap PLN dan menjalin komunikasi dengan semua stakeholder melalui jalur formal dan informal; mengoptimalkan pelaksanaan Coorporate Social Responsibility (CSR), program kemitraan dan lingkungan sebagai salah satu cara dari PLN untuk meningkatkan dukungan dari stakeholder. Pernyataan […]

  • Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS), Quo Vadis?

    Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS), Quo Vadis?

    • calendar_month Sab, 12 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 1Komentar

    Loading

    Oleh: Emmanuel Richardo, SP Lebih baik di sini, rumah kita sendiri, segala nikmat dan anugerah Yang Kuasa, semuanya ada di sini, Rumah kita. Demikian penggalan lagu Rumah Kita karya grup musik legendaris Indonesia God Bless sengaja penulis angkat sebagai pembuka tulisan ini untuk menggugah kita agar selalu memulai dari apa yang ada pada kita. Termasuk […]

  • Bencana di Sumut-Aceh, Ratusan Korban, Bantuan Terkendala Akses

    Bencana di Sumut-Aceh, Ratusan Korban, Bantuan Terkendala Akses

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Loading

    Rencana Gubernur Sumut, Bobby Nasution meninjau lokasi terdampak di Sibolga dan Tapanuli Tengah batal dilakukan akibat cuaca buruk. Hujan deras dan jarak pandang terbatas membuat helikopter tidak dapat diterbangkan dari Lanud Soewondo.   Sibolga | Bencana banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatra Utara (Sumut), Sumatera Barat, dan Aceh, menyebabkan ratusan korban dan ribuan […]

  • Sejahterakah Petani Padi di Jawa Timur?

    Sejahterakah Petani Padi di Jawa Timur?

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Gita Rizky Purwitasari Jatim, Garda Indonesia | Jawa timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di bagian timur Pulau Jawa. Jawa Timur dinobatkan sebagai provinsi dengan jumlah kabupaten/kota terbanyak di Indonesia yaitu 9 kota dan 39 kabupaten serta kota Surabaya sebagai ibukota Provinsi. Dengan luas wilayah sebesar 49.922 km2, Badan Pusat […]

  • Poli Boimau—Kiper Masa Depan dari TTS dalam ETMC 2019

    Poli Boimau—Kiper Masa Depan dari TTS dalam ETMC 2019

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Malaka-NTT, Garda Indonesia | Partai per delapan besar Turnamen Sepak Bola El Tari Memorial Cup ( ETMC) 2019, saat pertandingan Perse Ende vs Perss SoE, pada Jumat 19 Juli 2019 lalu menjadi salah satu momen paling menegangkan sepanjang perhelatan ETMC 2019 yang berlangsung di lapangan utama Betun, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pertandingan yang […]

expand_less