Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Antisipasi Konflik Batas ‘Food Estate Belu’ Pemda Koordinasi dengan BPN

Antisipasi Konflik Batas ‘Food Estate Belu’ Pemda Koordinasi dengan BPN

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 6 Agu 2021
  • visibility 177
  • comment 0 komentar

Loading

Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna menyukseskan program food estate ‘lumbung pangan’ di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Bupati dr. Agustinus Taolin, Sp-PD, FINASIM. bertatap muka dengan masyarakat Dusun Rotiklot, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak pada Rabu, 4 Agustus 2021.

“Jadi, hari ini kami bersama Satker Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, OPD terkait, Camat, Danramil, Kepala Desa Fatuketi dan jajarannya, serta masyarakat Desa Fatuketi dari semua dusun berkumpul di sini untuk berkoordinasi, menyatukan hati, menyatukan tekad untuk bekerja sama mengawal kegiatan ini, mengawal proyek food estate supaya berhasil dan bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Belu,” terang Bupati Belu.

Bupati dr. Agus Taolin pun meninjau langsung lokasi penanaman perdana food estate seluas 17 hektar dari total 53 hektar yang dipersiapkan dan untuk mengantisipasi terjadinya konflik horizontal batas tanah, pemerintah daerah bekerja sama dengan camat dan kepala desa setempat untuk berkoordinasi dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Belu agar diletakkan pilar pembatas.

“Tadi kami sudah bicarakan batas–batas tanah. Kita akan koordinasikan dengan badan pertanahan untuk menentukan lagi batas dengan dikasih pilar, bekerja sama dengan kepala desa dan camat sehingga tidak ada konflik di kemudian hari, termasuk status tanah dan lain-lain sesuai dengan aturan yang ada,” tegas dokter Agus Taolin.

Bupati Belu juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa saat ini telah diberlakukan program kesehatan gratis menggunakan KTP. Bagi warga yang sakit tidak perlu merasa takut untuk berobat ke puskesmas atau rumah sakit karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya.

Bupati dr. Agustinus Taolin, Sp-PD, FINASIM. saat bertatap muka dengan masyarakat Dusun Rotiklot, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak

Bupati Belu pun tetap mengimbau masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/handsanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas. “Pakai masker secara benar, terutama saat berbicara dan bertemu dengan orang lain karena sumber penularan Covid–19 tertinggi adalah ketika kita berkerumun sambil berbicara dan melepas masker,” tandas dr. Agus Taolin.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Belu, Gerardus Mbulu, S.E. mengatakan, suksesnya program ini terletak pada masyarakat petani sebagai garda terdepan, mengingat segala bantuan baik benih, pupuk, maupun pembasmi hama disiapkan dari kementerian.

Terkait pengelolaan lahan, Gerardus Mbulu menyampaikan, lahan seluas 53 hektar telah digarap selama kurang lebih tiga hari, dengan menggerakkan armada 19 unit traktor dan 1 unit ekskavator.

Kepala Desa Fatuketi, Markus Y. Taus menambahkan, tim desa akan bekerja keras untuk mengontrol semua pekerja, pemilik lahan, dan pemilik  ternak hewan. Persiapan lahan 53 hektar dan 64 orang anggota yang siap untuk menjalankan program ini. “Untuk kelompok tani, kita ambil dari warga dusun tetangga untuk mengisi kekosongan karena ada warga yang memiliki lahan enam hektar dan mengerjakannya sendiri. Tentu ini tidak mampu, sehingga kita mengambil kebijakan untuk warga dari dusun sekitar membantu,” ungkapnya.

Untuk mengamankan lahan pertanian dari ternak piaraan, ujar kades, pihaknya telah membuat surat edaran keputusan kepala desa. Karena itu, akan dilakukan pertemuan dengan para pemilik hewan sekaligus dibacakan surat edaran keputusan kepala desa serta menindaklanjutinya dengan SK sementara. (*)

Penulis: (*/Herminus Halek)

Foto: prokompimbelu

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Positif Covid-19 NTT Jadi 16 Kasus, Tambah 3 Kasus dari Soe, Nagekeo & Kupang

    Positif Covid-19 NTT Jadi 16 Kasus, Tambah 3 Kasus dari Soe, Nagekeo & Kupang

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Malam ini saya melaporkan hasil pemeriksaan di Laboratorium RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes dari 48 sampel swab diketahui ada 3 (tiga) sampel menunjukkan positif Covid-19 plus,” ungkap Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam keterangan pers secara virtual pada Senin malam, 11 Mei 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/05/09/swab-pcr-test-perdana-di-ntt-1-positif-covid-19-dari-klaster-sukabumi/ Adapun positif […]

  • Raih Wawasan Internasional Melalui Diplomatic Tour 2018

    Raih Wawasan Internasional Melalui Diplomatic Tour 2018

    • calendar_month Ming, 22 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Sorong-Papua,gardaindonesia.id – Masih dalam rangka kegiatan Diplomatic Tour 2018, para peserta yang terdiri dari Duta Besar dan Organisasi Internasional diajak meninjau langsung kondisi perempuan dan anak yang ada di Kota Sorong. Kegiatan dimulai sejak pagi hari, mereka mengunjungi 3 lokasi berbeda, yakni SD Inpres 09 Perumnas, Kota Sorong, SMPN 1 Model Kota Sorong, dan Unit […]

  • Covid-19 Naik di NTT, Pelabuhan Udara & Laut Tak Tutup dan Wajib ‘Pool Test’

    Covid-19 Naik di NTT, Pelabuhan Udara & Laut Tak Tutup dan Wajib ‘Pool Test’

    • calendar_month Sen, 28 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kebijakan penutupan bandara dan pelabuhan laut sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di NTT yang mengalami kontraksi 1,96 persen (kuartal kedua, red). Atas dasar tersebut, maka kita berlakukan apa yang kita sebut new normal,” jelas Kadis Perhubungan Provinsi NTT, Isyak Nuka dalam sesi jumpa media pada Senin siang, 28 September 2020 di […]

  • PAPAH SPK! Amarasi Untuk SIAGA, SIAGA Untuk Amarasi

    PAPAH SPK! Amarasi Untuk SIAGA, SIAGA Untuk Amarasi

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Amarasi | “Amarasi Namas” lantunan lagu untuk calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi (SPK) saat tiba di Kelurahan Nonbes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang pada Selasa, 8 Oktober 2024. Lantunan lagu “Amarasi Namas” membangkitkan jiwa Simon Petrus Kamlasi (SPK) yang lahir dari pusar bumi Negeri Cendana Wangi di tanah Amarasi. […]

  • IMO-Indonesia Prihatin Isu Penggelapan Dana Hibah PWI

    IMO-Indonesia Prihatin Isu Penggelapan Dana Hibah PWI

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Beredar kabar tak sedap perihal dana hibah kepada organisasi profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN. Diduga dana bantuan kegiatan digelapkan oleh pengurus Persatuan Wartawan Indonesia. Adapun bantuan UKW yang disepakati lewat forum Humas BUMN itu senilai Rp6 miliar. […]

  • CSR Astra–14 Guru Muda bagi Pendidikan di NTT, Wagub Josef Apresiasi

    CSR Astra–14 Guru Muda bagi Pendidikan di NTT, Wagub Josef Apresiasi

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, MM mengapresiasi kepedulian PT Astra Internasional yang manfatkan Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan untuk peningkatan mutu pendidikan khususnya di NTT, Provinsi Kepulauan yang memiliki 1.192 pulau besar dan kecil. Pemerintah Provinsi NTT terus berupaya agar semakin banyak perusahaan terlibat […]

expand_less