Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Aplikasi B’Pung Petani Bank NTT Bisa Atasi Inflasi dan Krisis Pangan

Aplikasi B’Pung Petani Bank NTT Bisa Atasi Inflasi dan Krisis Pangan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 16 Okt 2022
  • visibility 136
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Para pakar memprediksikan, konflik politik di Eropa Timur berakibat serius pada kelangkaan bahan-bahan pangan tertentu di dunia. Gandum salah satunya. Bahkan akan mengarah ke lainnya. Oleh karena itu menyikapi krisis pangan tersebut, pemerintah berpikir keras guna memproteksi masyarakat dari ancaman paceklik. Tak terkecuali Pemerintah Provinsi NTT.

Provinsi yang dikenal sebagai daerah yang memiliki lahan kering terbanyak dan curah hujan yang rendah, yakni empat bulan, menyebabkan pemerintah harus sigap memetakan potensi unggulan setiap daerah. Bank NTT pun hadir, menyodorkan sebuah solusi.

Untuk diketahui, Bank NTT sebagai support system, dalam waktu yang singkat mendesain aplikasi B’Pung Petani menjawab permintaan Gubernur NTT, masyarakat NTT harus lolos dari ancaman silent tsunami yang ditengarai sebagai pembunuh dalam keheningan. Dan, ini juga merupakan bagian dari kerja keras serta kerja cerdas.

“Untuk itulah kami bekerja sama dengan dinas pertanian dan ketahanan pangan NTT kami desain aplikasi B’Pung Petani, dengan nama berbasis lokal. Karena dengan kemandirian tersebut, kita boleh yakin bahwa daerah yang sulit sukar dan melewati berbagai krisis, telah memiliki kemampuan bahkan menjadi topangan fundamental ekonomi NTT,” demikian Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho di sebuah kesempatan.

Bank NTT sangat bersemangat mensosialisasikan aplikasi ini. Berawal dari sosialisasi kepada para camat, kepala desa serta penyuluh di seluruh Kabupaten Lembata, awal September kemarin, dilanjutkan dengan sosialisasi kepada komponen yang sama di Pantai Ina Burak, Flores Timur dalam rangkaian kunjungan kerja gubernur ke sana. Kini sejumlah kabupaten di Flores sudah mendapat sosialisasi aplikasi ini, baik itu secara offline maupun online.

Tak hanya itu, Bank NTT telah menyediakan buku panduan kepada seluruh PPL untuk diimplementasikan dengan baik. Jika dalam penyelenggara ada kendala maka tim bersama antara Bank NTT dan Dinas Pertanian NTT akan mencarikan solusinya melalui PIC.

Aplikasi ini pun bisa menjawab persoalan-persoalan yang ada, seperti krisis pangan dan inflasi. Karena validitas data ini by name by adress baik komoditi, luas lahan dan lahan garapan.

Jangan ditanya megenai manfaat aplikasi tersebut bagi off taker karena mereka dengan mudahnya mengakses informasi mengenai kepastian produksi; pasar; distribusi; penyediaan sarana produksi pertanian seperti bibit, pupuk, nutrisi, herbisida dan pestisida.

Sedangkan bagi Petani, Peternak, dan Wirausaha, aplikasi ini memberikan manfaat untuk peningkatan kualitas produksi mulai benih, pupuk, pestisida, herbisida, dan lain-lain; juga kepastian pasar; terapan teknologi dan kelebihan produksi dimanfaatkan untuk industri lainnya. Serta dapat meningkatkan Nilai Tukar Petani (NTP) serta kesejahteraan petani; memperluas akses pasar; dan memotong jalur distribusi

Peningkatan ini karena produksi bahan pangan yang dihasilkan secara kualitas dan kuantitas, serta memiliki mutu yang baik dan terseleksi dengan baik. Sementara ada juga peningkatan PDRB. Kestabilan ekonomi di Provinsi NTT membantu Pemerintah Daerah dalam membuat kebijakan daerah atau perencanaan, serta memberikan informasi yang menggambarkan kinerja perekonomian daerah.

Bagi masyarakat atau konsumen, melalui aplikasi ini terjadi stabilitas harga; hasil produksi pertanian yang berkualitas dan sehat dikonsumsi. Hasil produksi yang bervariatif dan beragam sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau konsumen. Dan, lapangan kerja yang baru akan tercipta.

Untuk para pihak terkait atau stakeholder, aplikasi B’Pung Petani memberikan manfaat semua pihak akan mendapatkan data-data yang valid terkait pelaku usaha, jenis usaha dan produksi yang dihasilkan. Data informasi aktivitas pertanian; Bertumbuhnya industri baru, dan penentuan kebijakan pemberian modal bagi petani/peternak/wirausaha

Ada pula manfaat lain bagi Penyuluh Pertanian yakni mereka bisa mendata kelompok tani; mendata kebutuhan sarana produksi; mendampingi kelompok tani hingga panen; melaporkan hasil panen kelompok tani melalui aplikasi B’Pung Petani. Dan, mengkonsolidasi serta melaporkan data pemasaran produk pangan. Sehingga dengan aplikasi ini terjadi keseimbangan permintaan dan bahan pangan.

Jelas bahwa ke depan permintaan pasar terhadap bahan pangan selalu dapat dipenuhi dengan mengandalkan potensi daerah Provinsi NTT. Juga Inflasi akan tetap terjaga, karena adanya keseimbangan antara supply dan demand.

“Jika harga barang naik, maka jumlah barang yang diminta akan berkurang. Faktor-faktor yang mempengaruhi di antaranya pendapatan/penghasilan masyarakat; distribusi pendapatan masyarakat; selera konsumen terhadap barang; jumlah penduduk; harga barang lain yang berhubungan dengan barang tersebut; prediksi masyarakat tentang kondisi di masa yang akan datang; serta adanya barang pengganti (substitusi); juga kegunaan akan suatu barang,” sebut Dirut Alex.

Untuk menyukseskan penerapan sistem berbasis aplikasi B’Pung Petani ini, Bank NTT tidak one man show. Melainkan berkolaborsi dengan mitra terkait, seperti bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Koperasi, tenaga Kerja dan Transmigrasi tingkat provinsi, kabupaten serta kota.

“Dengan data yang valid itu pada akhirnya dapat memacu dan memicu produktivitas yang juga pada manfaat ekonomisnya mendekatkan masyarakat untuk memiliki daya beli yang kuat. Pemerintah pun bisa mengakses informasi-informasi  bagaimana mengendalikan inflasi, karena sudah terpeta daerah mana yang over produksi dan mana yang defisit,” tutup Alex Riwu Kaho. (*)

Sumber (*/Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Usulan Presiden Jokowi dalam Forum ‘ASEAN Leader’s Gathering 2018’

    5 Usulan Presiden Jokowi dalam Forum ‘ASEAN Leader’s Gathering 2018’

    • calendar_month Jum, 12 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua –Bali,gardaindonesia  | Kepala negara dan pemerintahan ASEAN telah menggelar ASEAN Leaders’ Gathering yang bertempat di Hotel Sofitel Nusa Dua, Bali, pada Kamis, 11 Oktober 2018. Pertemuan yang diinisiasi oleh pihak Indonesia ini menghadirkan 10 negara ASEAN dan sejumlah pimpinan lembaga internasional. Saat memimpin jalannya pertemuan, Presiden Jokowi menyinggung 5 (lima) hal terkait dengan […]

  • Menuju Merdeka Belajar, Bank NTT Konsisten Edukasi Literasi Keuangan

    Menuju Merdeka Belajar, Bank NTT Konsisten Edukasi Literasi Keuangan

    • calendar_month Jum, 7 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho memaparkan program Bank NTT yang mendukung Literasi Keuangan dan pro kepada pelajar guna mendorong generasi muda NTT untuk dapat merdeka dalam berpikir, kreatif dan secara mandiri berekspresi. Pemaparan Alex Riwu Kaho (sapaan akrabnya, red) disampaikan dalam temu wicara atau talk show Hari Pendidikan […]

  • Disdukcapil Kota Kupang Rekam Cetak KTP El Pemula di Sekolah

    Disdukcapil Kota Kupang Rekam Cetak KTP El Pemula di Sekolah

    • calendar_month Sab, 2 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kupang di bawah kepemimpinan Angela Tamo Inya,S.IP. melakukan aksi jemput bola merekam dan mencetak kartu tanda penduduk (KTP) elektronik bagi warga yang memasuki usia 17 tahun. Bertajuk “Dispendukcapil  Goes To School Rekam Cetak KTP El Gratis” tim Disdukcapil menyasar sekolah menengah atas (SMA), SMK/Sederajat […]

  • Capaian Kinerja BNN Kota Kupang Tahun 2023

    Capaian Kinerja BNN Kota Kupang Tahun 2023

    • calendar_month Jum, 29 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kupang memaparkan capaian kinerja selama tahun 2023. Dengan situasi “Darurat Narkoba” terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika pada saat ini, BNN Kota Kupang bersama Polresta Kupang Kota, Kodim 1604 Kupang, Lembaga Permasyarakatan, Kejaksaan Negeri Kupang, Pengadilan Negeri Kupang, Pemkot Kupang beserta OPD dan lembaga/instansi terkait […]

  • BNPB Hibah Daerah Rehabilitasi & Rekonstruksi Pascabencana di Sulteng

    BNPB Hibah Daerah Rehabilitasi & Rekonstruksi Pascabencana di Sulteng

    • calendar_month Rab, 9 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | BNPB mengundang 4 pimpinan daerah yaitu Walikota Palu, Bupati Sigi, Donggala dan Parigi Moutong untuk melakukan penandatanganan perjanjian hibah daerah dalam rangka bantuan pendanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah. Penandatanganan perjanjian hibah daerah dilaksanakan pada hari ini Selasa, 8 Oktober 2019 di Aula Sutopo […]

  • Gandeng FBI, Polri Buru Saifuddin Ibrahim Tersangka Kasus SARA

    Gandeng FBI, Polri Buru Saifuddin Ibrahim Tersangka Kasus SARA

    • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kabareskrim Komjen Agus Andrianto mengungkap tersangka kasus dugaan penistaan agama Saifuddin Ibrahim terlacak berada di Amerika Serikat (AS). Agus mengatakan, Polri akan menggandeng Federal Bureau of Investigation (FBI) untuk membantu menangkap Saifuddin. “Kita akan melakukan upaya untuk P to P atau police to police. Mudah-mudahan nanti kita juga meminta bantuan kepada FBI, nanti police to police kalau memang […]

expand_less