Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Banjir Terjang Kabupaten Bandung, 3 Orang Wafat & 3 Orang Luka-luka

Banjir Terjang Kabupaten Bandung, 3 Orang Wafat & 3 Orang Luka-luka

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 10 Feb 2019
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

Loading

Bandung-Jabar, gardaindonesia.id | Hujan dengan Intensitas Tinggi mengakibatkan jebolnya tanggul di wilayah Pasir Jati Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat pada hari Sabtu, 9 Februari 2019 Pukul 22.00 WIB.

Kapusdatin Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan dari hasil pemantauan kejadian Bencana alam pada hari Minggu 10 Februari 2019 di Kabupaten Bandung wilayah Provinsi Jawa Barat, banjir diakibatkan oleh jebolnya tanggul di wilayah Pasir Jati Jebol.

“Dampak yang ditimbulkan akibat banjir tersebut 2 Unit Rumah Rusak Berat; 10 Unit Rumah Rusak Sedang dan korban jiwa 3 orang wafat atas nama, Firdasari (35 Tahun); Nuraini (25 Tahun); Rauvan (17 Bulan). Sedangkan orang luka-luka atas nama Kiki 12 Tahun Luka Berat; Nisa 14 Tahun Luka Ringan, dan Ajay 45 Tahun Luka Ringan”, jelasnya.

Lanjut Sutopo, BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung, SAR dan tim aparat setempat menuju ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi warga yang meninggal dunia dan Luka- luka. BPBD Memberikan bantuan sementara untuk penanganan darurat berupa: Pacul, Sekop, Garpu dan Dinas PUPR Kabupaten Bandung menuju lokasi dengan menurunkan alat berat untuk membersihkan sisa-sisa lumpur.

“Kondisi saat ini, 3 orang korban meninggal dunia sudah dimakamkan; 2 orang korban luka-luka sudah boleh pulang; dan 1 orang korban luka-luka masih dalam perawatan”, tandas Sutopo.

Baca juga:

http://gardaindonesia.id/2019/02/09/pkbm-bintang-flobamora-cetak-lulusan-berkualitas-berdaya-saing/

Mengenai lokasi kejadian, Sutopo menjabarkan, di Komplek Pasir Jati Endah; Dusun Pasir Jati RT 04/06; Desa Jatiendah; Kecamatan Cilengkrang; dan Kabupaten Bandung

Adapun Peringatan Dini Cuaca Jawa Barat tanggal 09 Februari 2019 pukul 22.00 WIB, Masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 22.30 di wilayah: Bandung: Cikalongwetan, Cisarua, Parongpong, Lembang, Sukasari, Cimenyan, Cilengkrang, Ujungberung, Cileunyi, Cibiru, Cicadas,Arcamanik, Coblong, Cidadap, Cimahi Utara, Cimahi, Tengah, Cimahi Selatan, Kota Bandung, Margaasih, Lengkong, Margacinta, Rancasari, Dayeuhkolot, Bojongsoang,Margahayu, Soreang, Katapang, Baleendah, Padalarang, Ngamprah, Cipatat, Baujajar, Cipongkor, Gununghalu, Cililin dan sekitarnya. (*)

 

Sumber berita (*/ BPBD Kabupaten Bandung) http://www.bmkg.go.id

Editor (+rony banase)

Foto: baranews.co

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur VBL: “Pemerintah Norwegia Tertarik dengan Kopi NTT”

    Gubernur VBL: “Pemerintah Norwegia Tertarik dengan Kopi NTT”

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Oslo-Norwegia, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL)-Gubernur NTT saat mendampingi Duta Budaya NTT asal Sabu Raijua dalam Ajang Wonderful Indonesia yang dihelat oleh KBRI Oslo di Norwegia (28—30 Juni 2019); menyampaikan bakal terjalin kerja sama antara Norwegia dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/07/02/tarian-sabu-raijua-mendunia-bupati-sabu-norwegia-kenal-ntt/ Pernyataan tersebut disampaikannya saat jalinan komunikasi […]

  • Jaringan Peduli Anak Bangsa (JPAB)  Mengawal Kupang Menuju Kota Layak Anak

    Jaringan Peduli Anak Bangsa (JPAB) Mengawal Kupang Menuju Kota Layak Anak

    • calendar_month Sab, 7 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Jaringan Peduli Anak Bangsa (JPAB) bekerja secara nasional dan punya panduan nasional dan menjadi kontributor dengan mengajak para mitra dan stakeholder untuk berkontribusi kepada pemerintah agar terciptanya Kota Layak Anak (KLA). Program Gerakan Ramah Anak yang menyasar di 3 (tiga) pilar yakni Gereja, Sekolah dan LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial) /Panti Asuhan […]

  • Dampak Covid-19, Tempat Hiburan Malam di Kota Kupang Ditutup Selama 14 Hari

    Dampak Covid-19, Tempat Hiburan Malam di Kota Kupang Ditutup Selama 14 Hari

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sebagai upaya pencegahan Covid-19, Pemerintah Kota Kupang melakukan pemantauan di sejumlah tempat hiburan malam, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas instruksi presiden, imbauan Gubernur NTT dan Wali Kota Kupang untuk menutup sementara tempat hiburan malam selama 14 hari. Aksi tersebut dipimpin langsung Pj. Sekda Kota Kupang Ir. Elvianus […]

  • Tiga Kendala Layanan Perbankan Pasca-Badai Siklon Seroja di NTT

    Tiga Kendala Layanan Perbankan Pasca-Badai Siklon Seroja di NTT

    • calendar_month Jum, 9 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pasca-Badai Siklon Tropis Seroja yang melanda Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berdampak pada padamnya aliran listrik PLN dan jaringan telekomunikasi, dan layanan bahan bakar minyak (BBM) pada Senin, 5 April 2021. Hampir semua layanan perbankan buka pada Selasa, 6 April 2021. Layanan Perbankan pun terdampak dengan tidak berfungsinya anjungan […]

  • Kadispora NTT Dukung Atlet Muda Timor Tengah Selatan

    Kadispora NTT Dukung Atlet Muda Timor Tengah Selatan

    • calendar_month Sel, 14 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Hildegadris Bria Seran mewakili Gubernur NTT hadir membuka turnamen voli SMA Efata Cup III kategori SMP/SMA/SMK/SMTK se-Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada Senin, 13 Juni 2022 di lapangan voli Polres TTS. Pantauan media, hadir dalam pembukaan turnamen SMA Efata Cap […]

  • Perhatian terhadap Perempuan dalam Konflik Agraria

    Perhatian terhadap Perempuan dalam Konflik Agraria

    • calendar_month Rab, 15 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id – Ketimpangan penguasaan lahan hutan antara yang dikuasai swasta dengan dikelola rakyat ternyata melahirkan banyak konflik agrarian. Dari luas sekitar 42,25 juta hektar hutan yang mendapat ijin usaha, hanya sekitar 4,14% kawasan hutan yang dikuasai masyarakat. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat, dalam tiga tahun terakhir (2015-2017) terjadi 1.361 konflik agrarian di Indonesia. Konflik […]

expand_less