Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Bantu Anak Terhindar dari Gangguan Kesehatan Jiwa Saat ‘New Normal’

Bantu Anak Terhindar dari Gangguan Kesehatan Jiwa Saat ‘New Normal’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
  • visibility 36
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Menghadapi situasi new normal akibat pandemi Covid-19; bukanlah hal mudah bagi anak maupun orang tua. Setiap individu perlu beradaptasi kembali pada perilaku yang tidak biasa.

Menurut Psikolog dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Debora Basaria, tidak hanya pada orang dewasa kondisi psikologis anak juga rentan terganggu oleh situasi yang saat ini tidak menentu.

“Walaupun mungkin anak-anak tidak begitu mengerti tentang kondisi saat ini, anak-anak juga dapat merasa tertekan akibat rasa takut, cemas, dan kebingungan yang dilihat dari lingkungan di sekitarnya. Kondisi masing-masing anak bisa jadi berbeda, tergantung pada pemaknaan anak itu sendiri,” ujar Debora dalam Webinar Bincang Ahli dan Kelas Inspirasi Anak (BAKIAK) tentang ‘New Normal dan Kesehatan Jiwa Bagi Anak’ yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, pada Rabu, 1 Juli 2020.

Dikutip dari The Union Journal, ada berbagai dampak yang mungkin terjadi pada anak seperti perilaku regresif misalnya anak mengalami kemunduran dalam bersikap dan berperilaku, perubahan nafsu makan, dan mengalami gangguan tidur. Perubahan suasana hati seperti mudah marah dan menangis, mencari jaminan perlindungan dari orang tua, keluhan somatik, hingga sulit berkonsentrasi.

Webinar Bincang Ahli dan Kelas Inspirasi Anak (BAKIAK) tentang ‘New Normal dan Kesehatan Jiwa Bagi Anak’ yang digelar Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, pada Rabu, 1 Juli 2020

Menurut Debora, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi dampak tersebut. “Bagi orang tua, jelaskan pada anak kondisi saat ini dan hal yang harus mereka antisipasi, gunakan bahasa yang sederhana dan konkret. Luangkan waktu lebih, dukung anak selama belajar di rumah dan sediakan waktu untuk bermain. Sedangkan bagi anak, disarankan lebih banyak berbicara dan berdiskusi bersama orang dewasa seperti orang tua, atau saudara. Keluarkan apa yang dipikirkan dan dirasakan, tidak perlu merasa takut atau khawatir,” jelas Debora.

Di sisi lain, menurut Psikolog Klinis Annisa Poedji, cara anak berbeda-beda dalam menyampaikan pikiran dan mengekspresikan perasaannya, sehingga orang tua atau teman sebaya perlu memikirkan cara-cara terbaik untuk melakukan pendekatan.

“Bisa jadi ada anak yang jarang bicara karena karakternya tertutup atau introvert atau cara mengekspresikan perasaannya tidak melalui verbal atau lisan. Kita yang perlu proaktif pendekatan dan menawarkan berbagai alternatif untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan tidak hanya lewat verbal, tapi bisa lewat tulisan atau gambar. Mungkin dengan media itu membantu mereka bercerita dengan lebih nyaman. Pastikan juga tempat ngobrolnya, nyaman bagi anak untuk mengekspresikan apa yang dia rasakan,” kata Annisa.

Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA Lenny N Rosalin menjelaskan jika pengaruh positif teman sebaya juga menjadi salah satu hal penting untuk mewujudkan kesehatan jiwa bagi anak-anak dan remaja. Oleh karena itu, Lenny mengajak agar anak dapat berperan sebagai pelopor dan pelapor bagi orang di sekitarnya.

“Anak bisa berperan sebagai 2P yaitu pelopor dan pelapor dengan saling sharing teman sebaya. Sharing atau berbagi cerita itu bisa turut meringankan kecemasan yang dirasakan anak. Kalau kalian merasa tidak bisa memberikan bantuan, kalian juga bisa melapor ke ahlinya. Misalnya menanyakan ke orang tua, mereka bisa menindaklanjuti ke psikolog atau pusat bantu layanan lainnya,” tutur Lenny.

Lenny juga menambahkan, dampak psikologis bagi individu masih akan berlangsung, meskipun masa PSBB telah lewat. Sehingga konsultasi-konsultasi untuk mengatasi masalah kesehatan mental masih sangat diperlukan termasuk pada anak. Adapun layanan yang dapat diakses melalui Layanan PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) yang tersebar 135 PUSPAGA di 12 Provinsi dan 120 Kab/Kota, dan Layanan konsultasi psikologi SEJIWA (Sehat Jiwa) di Hotline Telepon 119 (ext.8).

“Kita harus bantu jangan sampai anak-anak mengalami gangguan kesehatan jiwa, karena kalau sudah mengalami ini pasti perlu waktu untuk pemulihannya, dan tentunya akan mengganggu proses belajar mengajar, tumbuh kembang anak dan kualitas hidup mereka,” tandas Lenny.(*)

Sumber berita dan foto (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Foto utama oleh klikdokter.com
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produk Unggulan UMKM Bank NTT Ada di Meja VVIP Presiden Jokowi di Ende

    Produk Unggulan UMKM Bank NTT Ada di Meja VVIP Presiden Jokowi di Ende

    • calendar_month Kam, 2 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Ende, Garda Indonesia | Aneka produk UMKM binaan Bank NTT ditampilkan pada meja VVIP dalam upacara memperingati Hari Lahir Pancasila, di mana Presiden RI Joko Widodo tampil menjadi inspektur upacara  di Lapangan Pancasila Kota Ende pada Rabu pagi, 1 Juni 2022. Aneka produk UMKM binaan Bank NTT itu seperti hand sanitizer, kopi almetira, kopi Flores […]

  • Siapa Bermain Api di Omnibus Law?

    Siapa Bermain Api di Omnibus Law?

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rudi S Kamri Siapa bermain api di Omnibus Law? Sekarang lagi tren, hari ini, kemarin dan esok, semua sibuk membakar Omnibus Law. Omnibus, anda tahu? Itu adalah bus yang pertama kali diperkenalkan di Paris tahun 1820; itu bus yang bisa mengangkut begitu banyak orang, makanya disebut dengan Bus Omni atau Omni Bus. Kemudian, sejarahnya […]

  • Totalitas Pulihkan Listrik di NTT Pasca-Badai, PLN Didukung Penuh TNI Polri

    Totalitas Pulihkan Listrik di NTT Pasca-Badai, PLN Didukung Penuh TNI Polri

    • calendar_month Kam, 8 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    1.115 gardu berhasil dioperasikan dan 168.082 pelanggan menikmati listrik Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bersinergi dengan TNI dan Polri, PLN terus berupaya memulihkan kelistrikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca-Badai Siklon Seroja. Dengan mengutamakan keselamatan masyarakat,  sebanyak 1.115 unit gardu berhasil dioperasikan kembali dan sebanyak 168.082 pelanggan kembali menikmati listrik pada Rabu, 7 April 2021. “Kami […]

  • Suara Amanuban Utuh SIAGA

    Suara Amanuban Utuh SIAGA

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    SoE | Calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Simon Petrus Kamlasi terus melakukan konsolidasi politik di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Ia berkampanye dan blusukan hingga pelosok-pelosok desa. Bahkan memilih tidur di rumah penduduk pedalaman TTS. Terhitung sudah empat hari, tamatan SMA Taruna Nusantara ini melakukan kampanye di Kabupaten dengan julukan The Freezing City. Terbaru SPK […]

  • Ongkos Politik dan Beban Kepemimpinan

    Ongkos Politik dan Beban Kepemimpinan

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Darius Beda Daton Rasanya berat mengharapkan suatu periode pemerintahan berjalan efektif jika ongkos politik secara finansial ketika pemilu begitu tinggi. Biasanya gotong-royong biaya dan itu akan berdampak pada penguasaan proyek, monopoli dagang, dominasi penguasaan arus barang dan jasa serta bagi-bagi jabatan. Begitu yang sudah dikeluarkan, setidaknya begitu pula gantinya. Istilahnya balik modal. Ini […]

  • ‘Walk Out’ Retno Marsudi di Forum PBB Jadi Atensi IMO Indonesia

    ‘Walk Out’ Retno Marsudi di Forum PBB Jadi Atensi IMO Indonesia

    • calendar_month Sab, 27 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sikap diplomatis yang tegas ditunjukkan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam memperjuangkan Palestina untuk menjadi negara yang diakui dunia melalui PBB tidak diragukan lagi. Berulang kali Srikandi Pejuang HAM internasional asal Indonesia itu menunjukkan komitmennya untuk membela hak-hak masyarakat dunia, utamanya Palestina di forum-forum internasional. Terbaru, sikap tegas Retno ia tunjukkan […]

expand_less