Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Berdayakan Perempuan Entas Kemiskinan & Stunting dengan Usaha Ayam KUB

Berdayakan Perempuan Entas Kemiskinan & Stunting dengan Usaha Ayam KUB

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
  • visibility 94
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja saat kunjungan ke lokasi peternakan Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (Ayam KUB) AFRO (Advocacy and Research of Rural Farming Development) Farm yang dikelola Mardianus Epafroditus Ili, S.P. pada Minggu siang, 8 Agustus 2021.

Kunjungan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT bersama Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Viktor Manek di lokasi peternakan Ayam KUB yang berlokasi di Desa Baumata Timur, Taebenu Kabupaten Kupang yang menyuplai kebutuhan ayam untuk masyarakat di wilayah Kota Kupang, dan beberapa kabupaten lainnya; guna melihat secara langsung lokasi peternakan ayam kampung yang menghasilkan telur, daging, dan daging olahan.

Kepada Garda Indonesia, I Nyoman Ariawan Atmaja membeberkan, dengan pola usaha Ayam KUB AFRO Farm dapat dikembangkan untuk mengentaskan kemiskinan. “Polanya bagaimana memberdayakan perempuan-perempuan di kampung (mama-mama kita) dapat memelihara Ayam KUB untuk menghasilkan telur sebagai sumber makanan dalam rangka pengentasan kemiskinan dan stunting,” ujarnya seraya mengungkapkan bahwa pemilik AFRO Farm lulusan BI Young Entrepreneur School.

Selain itu, imbuh I Nyoman Ariawan Atmaja, Usaha Ayam KUB dapat dijadikan program kemandirian ekonomi. “Jadi bagi lembaga berupa Keuskupan, Sinode, Parisada, MUI, Pesantren, yayasan lain dapat melakukan program bagi umatnya masing-masing. Dengan modal kerja rendah, apalagi menggunakan bahan sederhana dari bambu, maka tak mahal dengan kisaran modal 22—25 juta bagi pengembangan biakan anak Ayam KUB,” urainya.

Tetapi, lanjut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, untuk program  mengentaskan stunting dan kemiskinan dapat mengambil Usaha Ayam KUB skala kecil berupa 2 (dua) kandang kecil dengan kisaran modal 8—10 juta rupiah setiap kepala keluarga. “Tadi saya hitung misalnya harga kandang 2 juta dan ayam KUB terus ayam KUB 8 juta, maka setiap KK dapat berproduksi dan menghasilkan 10 (sepuluh) telur per hari untuk kebutuhan protein bagi keluarga selama kurun waktu 5 bulan hingga 2 tahun,” beber I Nyoman Ariawan Atmaja.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja (tengah berbaju putih bertopi) saat melihat kandang pengembang biakan Ayam KUB

Sementara, tandas I Nyoman Ariawan Atmaja, untuk program kemandirian ekonomi dapat menggunakan kisaran modal 50—100 juta. “Dapat menggunakan kandang pembesaran dengan modal pembesaran DOC (Day Old Chicken) Ayam KUB berjumlah 1.000 ekor beserta pakan,” ujarnya.

Pengelola AFRO Farm Ayam KUB, Mardianus Epafroditus Ili, mengatakan bahwa permintaan Ayam Kampung di Kota Kupang per bulan mencapai di atas 500 ekor, dan pihaknya belum sanggup memenuhi permintaan pasar sehingga sangat diperlukan lebih banyak lagi peternak-peternak ayam kampung yang lain untuk memenuhi permintaan pasar.

Ayam Kampung, ungkap Making sapaan akrabnya, mengubah hidup, bahkan di negara berkembang, beternak ayam adalah pekerjaan perempuan atau ibu-ibu yang secara telaten dan tekun memelihara ayam guna pemenuhan konsumsi rumah tangga dan sisanya dijual ke pasar. “Pakan ternak di AFRO Farm Ayam KUB menggunakan pakan yang dicampur dengan jagung dan menggunakan minuman “Jamu” dari bahan herbal yang terbuat dari berbagai pohon daun pepaya, sere, dan lain-lain guna menyehatkan Ayam Kampung,” terang Alumni Fakultas Peternakan Undana Kupang.

Adapun harga per kilogram Ayam KUB 75 ribu rupiah. Sementara harga telur Ayam KUB Rp.150.000,- (seratus lima puluh ribu) per tray ‘rak’, atau per butir 5.000 rupiah.
“Harga pokok produksi (HPP) dari 1 ekor ayam kampung itu 55.000 rupiah, namun tergantung lagi dari harga pakan saat ini apalagi di masa pandemi, namun paling rendah HPP di angka 45.000 rupiah, dari total 3.000 Ayam KUB yang diternakkan AFRO Farm,” tandas Making.

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPD Kalsel “Studi Tiru” Layanan Digital Bank NTT

    BPD Kalsel “Studi Tiru” Layanan Digital Bank NTT

    • calendar_month Kam, 15 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Saat ini, berbagai inovasi layanan digital perbankan dari PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) maju pesat dan menginspirasi seluruh pelosok negeri. Usai dikunjungi direksi sejumlah BPD pada awal tahun 2022, kini  sebuah tim kecil dari Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (BPD Kalsel) berkunjung dan melakukan audiensi guna melakukan […]

  • Hari Santri, Presiden Jokowi: “NKRI adalah Rumah Kita Sendiri“

    Hari Santri, Presiden Jokowi: “NKRI adalah Rumah Kita Sendiri“

    • calendar_month Sen, 22 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung,gardaindonesia.id | Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, peringatan Hari Santri pada tanggal 22 Oktober yang ditetapkannya 3 (tiga) tahun lalu merupakan penghormatan dan rasa terima kasih Negara kepada para alim ulama, para kiai, para habaib, para ajengan, para santri, dan seluruh komponen bangsa yang mengikuti teladan para alim ulama, para habaib, para ajengan, para kiai. […]

  • 22 Ribu Lebih Keluarga di Kota Kupang Terima Bantuan Beras PPKM Mikro

    22 Ribu Lebih Keluarga di Kota Kupang Terima Bantuan Beras PPKM Mikro

    • calendar_month Sen, 19 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sebanyak 22.518 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Kupang, menerima bantuan masing-masing 10 kilogram beras yang diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore pada Senin, 19 Juli 2021. […]

  • PLN Peduli Bantu Gerobak Listrik Bagi UMKM di Labuan Bajo

    PLN Peduli Bantu Gerobak Listrik Bagi UMKM di Labuan Bajo

    • calendar_month Jum, 2 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Sebagai wujud tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan, PLN Peduli melalui PLN UPP (unit pelaksana proyek) Nusa Tenggara 2 menyalurkan 2 (dua) unit bantuan gerobak listrik kepada pelaku UMKM di Labuan Bajo yang diserahkan melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UMKM Kabupaten Manggarai Barat. Penyerahan bantuan diserahkan langsung oleh Manager […]

  • Mayat Bocah Tanpa Kepala Ditemukan di Saluran Irigasi Galung Eserae

    Mayat Bocah Tanpa Kepala Ditemukan di Saluran Irigasi Galung Eserae

    • calendar_month Sab, 2 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Sidrap-Sulsel, Garda Indonesia | Warga yang tinggal di sekitar saluran irigasi Galung Eserae, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sindereng Rappang (Sidrap), Provinsi Sulawesi Selatan, dihebohkan dengan adanya penemuan mayat seorang bocah tanpa kepala. Penemuan mayat bocah tanpa kepala pada Kamis, 30 April 2020 sekitar pukul 14.00 WITA di saluran irigasi Galung Eserae, Kelurahan Lakessi, bocah […]

  • Musim Hujan NTP NTT Turun, Dinas Pertanian Inisiasi Demo Tani

    Musim Hujan NTP NTT Turun, Dinas Pertanian Inisiasi Demo Tani

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Loading

    NTP NTT tercatat mengalami penurunan pada periode musim hujan. Kondisi ini mencerminkan melemahnya daya beli petani akibat ketidakseimbangan antara harga yang diterima petani dan biaya produksi yang terus meningkat.   Kupang | Pada Desember 2025, Nilai Tukar Petani Nusa Tenggara Timur (NTP NTT) sebesar 101,46 dengan NTP masing-masing subsektor tercatat sebesar 103,67 untuk subsektor tanaman […]

expand_less