Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Bertemu Megawati, Pimpinan MPR RI Bahas Rekomendasi Tentang Amandemen

Bertemu Megawati, Pimpinan MPR RI Bahas Rekomendasi Tentang Amandemen

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 10 Okt 2019
  • visibility 174
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama pimpinan MPR RI menemui Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta, pada Kamis, 10 Oktober 2019. Ini merupakan kunjungan resmi pertama Pimpinan MPR RI ke para tokoh bangsa, khususnya yang pernah memimpin Indonesia.

“Selain silaturahmi mengantarkan undangan pelantikan Presiden-Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019 di MPR RI, di mana tadi Ibu Mega akan meluangkan waktu untuk hadir, kami juga berdiskusi banyak hal tentang kebangsaan dan kenegaraan. Sebagai Presiden Mandataris MPR terakhir dimasa transisi reformasi serta pelaksana konstitusi pertama hasil amandemen keempat yang sampai saat ini memimpin partai politik terbesar di Indonesia, sepak terjang dan integritas kenegarawanan Ibu Mega tak perlu diragukan. Kita perlu banyak mendengar dan belajar dari beliau,” ujar Bamsoet usai bertemu Megawati Soekarnoputri.

Seperti diketahui, lanjut Bamsoet, umur konstitusi kita telah memasuki usia 17 tahun sejak amandemen keempat atau terakhir tahun 2002. “Apakah nanti perlu disempurnakan secara terbatas atau tidak, sangat tergantung pada keinginan rakyat. Yang pasti kami akan sangat cermat dan hati-hati,” ujar Bamsoet.

Bamsoet menegaskan bahwa MPR akan membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan pandangan dan aspirasinya terkait rekomendasi Amandemen terbatas dari MPR periode 2014—2019.

Turut hadir para Wakil Ketua MPR RI, antara lain Ahmad Basarah (F-PDI Perjuangan), Ahmad Muzani (F-Gerindra), Jazilul Fuwaid (F-PKB), Syarief Hasan (F-Demokrat), Hidayat Nur Wahid (F-PKS), Zulkifli Hasan (F-PAN), Arsul Sani (F-PPP) dan Fadel Muhammad (Kelompok DPD).

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menjelaskan, dalam pertemuan tersebut pimpinan MPR RI banyak mendapat pandangan dari Megawati tentang rekomendasi MPR RI periode 2014—2019  mengenai amandemen terbatas UUD NRI 1945. Megawati mengusulkan amandemen terbatas khususnya di bidang perekonomian. Selain itu, diperlukan dibuatnya blueprint pembangunan Indonesia ke depan.

“Konsep membangun bangsa haruslah pembangunan berkelanjutan selama 50 bahkan 100 tahun kedepan, yang dilakukan oleh satu masa pemerintahan presiden ke masa pemerintahan presiden selanjutnya. Jangan sampai ganti presiden berganti pula arah pembangunan bangsa. Blueprint pembangunan ini yang akan dibahas lebih lanjut oleh Badan Pengkajian MPR RI dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat,” jelas Bamsoet.

Politisi Partai Golkar Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Kebumen, Banjarnegara dan Purbalingga ini memastikan, blueprint diperlukan agar setiap presiden punya pegangan arah pembangunan, tanpa menghilangkan sisi sistem presidensial yang dianut Indonesia. Karenanya, amandemen terbatas tidak akan menyentuh sistem pemilihan presiden secara langsung oleh rakyat.

“Jangan sampai karena tidak ada blueprint, pembangunan yang dilakukan oleh satu masa pemerintahan presiden tertentu tidak dilanjutkan di masa pemerintahan presiden selanjutnya. Dengan adanya blueprint, pembangunan akan lebih fokus dan terarah. Menghindari terjadinya salah konsep atau salah sasaran pembangunan,” tandas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menambahkan, usai bertemu Megawati Soekarnoputri, pimpinan MPR RI juga akan menemui Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, serta Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Tak lupa kita juga akan silaturahim dengan Pak Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Uno. Serta khususnya kepada Pak Joko Widodo dan KH Maruf Amin yang pada 20 Oktober 2019 nanti akan dilantik menjadi Presiden – Wakil Presiden 2019—2024. Dengan memperkuat silaturahim, MPR RI ingin memperkuat kebangsaan, memperkecil jurang perbedaan, sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan NKRI yang kita cintai,” pungkas Bamsoet. (*)

Sumber berita (*/Bamsoet—Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UIP Nusra Inisiasi Pelatihan Motor Konversi Pertama di Lombok

    PLN UIP Nusra Inisiasi Pelatihan Motor Konversi Pertama di Lombok

    • calendar_month Sab, 15 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Media | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menghadiri sesi terakhir pelatihan sepeda motor konversi yang dihelat di SMKN 3 Mataram. Kegiatan program tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) PLN ini berlangsung pada tanggal 11—13 Juli 2023, menggandeng PT Braja Elektrik Motor sebagai pemateri dan siswa dari berbagai Sekolah Menengah Kejuruan […]

  • Hari Bumi, IAKN Kupang Luncur Gerakan Tanam 1 Juta Pohon Matoa

    Hari Bumi, IAKN Kupang Luncur Gerakan Tanam 1 Juta Pohon Matoa

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Pohon Matoa tergolong besar dengan tinggi rata-rata 18 meter, berdiameter rata-rata maksimum 100 cm. Buah Matoa bermanfaat untuk kesehatan yakni menurunkan tekanan darah tinggi.   Kupang | Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang turut ambil bagian dalam peluncuran gerakan penanaman 1 juta pohon Matoa dan peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren Istiqlal Internasional Indonesia (PPIII). […]

  • Gubernur Viktor Berhasil Capai Garis Finish Lomba Lari HUT NTT Ke-60

    Gubernur Viktor Berhasil Capai Garis Finish Lomba Lari HUT NTT Ke-60

    • calendar_month Rab, 5 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Pertama kali dalam sejarah Provinsi Nusa Tenggara Timur; seorang Gubernur berpartisipasi dan terlibat dalam lomba lari sejauh 5 km dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun(HUT) Provinsi NTT ke-60. Rabu (5/12/2018) petang, Lomba lari mengambil start dari Jalan Piet Tallo, depan Sekretariat DPD PDIP NTT mulai pukul 15.00 Wita dan finish di Kantor […]

  • BNPB : Terdapat 177 Tsunami Besar & Kecil Sejak Tahun 1629—2018

    BNPB : Terdapat 177 Tsunami Besar & Kecil Sejak Tahun 1629—2018

    • calendar_month Rab, 26 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis sejak tahun 1629—2018 terdapat 177 kejadian tsunami besar dan kecil dengan sebaran tsunami diawali di Maluku pada tahun 1629 disusul tahun 1648 di Pulau Timor; kemudian pada tahun 1674 tsunami di Ambon yang menelan korban sebanyak 2.243 orang meninggal, kejadian serupa juga terjadi di Banda. Kepala […]

  • Presiden Jokowi Olahraga Jalan Kaki di Kepulauan Riau

    Presiden Jokowi Olahraga Jalan Kaki di Kepulauan Riau

    • calendar_month Sel, 25 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Riau, Garda Indonesia | Mengawali kunjungan kerjanya di Provinsi Kepulauan Riau, Presiden Joko Widodo berolahraga bersama sejumlah menteri. Sekitar pukul 06.40 WIB, Presiden mulai berjalan kaki mengelilingi area The Sanchaya Resort Bintan, Kabupaten Bintan pada Selasa, 25 Januari 2022. Presiden tampak berolahraga bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet […]

  • ‘Ngemis Online’ Marak, Yakub Ismail Desak Pemerintah Terbitkan Regulasi

    ‘Ngemis Online’ Marak, Yakub Ismail Desak Pemerintah Terbitkan Regulasi

    • calendar_month Sen, 23 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ruang maya hari-hari ini tengah dihebohkan dengan penggunaan konten yang tidak sesuai norma dan peruntukan. Hal itu terlihat dari maraknya fenomena ngemis online yang kini tengah menjadi  sorotan berbagai pihak. Tidak sedikit selebgram yang berkeluh soal pengikutnya yang meminta uang untuk melunasi utang, meminta barang atau bantuan lainnya. Selain itu, kerap […]

expand_less