Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Budi Daya Anggur di Belu, Pemda Bakal ‘Mapping’ Daerah yang Cocok

Budi Daya Anggur di Belu, Pemda Bakal ‘Mapping’ Daerah yang Cocok

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
  • visibility 109
  • comment 0 komentar

Loading

Belu–NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal melakukan mapping ‘pemetaan’ terhadap daerah–daerah yang cocok untuk pengembangan anggur dengan cita rasa khas anggur, termasuk mempersiapkan marketing-nya.

Pemerintah daerah akan membantu pengolahan lahan, menyediakan bibit, dan pupuk guna meningkatkan produktivitas serta didukung dengan pendampingan dari PPL untuk mempertahankan kualitas produk yang dihasilkan dengan harga jual anggur yang memuaskan petani.

“Mudah-mudahan ke depan dapat berkembang lagi sehingga kita bersama-sama untuk membangun masyarakat Belu yang sehat, berkarakter dan kompetitif,” ungkap Bupati Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM., didampingi Wakil Bupati Drs. Aloysius Haleserens, M.M. bersama Dandim 1605 Belu, Letkol Inf Wiji Untoro ketika memanen Anggur Hijau di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur pada Rabu, 11 Agustus 2021.

Bupati Taolin Agustinus menuturkan, bahwa saat ini pemerintah sedang mengolah lahan di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak seluas 53 hektar, dan akan dilanjutkan di beberapa kecamatan lain. Untuk Fatuketi, pemerintah akan memberikan bantuan bibit anggur, pupuk dan lain-lain sesuai janji dan usaha sejengkal demi sejengkal  menuju masyarakat Belu yang sehat dan berkarakter.

Bupati Belu mengapresiasi khusus kepada Dandim 1605 Belu yang selalu memberikan dan melakukan pekerjaan di luar dari kebiasaan. “Kita sering mendengar cerita TNI Manunggal dengan rakyat. Dan, ini merupakan bukti yang pak Dandim lakukan dengan berbagai kegiatan yang sangat merakyat dan pro rakyat, bekerja sesuai dengan yang rakyat lakukan dan menghasilkan sesuatu yang bernilai,” ujar Bupati Belu.

Keberpihakan pemerintah daerah, lanjut Bupati Agus Taolin, seperti yang disampaikan pada saat–saat sebelum dan setelah menjadi Bupati dan Wakil Bupati, yakni membuat masyarakat Belu yang sehat, berkarakter dan kompetitif.

“Kita berterima kasih kepada pak Prabowo selaku Menteri Pertahanan bersama jajarannya yang menghadirkan Universitas Pertahanan dengan 7 prodi, salah satunya di bidang pertanian. Kami juga telah menandatangani kerja sama dengan Unimor (Universitas Timor, red) untuk memperluas prodi yang ada di Kabupaten Belu. Jadi, kita mendekatkan dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat di Kabupaten Belu agar bisa berkompetisi. Kalau kita berbicara kompetitif, kita harus punya kemampuan. Oleh karena itu, marilah kita bangun Kabupaten Belu secara bersama–sama,” tandas Bupati Belu.

Dandim 1605 Belu, Letkol Inf. Wiji Untoro meminta kepada seluruh masyarakat Silawan agar di setiap rumah memiliki lahan untuk budi daya anggur melalui imbauan dan pendampingan Babinsa yang bekerja sama dengan pemerintah saat ini.

Dandim Belu juga mengutarakan agar petani jangan takut jika hasil budidaya anggur ini diikuti daerah lain karena rejeki masing – masing orang berbeda.

Babinsa Silawan, Serka Duarte Dos Santos melaporkan bahwa budi daya anggur ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2008 hingga sekarang. “Saya menjadi pendamping untuk kelompok–kelompok anggur yang sudah menyebar di wilayah Kecamatan Tasifeto Timur dan Kakuluk Mesak,” ucapnya.

Dilaporkan pula, melalui sinergi, Desa Silawan ke depan bisa menjadi Desa Anggur. Saat ini, gereja telah mulai menanam anggur dan diharapkan agar Paroki Atapupu menjadi Paroki Anggur di Keuskupan Atambua serta menjadi salah satu program dari Kodim 1605 Belu. “Awalnya satu pohon berkembang menjadi banyak dan kita berharap menjadi desa dan Paroki Anggur. Hari ini kita panen di sekitar rumah, bulan November baru dipanen di kebun besar,” pungkasnya.

Turut hadir Kolonel Agus dari Universitas Pertahanan, Plt. Kepala Kesbangpol, Pastor Paroki Stella Maris Atapupu, Kepala Cabang BRI Atambua, Ketua Persit KCK Kodim 1605 Belu, pengusaha, Kepala Desa Silawan serta kelompok budi daya Anggur Hijau. (*)

Sumber berita + foto: prokompimbelu

Editor: (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • BNPB Dorong Pemda NTT Integrasi Penanggulangan Bencana ke RPJMD

    BNPB Dorong Pemda NTT Integrasi Penanggulangan Bencana ke RPJMD

    • calendar_month Rab, 29 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 1Komentar

    Loading

    Kota Kupang | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus berkomitmen mendukung upaya peningkatan ketangguhan bencana guna mewujudkan ketahanan berkelanjutan atau sustainable resilience. Komitmen tersebut selaras dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh Direktorat Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana, melalui bimbingan teknis pemaduan penanggulangan bencana ke dalam RPJMD pada Senin, 27 Mei 2024 di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara […]

  • Presiden Jokowi Lantik 781 Perwira TNI dan Polri Tahun 2019

    Presiden Jokowi Lantik 781 Perwira TNI dan Polri Tahun 2019

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo pada, Selasa, 16 Juli 2019, bertindak selaku inspektur upacara dalam Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri tahun 2019 yang bertempat di halaman depan Istana Merdeka. Presiden dalam kesempatan tersebut sekaligus melantik dan mengambil sumpah para calon perwira remaja (capaja) yang berjumlah 781 orang dari mantra TNI dan Kepolisian. Tanda pangkat […]

  • Dokter Andre : Kelor Bantu Perempuan Susah Hamil Penderita PCOS

    Dokter Andre : Kelor Bantu Perempuan Susah Hamil Penderita PCOS

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Loading

    Kelor, ungkap dokter Andre Hartanto, membantu memperbaiki profil hormon dan fungsi resistensi insulin, yang kemudian menurunkan kadar hormon androgen.   Denpasar | Spesialis Kebidanan & Kandungan, dr. Andree Hartanto, Sp.OG. pada sesi Kongres Obstetri dan Ginekologi Indonesia (KOGI) ke-19 dihelat pada 17–23 Juli 2025 di Bali; memaparkan hasil penelitiannya tentang potensi tanaman kelor (Moringa Oleifera) […]

  • Wagub & Wakapolda NTT Dukung ‘Stop Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak’

    Wagub & Wakapolda NTT Dukung ‘Stop Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak’

    • calendar_month Sab, 8 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Masih dalam rangkaian kegiatan 16 HAKTP ke-18 (16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan [25 November 2018 –10 Desember 2018]); oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nusa Tenggara Timur (DP3A NTT) dilaksanakan kegiatan Jalan Santai dan Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Stop Bajual Orang (Human Traffiking/Perdagangan Orang) di Arena Car Free […]

  • Batik Warnai Diplomasi Dewan Keamanan PBB

    Batik Warnai Diplomasi Dewan Keamanan PBB

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    New York, Garda Indonesia | Sidang Dewan Keamanan PBB yang dipimpin oleh Menlu RI sebagai Presiden DK PBB untuk Mei 2019, kali ini berlangsung unik. Ruang sidang Dewan Keamanan PBB (DK PBB) dalam pertemuan, Selasa, 7 Mei 2019 dimeriahkan dengan berbagai ragam motif batik maupun tenun yang dikenakan para Delegasi peserta pertemuan dari berbagai negara. […]

  • Mahkamah Konstitusi Tiadakan “Pemilu Lima Kotak” Mulai Tahun 2029

    Mahkamah Konstitusi Tiadakan “Pemilu Lima Kotak” Mulai Tahun 2029

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Mahkamah Konstitusi juga menilai penyelenggaraan pemilu secara berdekatan menimbulkan beban berat bagi penyelenggara, berisiko menurunkan kualitas pemilu, memicu kejenuhan pemilih.   Jakarta | Mahkamah Konstitusi memutuskan mulai pada Pemilu 2029, pemilihan umum nasional dan daerah tidak lagi diselenggarakan secara serentak dalam satu waktu seperti model “lima kotak” yang selama ini berlaku. Pemilu nasional untuk memilih […]

expand_less