Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Cerita dan Peran ‘Public Figure’ Perangi Covid-19

Cerita dan Peran ‘Public Figure’ Perangi Covid-19

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 17 Mei 2020
  • visibility 146
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Figur publik atau public figure menjadi sosok penting dalam memberikan dukungan untuk memerangi pandemi Covid-19, sebab mereka memiliki kekuatan utama seperti reputasi, nama baik, dan prestasinya yang dikenal masyarakat. Sehingga apa yang dilakukan oleh mereka akan lebih didengar dan diikuti oleh masyarakat melalui kampanye atau kegiatan positif lainnya.

“Bagaimana seorang pesohor itu ketika menyampaikan sesuatu, itu berpengaruh secara psikologi, karena masyarakat merasa mengenal dia dari karya-karyanya,” ujar presenter dan artis Choky Sitohang di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Sabtu, 16 Mei 2020.

Sebagai presenter dan public figure, Choky juga melakukan upaya-upaya untuk mencegah penularan virus corona jenis baru dengan bekerja dari rumah selama kurang lebih dua bulan. Meski hal itu tentu memberikan dampak risiko bagi dirinya, namun Choky menganggap semua bisa disesuaikan dengan pola hidup baru, sebagai dukungan kepada pemerintah untuk memerangi pandemi Covid-19.

“Kegiatan utama semua dimulai dari rumah. Benar-benar semua dari rumah. Tentu ini ada kerugian dari sisi kami. Ini semua adalah risiko yang memang bukan hanya kami saja yang hadapi. Saya yakin kita semua juga menghadapi hal yang sama. Tetapi apa yang menjadi anjuran pemerintah adalah yang terbaik bagi kami,” ujar Choky.

Sejalan dengan Choky, artis muda dan berbakat Olivia Zalianty juga melihat kehadiran public figure sangat berperan dalam memberikan contoh upaya gotong-royong dengan berbagai kegiatan seperti kesenian hingga penggalangan dana. Sebab, dalam menghadapi musibah pandemi Covid-19 ini harus dilakukan secara bersama-sama.

Dialog Choky Sitohang, Olivia Zalianty,dan Tim Gugus Tugas di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Sabtu, 16 Mei 2020.

“Musibah ini membangkitkan semangat gotong-royong kita. Mungkin pemerintah melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun justru hal itu juga membangkitkan bahwa ini saatnya kita menunjukkan kita bisa bergotong-royong dengan skala besar,” jelas Olivia.

Dalam kesempatan yang sama, artis kenamaan Marcella Zalianty juga merasakan bahwa pandemi Covid-19 juga berdampak pada kegiatan rumah produksi dan memaksa para pekerja seni tidak dapat melakukan aktivitas sehingga tidak dapat mendapatkan penghasilan. Oleh sebab itu, dia bersama Persatuan Artis Film Indonesia melakukan penggalangan dana untuk sektor seni yang terkena dampak pandemi.

“Kita menggalang dana dari kita untuk kita dan kita, alhamdullilah sudah dua minggu lalu sudah didistribusikan bantuan kepada 250 pekerja film, dan sekarang quarter kedua kita melanjutkan bekerja sama dengan Kitabisa.com kita bikin lelang barang artis yang mana hasilnya akan kita donasikan pekerja seni lebih luas lagi. Kita juga melakukan kegiatan berbagi kasih melalui konser amal,” jelas Marcella.

Dalam menghadapi pandemi Covid-19, ada yang kemudian berbeda pendapat dari banyak orang bahkan kalangan seniman papan atas. Perbedaan pendapat mengenai penyebaran virus SARS-CoV-2 juga dapat memunculkan beragam opini masyarakat.

Menurut pandangan dari kalangan pesohor, hal itu tentunya memang wajar terjadi karena beberapa sebab. Namun, hal yang perlu digaris bawahi adalah pentingnya pemahaman mengenai sesuatu yang telah terbukti dan berdasarkan hasil penelitian para ahli serta literasi.

“Teori boleh ada, pemikiran orang boleh berkembang, khayalan imajinasi adalah salah satu cara bertahan hidup, kita hargai. Tapi apa yang penting adalah apa yang ada di depan mata. Jadi ketika hasilnya sudah ada, menelan korban jiwa, penyebaran virusnya begitu cepat ini sudah kita baca literasinya. Ini fakta itu data. Dan kita tidak perlu membingungkan diri kita dan mengajak banyak orang lain untuk ikut bingung dengan sebuah teori yang dasarnya belum dapat dibuktikan,” tegas Choky.

Olivia Zalianty

Menurut Olivia, masyarakat juga harus dapat memahami perbedaan pendapat. Namun Olivia, melihat pandemi ini sebagai hikmah adalah lebih penting. Lagi pula bagi dia, untuk membahas detil mengenai virus corona jenis baru ini bukan ranah para public figure, melainkan tugas para virulogi atau imunologi sebagai ahlinya.

“Apa pun yang terjadi, mau konspirasi atau ini virus hoaks atau apa, yang pasti Tuhan mengizinkan. Karena ini terjadi. Apa pun itu, kita berusaha mengambil hikmah saja yang terbaik,” jelas Olivia.

Di sisi lain, hal yang juga tak kalah paling penting untuk mengajak semua masyarakat bersama-sama memerangi pandemi Covid-19 adalah penyebaran informasi yang terpadu, benar adanya dan mereduksi informasi yang salah. Sehingga pemberian pemahaman yang benar tidak membuat masyarakat menjadi bingung dan dapat mengambil langkah bersama-sama secara gotong-royong

“Informasi-informasi mengenai kesehatan itu harus disampaikan kepada masyarakat secara benar, sehingga tidak membuat masyarakat ini bingung,” jelas Marcella.

“Kunci utamanya adalah masyarakat harus menjaga disiplin, menjaga kesehatan dan menjaga imunitas masing-masing, kalau tidak disiplin artinya kita tidak ikut membantu pemerintah, negara, dan sesama dalam memutus rantai pandemi Covid-19, sementara itu menjadi hal yang penting untuk kehidupan dan membuat roda ekonomi menjadi normal kembali,” pungkas Marcella. (*)

Sumber berita dan foto (*/Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diakonia Natal 2025 PLN UIW NTT Bagi Gereja dan Panti Asuhan

    Diakonia Natal 2025 PLN UIW NTT Bagi Gereja dan Panti Asuhan

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Loading

    “Selama 32 tahun pelayanan saya, jarang ada lembaga yang memilih menyatu langsung dengan pergumulan jemaat seperti ini. PLN memberikan warna baru,” Pdt. Ronny S. Runtu.   Kupang | Suasana penuh khidmat dan kekeluargaan menyelimuti Gereja GMIT “Silo” Naikoten 1 Kupang pada Senin, 5 Januari 2026. PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (PLN UIW NTT) […]

  • Terjang 200 Rumah di Kab. Tulang Bawang, Angin Puting Beliung Renggut 2 Nyawa

    Terjang 200 Rumah di Kab. Tulang Bawang, Angin Puting Beliung Renggut 2 Nyawa

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Lampung, Garda Indonesia | Angin Puting Beliung menerjang tiga desa di Kabupaten Tulang Bawang yaitu di Desa Tri Mulya Jaya, Desa Tri Tunggal Jaya dan Desa Dwi Warga, berada di Kecamatan Banjar A. Wilayah yang terdampak angin puting beliung ini berada di dua kecamatan di Kabupaten Tulang Bawang. Desa-desa di dua kecamatan tersebut yakni, Desa […]

  • Menteri Sosial Juliari Batubara Serahkan Diri dan Ditahan KPK

    Menteri Sosial Juliari Batubara Serahkan Diri dan Ditahan KPK

    • calendar_month Sen, 7 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua KPK Firli Bahuri saat konferensi pers terkait perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan oleh penyelenggara negara yang terjadi di Kementerian Sosial menyampaikan, bahwa tersangka JPB pada Minggu dini hari, 6 Desember 2020, sekira pukul 02.50 WIB telah menyerahkan diri ke hadapan penyidik KPK. Selain itu, tersangka AW juga […]

  • Gerakan Kupang Hijau Berdayakan 62 Mitra Usaha Tanpa Gunakan APBD Kota Kupang

    Gerakan Kupang Hijau Berdayakan 62 Mitra Usaha Tanpa Gunakan APBD Kota Kupang

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Gerakan Kupang Hijau yang diinisiasi oleh Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan didukung oleh Tim Gerakan Kupang Hijau (GKH) yang diketuai oleh Harry Alexander Riwu Kaho membuat terobosan baru dengan memberdayakan dan bekerja sama dengan para pelaku usaha atau mitra usaha Bank NTT. Penerapan kerja sama tersebut dilakukan oleh […]

  • Wakil Bupati Sumba Timur Dukung Revitalisasi Bahasa Kambera

    Wakil Bupati Sumba Timur Dukung Revitalisasi Bahasa Kambera

    • calendar_month Kam, 11 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Waingapu, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menghelat Pelatihan Guru Utama Berbahasa Kambera yang merupakan implementasi Program Merdeka Belajar Episode ke-17: Revitalisasi Bahasa Daerah. Pelatihan Guru Utama Berbahasa Kambera ini sebagai kegiatan terakhir rangkaian kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah di Provinsi Nusa […]

  • Kemenkumham Raih Penghargaan dari Kementerian Keuangan

    Kemenkumham Raih Penghargaan dari Kementerian Keuangan

    • calendar_month Rab, 17 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) berhasil meraih penghargaan atas kinerja anggaran terbaik tahun 2022 pada Rabu 17 Mei 2023. Kemenkumham menempati posisi kedua setelah Kemenkeu pada kategori Kementerian/Lembaga (K/L) pagu besar. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani kepada Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly dalam acara Rakornas Pelaksanaan Anggaran […]

expand_less