Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Cielo Punya Cerita

Cielo Punya Cerita

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
  • visibility 94
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Roni Banase

Judul tulisan ini justru lahir dari ide waiters kedai kopi di Sanur, Denpasar. Entah mengapa, saya justru langsung mengiyakan menorehkan judul ini di Vivo21, teman bekerjaku, tanpa menimbang lagi. Apakah selaras atau bisa memantik respons orang membaca?

Saat Rabu pagi, 10 Agustus 2022, hari kesepuluh menginap di salah satu hotel di Bali, usai menyusuri pedestrian di sepanjang pesisir pantai Sanur. Aku menyempatkan diri mampir ke kedai kopi di daerah Semawang.

Dari sekian banyak deretan cafe di Semawang, entah kenapa, cafe mungil dengan nuansa semi modern dan oldies menyita minatku.

Waktu menunjukkan pukul 10.00 WITA saat menapaki pintu masuk cafe yang baru saja dibuka pada Januari 2022. Cafe ini menyuguhkan kopi expresso, teh, dan beragam kudapan dengan harga terjangkau. Juga tersedia papan QR digital payment.

Aku disambut hangat oleh waiters perempuan berdarah Bali. Andien sapaan akrabnya. Percakapan mesra awal kami tercetus saat dia mendengar diksi “kudapan”. Dia langsung merespons bertanya.

“Apa itu kudapan?” tanya Andien terlihat penasaran dan mengejar ku.

Lalu jawabku, “Kudapan itu artinya kue”

“Baru pernah dengar kata kudapan?” tanyaku balik kepada perempuan berusia 21 tahun ini. Dan dengan polos dia mengungkapkan belum pernah mendengarnya.

Aku pun mengimbau Andien untuk mengunduh aplikasi Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) V di playstore.

Perbincangan kami berlanjut (seraya ku nikmati suguhan teh panas dan kudapan khas Cafe Cielo), mulai dari kunjungan tamu saat pandemi sampai pada Agustus 2022 hingga impian Andien memiliki usaha sendiri. Perempuan bungsu dari 4 (empat) bersaudara ini pun membeberkan usaha buket bunga bermerek Dins Gift https://instagram.com/dins.gift?igshid=YmMyMTA2M2Y= yang sementara dirintisnya.

Beragam buket bunga mulai dari rangkaian bunga, rokok, uang yang dirangkai hingga menjadi menarik lalu di-posting di Instagram dan media sosial miliknya.

Kami pun berbagi cerita tentang usaha yang sementara dirintis hingga aku menyarankan Andien untuk mendaftarkan merek usahanya ke Dirjen Kekayaan Intelektual (KAI) Kementerian Hukum dan HAM RI.

Dari bincang-bincang kami, Andien pun bercerita harus menanggung biaya hidup ibu kandungnya hanya dengan penghasilan sekitar 1,8 juta per bulan, bersama ketiga kakaknya, Andien rela merawat orang tuanya.

Andien juga telah mengikuti kursus Barista. Perempuan kelahiran 2001 ini juga ingin menjadi “Perempuan Tangguh” yang mandiri dan bermimpi ingin menjadi “Pengusaha Sukses” di usia kisaran 30—40 tahun.

Astungkara!

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digitalic : SEO yang Baik Harus Berdampak bagi Bisnis

    Digitalic : SEO yang Baik Harus Berdampak bagi Bisnis

    • calendar_month Rab, 1 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Guna meningkatkan performa brand atau bisnis perlu dirancang strategi marketing yang relevan agar pemasaran bisnis dapat menjangkau pasar yang luas. Strategi ini bisa saja dilakukan dengan cara konvensional, namun teknik strategi marketing secara modern memiliki potensi lebih besar daripada teknik tradisional. Salah satu teknik jitu dalam memanfaatkan internet adalah dengan melakukan strategi digital marketing. Perlu […]

  • Polri : Korban Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Ada 14 Orang

    Polri : Korban Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Ada 14 Orang

    • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengungkapkan ada 14 orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit akibat bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/03/28/bom-bunuh-diri-di-gereja-katedral-makassar-menteri-agama-kutuk-keras/ “Ada korban yang dari pihak sekuriti gereja dan kemudian dari pihak jemaat,” urai Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, […]

  • 20 Balon DPD Resmi Mendaftarkan Diri di KPU NTT

    20 Balon DPD Resmi Mendaftarkan Diri di KPU NTT

    • calendar_month Sel, 10 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur Membuka pendaftaran Bakal Calon Anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) yang dimulai dari Senin/9 Juli-Rabu/11 Juli 2018. Hari pertama pendaftaran terdapat 5 (lima) Balon DPD yang mendaftar. Kelima Balon tersebut diantaranya Martinus Siki, Sarah Lery Mboeik, Abraham Paul Liyanto, Hilda Manafe dan Agustinus Lesek. Hari kedua pendaftaran, […]

  • Paskah Klasis Amanuban Timur Ciptakan Harmonisasi Umat Lintas Agama

    Paskah Klasis Amanuban Timur Ciptakan Harmonisasi Umat Lintas Agama

    • calendar_month Rab, 1 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Timor Tengah Selatan, Garda Indonesia | Ada yang menarik dari Perayaan Paskah Klasis Amanuban Timur; Kali ini, Prosesi Paskah (Jalan Salib) melibatkan seluruh jemaat serta umat Katolik dan Muslim. Bertempat di Gereja Jemaat Betania Haunometan, OeEkam, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur, Selasa, 30 April 2019. Pembukaan Acara Prosesi Jalan Salib ditandai […]

  • PLN Melistriki 39 Desa di NTT, Rasio Desa Berlistrik Capai 95,47 Persen

    PLN Melistriki 39 Desa di NTT, Rasio Desa Berlistrik Capai 95,47 Persen

    • calendar_month Kam, 11 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Mengawali tahun 2021 (sejak Desember 2020 hingga Januari 2021), PLN berhasil melistriki 39 Desa terpencil yang tersebar di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan keberhasilan ini, rasio desa berlistrik di NTT mencapai 95,47%. Sebelum dilistriki oleh PLN, masyarakat di 39 desa tersebut hanya menikmati penerangan melalui generator set (genset). Kini, dengan […]

  • POLITISASI FOTO PAUS! Tim Ansy Lema Tak Kenal Pemasang Baliho

    POLITISASI FOTO PAUS! Tim Ansy Lema Tak Kenal Pemasang Baliho

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    “Saya adalah pengagum Paus Fransiskus, terutama karena keberpihakannya kepada kaum miskin dan inspirasi lingkungan hidup. Coblos nomor 1, Ansy-Jane,” demikian bunyi tulisan pada baliho Yohanes Fransiskus Lema itu.   Manggarai | Beredar luas di media sosial (Medsos) foto pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus di alat peraga kampanye (APK) baliho calon gubernur NTT nomor urut […]

expand_less