Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » CIRMA Tanam Ribuan Pinang di TTU, Upaya Tekan Impor Rp1 Triliun Setahun

CIRMA Tanam Ribuan Pinang di TTU, Upaya Tekan Impor Rp1 Triliun Setahun

  • account_circle Roni Banase
  • calendar_month Jum, 19 Des 2025
  • visibility 365
  • comment 0 komentar

Loading

Desa Faenake, imbuh John Ladjar, adalah pilot project penanaman pinang Betara dan ke depan bibit pinang tidak didatangkan dari luar TTU karena pembibitan akan dibuat di Desa Faenake. Sehingga desa lain akan disokong oleh Desa Faenake.

 

Faenake | Centrum Inisiatif Rakyat Mandiri (CIRMA) resmi meluncurkan gerakan penanaman Pinang Betara sebagai bagian dari upaya mendorong keadilan iklim dan kemandirian ekonomi petani kecil di Timor Barat. Penanaman perdana pinang yang selama ini menjadi komoditas impor bernilai triliunan rupiah dari luar NTT ini dihelat pada Rabu, 17 Desember 2025 di Desa Faenake, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Hadir pada penanaman sekitar 1.200 anakan pinang di wilayah kelompok tani binaan CIRMA tersebut antara lain, Wakil Bupati TTU, Kamilus Elu, S.H. Plt Kadis Pertanian TTU, Charles Malelak, S.P., M.Si. pimpinan OPD, Wadan Pamtas Napan, Kapospol Napan, perwakilan Bapperida NTT, para kepala desa, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta para petani kecil. Sementara, Gubernur NTT, Melki Laka Lena yang semula dijadwalkan hadir turut menanam pinang, namun berhalangan.

Gerakan ini menandai langkah konkret CIRMA bersama pemerintah daerah dan masyarakat desa dalam mengembangkan pinang varietas Betara sebagai komoditas unggulan rakyat yang adaptif terhadap iklim kering, berumur panjang, dan bernilai ekonomi tinggi.

Direktur CIRMA, John Mangu Ladjar kepada awak media menyampaikan pihaknya selama membina puluhan desa di Timor Barat dan melihat pinang yang ditanam adalah varietas lokal dengan usia produksi yang sangat lama atau mencapai usia 7 hingga 10 tahun. Sehingga pihaknya mendatangkan bibit pinang Betara dari Jambi dengan usia produksi hanya 4 tahun sudah bisa menghasilkan buah.

Desa Faenake, imbuh John, adalah pilot project penanaman Pinang Betara dan ke depan bibit pinang tidak didatangkan dari luar TTU karena pembibitan akan dibuat di Desa Faenake. Sehingga desa lain akan disokong oleh Desa Faenake.

“Penanaman pinang hari ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi menanam masa depan petani kecil. Pinang adalah aset jangka panjang yang bisa menjadi pegangan ekonomi keluarga sekaligus menjaga lingkungan,” ujarnya.

Wakil Bupati TTU, Kamilus Elu saat menanam anakan Pinang Batara di lahan Desa Faenake. Foto : tim CIRMA

John Ladjar pun menekankan bahwa Pinang Betara dipilih karena memiliki keunggulan adaptif terhadap lahan kering, mulai berbuah relatif cepat (3 tahun), serta memiliki permintaan pasar yang stabil. Melalui pendekatan berbasis komunitas, CIRMA mendorong pinang tidak hanya ditanam, tetapi dikelola secara kolektif melalui kelompok tani dan koperasi agar nilai tambah tetap berada di desa.

NTT Impor Pinang Rp1 Triliun Setahun

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) setiap tahunnya membeli pinang dari berbagai wilayah lain di Indonesia hampir mencapai Rp 1 triliun. Provinsi Jambi menjadi pemasok terbesar dengan rata-rata pembelian menyentuh angka Rp 700 miliar per tahun.

Sebelumnya, saat membuka rapat kerja daerah (Rakerda) III Partai Demokrat NTT, Sabtu, 4 November 2025, Gubernur NTT, Melki Laka Lena mengaku kaget dan tidak pernah menduga mengeluarkan satu triliun rupiah untuk membeli pinang.

“Kita beli pinang yang kita makan hari-hari, dan 700 miliar dibeli dari Jambi,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Gubernur Laka Lena saat meresmikan NTT Mart by Dekranasda Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) di Desa Kesetnana, Mollo Utara, Selasa, 2 Desember 2025. Ia pun mencontohkan pembelian pinang dari luar daerah yang mencapai Rp 1 triliun setiap tahun.(*)

  • Penulis: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Swasembada Energi Flores, PLN UIP Nusra dan Pemda Manggarai Perkuat Sinergi

    Wujudkan Swasembada Energi Flores, PLN UIP Nusra dan Pemda Manggarai Perkuat Sinergi

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Loading

    Tigor Marolop Situmorang menegaskan Manggarai merupakan wilayah yang dianugerahi potensi panas bumi berkelas dunia. Potensi ini menjadikan Manggarai sebagai kawasan strategis mewujudkan swasembada energi di Flores.   Ruteng | PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di wilayah Nusa Tenggara. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan […]

  • Suku Sikka dan Tradisi Turun Temurun

    Suku Sikka dan Tradisi Turun Temurun

    • calendar_month Ming, 24 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Loading

    Suku Sikka merupakan bagian dari komunitas adat yang berada di Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Populasinya diperkirakan mencapai lebih kurang 350.000 jiwa. Mereka berasal terutama dari daerah Kecamatan Bola, Lela, Maumere, dan Kewapante. Kabupaten Sikka memiliki warisan sejarah yang kaya, terutama melalui masa kejayaan kerajaan kuno dan pengaruh luar yang memengaruhi budaya lokal. […]

  • Gandeng Perusahaan Inggris, Indonesia Bangun Ekosistem Semikonduktor

    Gandeng Perusahaan Inggris, Indonesia Bangun Ekosistem Semikonduktor

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Loading

    Pada kerja sama tersebut, ARM Holdings diharapkan berperan dalam penyusunan peta jalan (roadmap) pengembangan industri semikonduktor Indonesia.   Jakarta | Pemerintah Indonesia bersiap membangun ekosistem semikonduktor nasional dengan menggandeng perusahaan asal Inggris melalui kerja sama bernilai awal US$125 juta atau sekitar Rp2,1 triliun. Rencana ini telah mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto dan akan melibatkan ARM […]

  • Belu & Sumba Barat Belum Punya Desa Tangguh Bencana

    Belu & Sumba Barat Belum Punya Desa Tangguh Bencana

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana mengamanatkan untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana. Salah satu strategi untuk mewujudkan hal ini adalah melalui pengembangan desa/kelurahan tangguh terhadap bencana dengan upaya pengurangan risiko bencana berbasis komunitas (PRBBK). Pada PRBBK, proses pengelolaan risiko bencana melibatkan secara aktif masyarakat dalam mengkaji, menganalisis, menangani, […]

  • Ada Hubungan Keluarga Prabowo dan Mendiang Mgr. Petrus Turang

    Ada Hubungan Keluarga Prabowo dan Mendiang Mgr. Petrus Turang

    • calendar_month Jum, 4 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Mendiang Mgr. Petrus Turang diberangkatkan ke bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat malam, 4 April 2025 pukul 23.00 WIB. Selanjutnya diterbangkan menuju Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur untuk dimakamkan pada Selasa, 8 April 2025.   Jakarta | Presiden Prabowo Subianto melayat mendiang Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, Monsinyur (Mgr) Petrus Turang di Katedral Jakarta, pada Jumat, […]

  • Tahan 108 Ijazah, Jan Diana CV Sentoso Seal Surabaya Jadi Tersangka

    Tahan 108 Ijazah, Jan Diana CV Sentoso Seal Surabaya Jadi Tersangka

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Kasus ini mencuat usai seorang mantan karyawan mengadu ke Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji hingga dilakukan sidak di kantor CV Sentoso Seal, namun Jan Hwa Diana berkelit dan membantah pihaknya menahan ijazah para karyawan.   Surabaya | Pasca-proses penyelidikan intensif, Polda Jawa Timur akhirnya menetapkan Jan Hwa Diana sebagai tersangka kasus penggelapan ijazah milik mantan […]

expand_less