Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dandim 1417/Kendari : “Tentara Adalah Manusia yang Disempurnakan”

Dandim 1417/Kendari : “Tentara Adalah Manusia yang Disempurnakan”

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 9 Mar 2020
  • visibility 174
  • comment 0 komentar

Loading

Kendari, Garda Indonesia | Jam komandan merupakan kegiatan rutin yang diberikan sebagai forum komunikasi sekaligus bentuk kepedulian Komandan terhadap satuan serta anggotanya. Di mana di dalamnya, terdapat penekanan dan instruksi yang perlu dilaksanakan.

Komandan Kodim 1417/Kendari Kol. Inf. Drs. Alamsyah, M.Si. memberikan jam komandan kepada seluruh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Persit Kodim 1417/Kendari di Aula Serbaguna Makodim usai Upacara Bendera pada Senin, 9 Maret 2020.

Kol. Inf. Drs. Alamsyah M.Si. dalam Jam Komandan menyampaikan bahwa Tentara itu beda dengan profesi lain, Tentara itu harus memiliki kriteria lain yang tidak dimiliki profesi lain. Sehingga Tentara dapat dikatakan adalah manusia yang disempurnakan. Kenapa…?, Karena Tentara itu mulai dari perekrutan sampai masuk melalui berbagai seleksi yang ketat. Tentara itu dituntut harus sehat, kuat, berakhlak baik, profesional dalam segala hal, berani, loyal, disiplin, dan mampu menyesuaikan di segala situasi.

“Kita sebagai seorang prajurit, kehidupannya serba diatur sedemikian rupa. Ciri setiap prajurit harus mempunyai sikap disiplin dan loyal. Oleh karena itu, kita harus bangga menjadi seorang prajurit,”ujarnya.

Kalau Babinsa itu manusia yg di muliakan, kenapa..?, karena Babinsa ada ujung tombak TNI maupun Negara, yang mampu melaksanakan berbagai macam tugas di berbagai aspek, semata mata berujung pada kejayaan dan kemakmuran bangsa Indonesia.

“Olehnya level manusia yang di muliakan itu, jangan dinodai dengan berbagai bentuk pelanggaran,“ucapnya.

Laksanakan kegiatan dengan benar sesuai program kerja, Protap yang berlaku, sehingga dapat hasil yang terbaik. Pelihara sinergisitas dengan semua instansi guna tercapainya tugas pokok sebagai Apkowil.

Tak lupa juga ditekankan tentang pentingnya olahraga bersama di wilayah sehingga terjalin suasana keakraban antara Instansi, dan masyarakat.

Di akhir pengarahan Dandim juga ingatkan Prajurit dan Persit agar bijak dalam bermedia sosial. (*)

Sumber berita (*/Penrem Kodim Kendari)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Puluh UMKM di Larantuka Pakai Transaksi Nontunai QRIS Bank NTT

    Tiga Puluh UMKM di Larantuka Pakai Transaksi Nontunai QRIS Bank NTT

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka, Garda Indonesia | Upaya Bank NTT mengenalkan dan mendorong penggunaan uang elektronik dengan melakukan transaksi nontunai terus dilakukan oleh masing-masing kantor cabang perwakilan Bank NTT di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); termasuk Bank NTT Cabang Larantuka. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/04/15/uang-tunai-sumber-covid-19-ayo-ganti-pakai-qris-bank-ntt/ Transaksi nontunai yang ditawarkan oleh Bank NTT Cabang Larantuka kepada pelaku usaha mikro […]

  • Reaksi Cepat Jasa Raharja Beri Santunan bagi Korban Lakalantas di Bolok Kupang

    Reaksi Cepat Jasa Raharja Beri Santunan bagi Korban Lakalantas di Bolok Kupang

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kecelakaan lalu lintas antara Mobil Pikap DH 9169 AJ dengan Mobil Toyota Rush DH 1882 HH di Jalan Raya Desa Bolok, Kec. Kupang Barat Kabupaten Kupang pada Rabu, 5 Februari 2020, menewaskan 1 (satu) orang dan menyebabkan 15 orang luka-luka (8 orang luka berat, dan 7 orang luka ringan). Kepala Cabang […]

  • Kasus Sambo, Prof. Firman Wijaya: Public Distrusting Jadi Disrispecting

    Kasus Sambo, Prof. Firman Wijaya: Public Distrusting Jadi Disrispecting

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Hingga sekarang, kasus pembunuhan berencana di Duren Tiga yang melibatkan (eks Irjen Polisi) Ferdy Sambo selaku otak di balik pembunuhan terhadap almarhum Brigadir Novriansyah Yoshua Hutabarat masih menuai sorotan. Terkait hal ini, Ketua Umum Peradin 1964, Prof. Firman Wijaya menuturkan bahwa kasus pembunuhan berencana ini kian pelik tatkala persoalan meletakkan keadilan […]

  • Jaksa Agung ST Burhanuddin Apresiasi Kinerja Baik Insan Adhyaksa

    Jaksa Agung ST Burhanuddin Apresiasi Kinerja Baik Insan Adhyaksa

    • calendar_month Rab, 28 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Saat kunjungan kerja virtual pada Rabu, 28 Desember 2022, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengucapkan terima kasih atas capaian kinerja yang baik sepanjang tahun 2022. Selaku pribadi maupun pimpinan, Jaksa Agung dengan bangga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh insan Adhyaksa di mana pun bertugas. “Suatu kebanggaan bagi saya memiliki saudara-saudari sekalian […]

  • Sisa 7 Gardu Padam, GM PLN NTT: ‘Best Effort’ Minggu Kedua Mei Pulih

    Sisa 7 Gardu Padam, GM PLN NTT: ‘Best Effort’ Minggu Kedua Mei Pulih

    • calendar_month Ming, 2 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dari total 4.002 gardu listrik PLN yang terdampak Badai Seroja pada rentang waktu 3—5 April 2021, mengakibatkan jaringan listrik padam pada 635.978 pelanggan di seluruh Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), namun dengan kerja sigap tim relawan PLN, jajaran manajemen dan dibantu oleh stakeholder, beserta TNI/Polri, maka hingga Minggu, 2 Mei 2021 […]

  • KemenPPPA & UNFPA Rumuskan Strategi Pencegahan Perkawinan Anak

    KemenPPPA & UNFPA Rumuskan Strategi Pencegahan Perkawinan Anak

    • calendar_month Sab, 17 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Indonesia menduduki peringkat ke 7 di dunia dan ke 2 di ASEAN dengan angka perkawinan anak tertinggi. Selain memengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM), perkawinan anak juga memengaruhi Indeks Kedalaman Kemiskinan. Dalam upaya menekan angka perkawinan anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama The United Nations Population Fund (UNFPA) mengadakan […]

expand_less