Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dari Garda SIAGA Policy Bootcamp Menuju Resiliensi Berkelanjutan

Dari Garda SIAGA Policy Bootcamp Menuju Resiliensi Berkelanjutan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 26 Des 2024
  • visibility 40
  • comment 0 komentar

Loading

Resiliensi berkelanjutan merupakan kemampuan mewujudkan lingkungan yang tangguh dalam menghadapi bencana baik secara struktural maupun non-struktural. Tidak hanya memiliki kesiapan infrastruktur tahan bencana yang memadai namun juga kapasitas masyarakat yang sadar dan tangguh terhadap bencana.

 

Jakarta | Program SIAP SIAGA mendorong upaya penyelarasan pengetahuan di antara pelaku kebencanaan dan perubahan iklim lintas daerah dan lintas sektor untuk bertukar pengalaman dan pembelajaran melalui Garda SIAGA Policy Bootcamp yang dihelat di Vertu Harmoni Hotel Jakarta pada 2—5 Desember 2024. Dikemas sebagai lokakarya kebijakan, aktivitas ini mendorong diseminasi pengetahuan sektoral untuk penguatan pemahaman kolektif dalam mendorong kebijakan manajemen risiko bencana dan iklim yang terpadu.

Garda SIAGA Policy Bootcamp adalah lokakarya kebijakan intensif bagi para jawara atau champion kebencanaan multi sektor antar daerah dan di tingkat nasional. Lokakarya ini menguatkan jaringan koordinasi melalui fasilitasi pertukaran pengetahuan, pemahaman, dan pembelajaran untuk mendukung penyusunan maupun penyelarasan kebijakan manajemen risiko bencana dan perubahan iklim yang lebih efektif.

Garda SIAGA Policy Bootcamp pun melibatkan perwakilan kementerian nasional, pemerintah daerah, dan unsur non-pemerintah, termasuk Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dan jejaring kerjanya sebagai peserta maupun sebagai pembicara. Hadir para champion dari unsur Pentahelix yakni perwakilan Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berkolaborasi dengan Think Policy, sebuah platform terpadu untuk meningkatkan proses pembuatan kebijakan di Indonesia, turut mendukung Program SIAP SIAGA dengan melibatkan pengambil kebijakan di tingkat nasional dan daerah untuk merespons masukan maupun berkolaborasi langsung dengan aktor non-pemerintah, kegiatan ini juga berperan untuk menguatkan kapasitas jaringan dalam bekerja sama untuk mencapai keluaran kebijakan kebencanaan yang tepat sasaran di tengah-tengah masyarakat.

Catherine Meehan, Secretary DFAT (Department of Foreign Affairs and Trade) dalam sesi pembukaan menyampaikan bahwa Program SIAP SIAGA melanjutkan program manajemen risiko kebencanaan di Indonesia. Cakupannya, beber Catherine, berupa membuka jaringan pelibatan para partisipan kebencanaan, berbagai pengetahuan kebencanaan hingga pengembangan inovasi yang bersifat inklusi dengan tetap menjaga keberlanjutan yang bersifat resiliensi.

Lucy Dickinson, Team Leader SIAP SIAGA berharap Garda SIAGA Policy Bootcamp dapat menjadi ajang saling berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait manajemen risiko bencana. Dan dapat dijadikan acuan berbagi praktik baik manajemen risiko bencana antar provinsi dan kelembagaan dalam cakupan wilayah Indonesia.

Perlu diketahui, Garda SIAGA Policy Bootcamp terdiri dari 3 (tiga) unsur aktivitas yakni, bincang ahli (expert talk), pembelajaran antar rekan (peer-to-peer learning), dan rencana aksi (action plan). Masing-masing aktivitas dilaksanakan berupa:

• Bincang ahli: Dikemas dalam kombinasi talkshow dan diskusi, aktivitas ini akan mengundang tiga pembicara (satu dari tingkat nasional, satu dari Australia/Regional Asia Pasifik, dan satu dari organisasi masyarakat sipil nasional/subnasional), untuk berbagi pengetahuan dan kerangka kerja pengurangan risiko bencana, perubahan iklim; dan tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional dan global. Pengetahuan ini lantas akan didiskusikan dengan studi kasus lokal untuk mengulas praktiknya di lapangan.

• Pembelajaran antar rekan: Dikemas dalam rupa diskusi kelompok terarah (focus group discussion), aktivitas ini mendorong peserta untuk lebih dalam mengidentifikasi peluang dan tantangan dari pelaksanaan kebijakan kebencanaan dan perubahan iklim yang berkelanjutan. Berbekal pengetahuan dari sesi sebelumnya, peserta didorong untuk lebih peka terhadap celah di antara kerangka kerja dan pemahaman dengan implementasinya di level masyarakat (tapak).

• Rencana aksi: Dikemas dalam rupa diskusi kelompok terarah, aktivitas ini menindaklanjuti celah pelaksanaan kebijakan kebencanaan dan perubahan iklim dari sesi sebelumnya melalui tujuan kolektif dan tujuan individu jangka pendek (1-2 tahun). Sesi ini menjadi konklusi dari para peserta untuk mengamplifikasi perannya di lembaga masing-masing sebagai champion, untuk mengutilisasi pengetahuan dan jaringan yang di dapatkan dari kegiatan ini.(*)

Sumber (*/Think Policy/Program SIAP SIAGA/Roni)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Meminta! PLN Bangun Jalan Hotmix ke Wisata Pantai Air Cina

    Warga Meminta! PLN Bangun Jalan Hotmix ke Wisata Pantai Air Cina

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Manager UPP Nusra 3, Kasirun, menjelaskan pembangunan jalan ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama sepanjang 4 km, dan tahap kedua sepanjang 2 km. Tahap kedua ditargetkan rampung pada awal Mei 2025. Sebelum pengerjaan, jalan itu berupa pengerasan bebatuan.   Kupang | PLN memenuhi permintaan warga sekitar lokasi proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Timor […]

  • KEBESARAN TUHAN! Rumah Musik Siloam Eksis Hingga 7 Tahun

    KEBESARAN TUHAN! Rumah Musik Siloam Eksis Hingga 7 Tahun

    • calendar_month Sen, 24 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh menabuh drum sebagai tanda dibukanya pentas musik, seni, dan Festival Mahakarya 7 Tahun Rumah Musik Siloam, didampingi pendiri, Aku Kalla; Penasihat dan Pembina Yayasan Karya Musik Siloam, Robert Fanggidae; dan Wakil Ketua DPD PAPPRI NTT, Ina Djara. Acara ini juga dirangkai peresmian Yayasan Rumah Musik […]

  • 450 Personil Tim Gabungan Siap Amankan Malam Tahun Baru di Kota Atambua

    450 Personil Tim Gabungan Siap Amankan Malam Tahun Baru di Kota Atambua

    • calendar_month Kam, 31 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Pengamanan malam tahun baru, kita mempersiapkan 450 personil tim gabungan antara TNI, Kepolisian, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan,” sebut Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh dalam press release Polres Belu, pada Rabu, 30 Desember 2020. Khairul Saleh menjelaskan, pengamanan tahun baru kali ini berbeda dengan tahun – tahun yang lalu […]

  • PLN Siap Strategi Mitigasi Perubahan Iklim ‘Carbon Neutral’ pada 2060

    PLN Siap Strategi Mitigasi Perubahan Iklim ‘Carbon Neutral’ pada 2060

    • calendar_month Sel, 30 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) melakukan sejumlah upaya mitigasi perubahan iklim, salah satunya dengan memaksimalkan operasional pembangkit yang ada dan secara paralel mengganti pembangkit listrik yang lebih ramah lingkungan. Direktur Perencanaan Korporat PLN, Evy Haryadi mengatakan, PLN telah berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon. Selain dukungan penugasan dari pemerintah, juga sebagai bentuk tanggung […]

  • Bersikap Tak Acuh,Kepala SMAN Kie Tuai Protes dari Guru,Komite & Dewan Pendiri

    Bersikap Tak Acuh,Kepala SMAN Kie Tuai Protes dari Guru,Komite & Dewan Pendiri

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Kie-T.T.S, Garda Indonesia | Ketidakadilan terjadi di SMAN Kie Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Hal itu terjadi karena sikap Kepala Sekolah Yaner Benu, S.Pd. yang selalu mengambil kebijakan secara sepihak tanpa melalui pertimbangan yang matang, yang menyebabkan pengunduran diri dari tugas tambahan yang diemban oleh 3 orang guru. Selain itu, kekecewaan juga disampaikan oleh Dewan […]

  • IMO Indonesia Bangun Jejaring dengan Kemenkumham

    IMO Indonesia Bangun Jejaring dengan Kemenkumham

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Ikatan Media Online (IMO) Indonesia berupa membangun jejaring lintas sektor, pemerintah, swasta maupun dunia usaha. Upaya intens itu konsisten dilakukan guna membangun jejaring guna pengembangan kualitas organisasi perkumpulan para pemilik media online pertama se-Indonesia itu tetap survive di tengah perkembangan dunia teknologi digital. Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) IMO Indonesia, Roni Banase usai […]

expand_less