Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Diduga LVRI Cabang Belu Lakukan Pungli Saat Serahkan SK 100%

Diduga LVRI Cabang Belu Lakukan Pungli Saat Serahkan SK 100%

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 9 Des 2019
  • visibility 119
  • comment 0 komentar

Loading

Atambua, Garda Indonesia | Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Cabang Belu yang berkantor di Km. 16, Desa Bakustulama, kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Propinsi NTT, diduga telah melakukan pungutan liar (pungli) terhadap anggota veteran.

Hal ini terungkap ketika salah satu anggota Veteran, Andreas Mali Liku (warga Kecamatan Lamaknen) berhasil memotret proses penyetoran uang kepada seorang staf Marcab Veteran, pada saat hendak mengambil SK-nya yang sudah terbit sejak Mei 2015 di Kantor Markas Cabang LVRI Belu.

Menurut Andreas Mali Liku yang dihubungi awak media via sambungan telepon seluler pada Senin, 9 Desember 2019 siang, mengaku bahwa, SK 100%-nya sudah dia ambil pada Rabu, 4 Desember 2019 lalu. Padahal, lanjutnya, SK 100% itu sudah terbit sejak Mei 2015 dan disimpan di kantor Veteran Cabang Belu. SK itu baru bisa diambil setelah menyetor uang senilai Rp.14.500.000,- (empat belas juta lima ratus ribu rupiah).

“Uang saya sudah kasih. Kasih pertama, dua juta lima ratus. Kasih kedua, dua belas juta. Mereka bilang kasih itu uang dulu baru bisa ambil SK. Saya ada catatan uang berapa yang saya sudah kasih. Itu catatan saya masih simpan”, akunya.

Andreas juga mengatakan, sejumlah uang yang telah ia setorkan itu pun tidak diberikan kuitansi tanda terima oleh pihak Veteran. “Kuitansi tidak ada. Saya minta kuitansi mereka tidak kasih. Mereka bilang kuitansi tidak ada,”ungkap Mali Liku.

Salah seorang staf pengurus administrasi Veteran, Modesta Abuk yang ditemui awak media di Markas Cabang mengaku telah menerima sejumlah uang, tetapi nilainya tidak besar seperti yang dituduhkan tersebut. Modesta mengemukakan bahwa uang yang diterima dirinya itu (seperti yang tampak pada foto), hanya berjumlah Rp. 500.000 sebagai biaya pengiriman berkas.

“Saya terima betul itu uang, tapi hanya lima ratus ribu. Lima ratus ribu itu wajar. Tapi kalau mereka bilang pernah kasih uang sampai empat belas juta lima ratus itu, saya tidak pernah terima,” katanya membantah.

Modesta, yang dihubungi lagi melalui telepon pada hari yang sama mengaku, Veteran Belu tidak pernah siapkan kuitansi tanda terima uang. “Oh, di sini tidak ada kuitansi. Saya tidak tahu kenapa tidak ada kuitansi. Itu bukan saya punya bagian. Saya juga bukan bendahara. Saya hanya membereskan berkasnya saja. Itu, orang konfirmasi di dalam, bukan dengan kami. Itu di pak ketua punya ruangan,” jelasnya.

Sementara, Ketua Marcab LVRI Belu, Stefanus Atok belum berhasil dikonfirmasi lantaran sedang tidak berada di kantor.(*)

Penulis (*/HH)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Roda Perekonomian, Pemprov NTT Bangun Infrastruktur via Pinjaman Daerah

    Gerakan Roda Perekonomian, Pemprov NTT Bangun Infrastruktur via Pinjaman Daerah

    • calendar_month Sab, 9 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | “Apa yang kita kerjakan saat ini akan menjadi fondasi atau dasar pijakan kebijakan masa depan sehingga kita mampu menatap masa depan dengan tidak lagi menjadi bagian dalam sejarah membuat provinsi ini menjadi miskin. Akan tetapi kita bangga saat tidak menjabat lagi nanti, kita akan melihat bahwa kita meletakan dasar pembangunan […]

  • Nuansa Damai dan Pujian pada Allah Warnai Natal Oikumene UPG 1945 NTT

    Nuansa Damai dan Pujian pada Allah Warnai Natal Oikumene UPG 1945 NTT

    • calendar_month Sen, 23 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perayaan Natal Oikumene Fakultas Hukum Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT mengusung tema ‘Hiduplah Sebagai Sahabat bagi Semua Orang’ dan sub tema ‘Melalui Natal Fakultas Hukum Universitas Persatuan Guru 1945 NTT Kita Merajut Tali Persahabatan dengan Sesama’. Hadir Ketua YPLP UPG 1945 NTT, Samuel Haning, S.H., M.H., Rektor UPG 45 NTT, […]

  • Bertambah 3 Kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT, Total 79 Kasus

    Bertambah 3 Kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT, Total 79 Kasus

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari 48 sampel swab yang di periksa di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, terkonfirmasi 3 kasus Positif Covid-19 di Provinsi NTT,” ujar Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Rabu, 20 Mei 2020 di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/05/19/3-positif-covid-19-dari-kota-kupang-hasil-transmisi-lokal-total-76-kasus-di-ntt/ […]

  • Anies, Formula E dan Gen Z

    Anies, Formula E dan Gen Z

    • calendar_month Rab, 24 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Josef Herman Wenas Sejauh pengamatan saya, Prof. Burhanuddin Muhtadi, Ph.D dan lembaga Indikator Politik Indonesa (IPI) yang dipimpinnya punya kredibilitas. Tak perlu diragukan. Minggu lalu, IPI release survey mereka tentang “Presiden Pilihan” anak muda. Survei dilakukan antara 4—10 Maret 2021. Total sampel yang berhasil diwawancara 1.200 responden, berusia 17—21. Jadi, anak muda yang dimaksud […]

  • Alumni SMK Swastisari Kupang Prakarsai Pesta Emas Sekolah

    Alumni SMK Swastisari Kupang Prakarsai Pesta Emas Sekolah

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | (SMK) Sekolah Menengah Kejuruan Swastisari Kupang yang berdiri sejak 12 Januari 1970 dan hampir menggapai usia 50 tahun pada 12 Januari 2020; bersama alumni dan komite sekolah memprakarsai perayaan Pesta Emas yang bakal dilaksanakan pada tahun 2020. Sekolah kejuruan yang sebelumnya menempati gedung sekolah di Kelurahan Kuanino (belakang Bank BTN dan bertetangga […]

  • Pemdes Langkas Manggarai Sigap Bantu Warga Penderita Stroke

    Pemdes Langkas Manggarai Sigap Bantu Warga Penderita Stroke

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    “Co seng so weli obat ko pande mbaru ho. (Bagaimana ini uang mau perbaiki rumah atau beli obat). Dia bilang beli obat,” ujar Saverinus mengikuti ucapan Rofinus Das, warga Kampung Wetok yang terkena stroke itu.   Manggarai | Sebagai bentuk kepedulian dan komitmennya melayani masyarakat tak berdaya, maka Pemerintah Desa Langkas, Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai, […]

expand_less