Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum Kriminal » Diklat Khusus Profesi Advokat KAI NTT 2021, Menuju Advokat Profesional

Diklat Khusus Profesi Advokat KAI NTT 2021, Menuju Advokat Profesional

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 22 Nov 2021
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kongres Advokat Indonesia (KAI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat diklat khusus profesi advokat (DKPA) kerja sama DPD KAI NTT dengan Fakultas Hukum Undana Kupang seminggu pada 22—27 November 2021. Diklat ini diikuti oleh 48 calon advokat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

Dikutip dari bahasan.id, dalam ranah hukum Indonesia, terdapat empat pilar yang menjadi penyangga utama dalam penegakan hukum yang berkeadilan. Empat pilar ini terdiri dari unsur penyidik (kepolisian), penuntut (kejaksaan), hakim (pengadilan) dan advokat (penasihat hukum). Keempat pilar ini memiliki kedudukan yang sama dan tidak ada satu yang lebih tinggi dari yang lainnya. Jika salah satu pilar patah, maka dapat dipastikan hukum tidak akan bisa berdiri tegak.

Maka, sehubungan dengan terselenggaranya suatu peradilan yang jujur, adil, dan memiliki kepastian hukum, maka diperlukan peran profesi advokat yang bebas, mandiri, dan bertanggungjawab. Kemandirian advokat bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan sistem peradilan yang bebas dari intervensi kekuasaan maupun politik dalam hal penegakan hukum, dan dengan kemandirian.

Suasana Diklat Khusus Profesi Advokat KAI Provinsi NTT

Sekretaris Jenderal KAI, Apolos Djara Bonga, S.H. saat menyampaikan sambutan menekankan, semua peserta harus mengikuti diklat secara sabar dan sadar agar dapat melakukan hal-hal mitigasi dan dapat menjadi advokat yang officium nobile .

“Tak ada advokat dari organisasi KAI Nusa Tenggara Timur yang ditangkap karena menyuap polisi termasuk di Indonesia. Kondisi ini tak terlepas dari proses mulai dari rekrutmen, pengawasan, dan diklat,” ungkap advokat yang telah menjadi sekjen KAI.

Terkait officium nobile yang digunakan oleh advokat, Apolos Djara Bonga asal Pulau Sabu ini mengurai roh advokat bekerja yang membedakan dengan profesi penegak hukum polisi dan hakim. “Dari sejak lahirnya advokat sejak zaman Romawi dikenal spirit officium nobile sebagai kemurahan hati menolong orang tertindas. Spirit itu yang membawa advokat untuk membantu masyarakat pencari keadilan,” tegasnya sembari berharap seluruh advokat KAI dapat menjadi advokat sejati yang berpedoman pada officium nobile.

Ketua DPD KAI Provinsi NTT, Fredrik Djaha,S.H., M.Hum. saat menyampaikan sambutan mengajak semua peserta untuk serius menekuni pendidikan dan pelatihan (diklat) karena bakal dibekali dengan materi menjadi seorang advokat profesional.

“Kegiatan diklat khusus profesi advokat merupakan sebuah tantangan di tengah pandemi dan harus berjalan. Walaupun banyak tantangan, namun dapat dilaksanakan. Mudah-mudah saudara-saudara yang hari ini mengikuti diklat khusus terpanggil menjadi hakim,” ujarnya.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto (*/koleksi Garda Indonesia)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peduli Kompetensi Guru PAUD di TTS, Yayasan Kebun Anggur Helat Pelatihan

    Peduli Kompetensi Guru PAUD di TTS, Yayasan Kebun Anggur Helat Pelatihan

    • calendar_month Jum, 17 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    SoE-TTS, Garda Indonesia | Pelatihan guna meningkatkan kompetensi guru PAUD, yang dihelat oleh Yayasan Kebun Anggur (YKA) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menghadirkan para narasumber dari Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Usia Dini (HIMPAUDI), Kabupaten TTS, bertempat di aula Losmen Anda pada tanggal 15—17 September 2021. Saat pelatihan peningkatan kompetensi guru PAUD Yayasan Kebun Anggur, […]

  • Pemerintah Bakal Gratiskan Vaksin HPV DNA Cegah Kanker Serviks

    Pemerintah Bakal Gratiskan Vaksin HPV DNA Cegah Kanker Serviks

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Loading

    Angka kematian akibat kanker serviks yang mencapai 26 ribu kasus setiap tahun, dan proyeksi peningkatan hingga 50 persen pada 2050, program vaksinasi ini menjadi bagian penting dalam pencegahan dini.   Pemerintah Indonesia sementara menyiapkan perluasan program vaksinasi HPV DNA untuk mencakup kelompok usia 20 tahun ke atas, namun pelaksanaannya baru direncanakan mulai dua tahun mendatang. […]

  • Bareskrim Polri Tangkap Buron Kasus Penipuan 223 Miliar Rupiah

    Bareskrim Polri Tangkap Buron Kasus Penipuan 223 Miliar Rupiah

    • calendar_month Rab, 6 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) menangkap buronan kasus dugaan penipuan senilai Rp.233 miliar, Burhanuddin. Polri membenarkan penangkapan tersebut. “Ya betul,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Jakarta, pada Rabu 6 Oktober 2021. Tersangka kasus penipuan itu ditangkap penyidik Dit Tipidum Bareskrim pada Selasa 5 Oktober 2021 sekira pukul 21:00 […]

  • Simon Petrus Kamlasi Komitmen Sejahterakan Petani NTT

    Simon Petrus Kamlasi Komitmen Sejahterakan Petani NTT

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Sikka | Calon gubernur Nusa Tenggara Timur nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan petani. Simon Petrus Kamlasi menawarkan program pertanian berbasis teknologi. SPK menaruh perhatian sangat serius pada ketersediaan air bagi pertanian NTT. “Daerah ini harus terutama (diperhatikan) tata kelola air. Sumber-sumber air jangan sampai banyak yang langsung ke laut, tapi […]

  • Rapor Lakamola Anan Sio, Sistem Pertanian Tradisional di Rote Ndao

    Rapor Lakamola Anan Sio, Sistem Pertanian Tradisional di Rote Ndao

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Dwi Iwan Kharisma Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Bagi masyarakat Kabupaten Rote Ndao tentu sudah tidak asing lagi dengan ‘Lakamola Anan Sio’, menurut buku yang berjudul ‘Ketika Lens Haning Menjadi Bupati Rote Ndao’, gerakan Lakamola Anan Sio diambil dari filosofi para leluhur. Filosofi yang mengisahkan sistem pertanian tradisional polikultur yang mengembangkan 9 (sembilan) jenis […]

  • MoU PLN–Kejaksaan Tinggi, Akselerasi Transisi Energi di Nusa Tenggara

    MoU PLN–Kejaksaan Tinggi, Akselerasi Transisi Energi di Nusa Tenggara

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Kejaksaan hadir sebagai mitra strategis,  bagian dari pembangunan nasional termasuk pendampingan hukum kegiatan usaha BUMN.   Mataram | PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus memperkuat kolaborasi lintas lembaga dalam mendukung agenda nasional transisi energi. Langkah ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PLN dan Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat […]

expand_less