Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Dorong Geliat Ekonomi NTT Melalui Expo Kreatif Anak Negeri 16—17 September 2020

Dorong Geliat Ekonomi NTT Melalui Expo Kreatif Anak Negeri 16—17 September 2020

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 11 Sep 2020
  • visibility 158
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan Provinsi NTT (FKLJK); Pemprov NTT (Biro Ekonomi dan Kerja Sama, Biro Umum, Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja); Bank NTT, Himbara, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTT, dan Kanwil DJPb Provinsi NTT menyelenggarakan Expo Kreatif Anak Negeri 2020 bakal dilaksanakan pada 16—17 September 2020 di Milenium Ballroom Kupang.

Expo UMKM Anak Negeri 2020 ini akan menghadirkan para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah), perbankan dan pasar atau investor. Diharapkan melalui Expo ini, terbangun komunikasi dengan jejaring yang ada demi mendorong geliat ekonomi NTT melalui sektor UMKM.

Ketua FKLJK NTT yang juga merupakan Plt. Direktur Utama Bank NTT Hary Alexander Riwu Kaho, saat sesi konferensi pers bersama awak media, pada Kamis siang, (10 September 2020) di Subasuka, menjelaskan, Expo UMKM Kreatif Anak Negeri 2020 ini akan terbangun keselarasan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, dalam Expo tersebut akan dihadirkan pihak Standar Nasional Indonesia (SNI), Hak Atas Kekayaan Intelektual Indonesia (HAKI), Sertifikat Halal, Pengawas Obat dan Makanan, Kemenkumham serta pihak lainnya untuk membantu kebangkitan UMKM di NTT.

Turut hadir dalam sesi konferensi pers tersebut yakni Kepala Otoritas Jasa Keuangan NTT, Robert Sianipar; Kepala Biro EKS Prov NTT; Dr. Lery Rupidara, M.Si. Kepala Perwakilan BI, I Nyoman Ariawan Atmaja; Kakanwil DJPb, Lidya Kurniawati Christyana; dan Kepala Dinas Kopnakertrans Prov NTT; Sylvia Peku Djawang, S.P., M.M.

Suasana konferensi pers Expo Kreatif Anak Negeri 2020 pada Kamis, 10 September 2020 di Subasuka 

Alex Riwu Kaho pun menambahkan, dalam Expo UMKM Kreatif Anak Negeri 2020 ini terbagi dalam empat fase yakni; Bussiness Matching, Choaching, Parade UMKM dan Coffee Talk. Berbagai jenis produksi UMKM, serta kreativitas-kreativitas lain bisa dilihat dalam kegiatan Expo ini. Menurutnya, yang akan membuka kegiatan ini yakni Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nai Soi, sementara Gubernur Viktor Laiskodat direncanakan akan menutup kegiatan.

Masih menurut Alex, Kondisi perekonomian Nusa Tenggara Timur sendiri, sebelum pandemi Covid-19 memang kurang geliat, padahal sesungguhnya NTT sangat potensial dan menjanjikan. UMKM adalah pilar utama struktur ekonomi riil NTT. Pelaku usaha di NTT, ± 97% adalah UMKM atau sejumlah 105.180 unit.

“Ini adalah suatu kekuatan besar dalam arti kualitas dan kuantitas jika dikembangkan dengan baik. Kurang bergeliatnya sektor riil UMKM ini antara lain disebabkan oleh faktor pilihan core business /produk; manajemen; keuangan; market termasuk digitalisasi yang kurang ekspansif,” beber Alex Riwu Kaho.

Adapun komoditi/produk unggulan NTT (K/PJU) yang memerlukan pengembangan antara lain :

  • Jagung, antara lain dengan fokus pengembangan pada industri tepung jagung, pakan ternak;
  • Kopi, antara lain dengan fokus pengembangan pada kopi bubuk dan kopi instan;
  • Kakao, antara lain dengan fokus pengembangan pada pasta kakao, lemak kakao, makanan dan minuman kakao;
  • Mete, antara lain dengan fokus pengembangan pada mete organik dan pakan ternak;
  • Kelapa, antara lain dengan fokus pengembangan pada Virgin Coconut Oil, Briket arang, pakan ternak, industri kerajinan;
  • Daging, antara lain dengan fokus pengembangan pada industri dendeng, daging kaleng, daging giling, bakso;
  • Ikan, antara lain dengan fokus pengembangan pada industri tepung ikang, industri sei ikan, industri pakan ternak;
  • Rumput laut, antara lain dengan fokus pengembangan pada karagenan, industri pakan ternak;
  • Garam, antara lain dengan fokus pengembangan pada garam industri , garam farmasi;
  • Kelor, antara lain dengan fokus pengembangan pada tepung kelor, industri makan dan minuman dari kelor;
  •  Tenun ikat, antara lain dengan fokus pengembangan pada industri fashion dan souvenir;
  • Usaha-usaha terkait sektor pariwisata;
  • Budidaya padi sawah;
  • Budidaya pisang;
  • Angkutan antar desa;
  •  Usaha penangkapan ikan;
  • Toko sembako;
  • Pedagang pengumpul hasil pertanian;
  •  Budidaya tomat (Quick win Bank Indonesia Perwakilan NTT).

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja mengatakan dalam Expo ini yang menjadi penekanan adalah Bussiness Matching. Menurut dia, ada dua hal penting di dalamnya yakni dari perbankan untuk UMKM untuk menyerap likuiditas di perbankan, dan dari UMKM kepada pembeli, ini akan menjadi pola utama dalam Expo. Jika ini berhasil, maka perlu lakukan replikasi secepatnya agar ekonomi NTT bisa segera pulih.

Sementara, Kepala OJK NTT, Robert Sianipar pada kesempatan itu mengatakan dengan adanya banyak pihak yang diundang pada kegiatan Expo ini, diharapkan adanya peran aktif dari semua komponen agar bisa membuat market (pasar) sendiri di NTT.

Sumber berita utama (*/Humas Bank NTT)
Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purbaya Mengamuk Perusahaan Baja China di Indonesia Tak Bayar Pajak

    Purbaya Mengamuk Perusahaan Baja China di Indonesia Tak Bayar Pajak

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 429
    • 0Komentar

    Loading

    Purbaya menegaskan pemerintah akan menindak tegas perusahaan yang menghindari kewajiban pajak. Ia juga menyinggung lemahnya pengawasan di Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.   Jakarta | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap adanya perusahaan baja asal China yang beroperasi di Indonesia tanpa membayar pajak. Purbaya menyebut perusahaan tersebut menjalankan usahanya dengan skema […]

  • Berbagi Bahagia Ramadhan dari YBM PLN UIP Nusra untuk Yatim Duafa

    Berbagi Bahagia Ramadhan dari YBM PLN UIP Nusra untuk Yatim Duafa

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 1Komentar

    Loading

    Safari Ramadan ini pun dirangkai buka bersama dan salat magrib berjamaah seluruh karyawan karyawati PLN UIP Nusra bersama pengurus dan 20 anak yatim dan duafa Yayasan Al-Ikhlas.   Mataram | Menyambut Ramadan 1446 H, PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menghelat silaturahmi dan buka puasa bersama seluruh karyawan serta anak yatim dan duafa […]

  • Gubernur VBL : Mulai Hari Ini, Gratis ‘Swab dan Rapid Test’ bagi Masyarakat NTT

    Gubernur VBL : Mulai Hari Ini, Gratis ‘Swab dan Rapid Test’ bagi Masyarakat NTT

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Saya hitung mulai hari ini, masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang akan melakukan perjalanan ke Jakarta atau ke mana pun, apalagi Desember nanti, anak-anak yang akan berangkat sekolah ke luar NTT, tidak lagi dibebani dengan swab atau rapid test dengan anggaran-anggaran seperti itu,” ujar Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL). Baca […]

  • Penyidik Periksa Ketua dan Empat Anggota DPRD TTS

    Penyidik Periksa Ketua dan Empat Anggota DPRD TTS

    • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Marcu Mbau bersama 4 (empat) anggota DPRD, Ratna Tali Dodo, Uksam Selan, Marthen Tualaka, dan Roy Babys diperiksa penyidik Polres TTS terkait kasus dugaan pencemaran nama baik oleh terlapor Bupati TTS, Egusem Piether Tahun. Kelimanya diperiksa […]

  • UMKM NTT Naik Kelas—Tantangan dan Solusi

    UMKM NTT Naik Kelas—Tantangan dan Solusi

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berperan sangat besar menyokong perekonomian Indonesia, dengan jumlahnya mencapai 99% dari keseluruhan unit usaha. Pada tahun 2023 pelaku usaha UMKM mencapai sekitar 66 juta. Kontribusi UMKM mencapai 61% dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia, setara Rp9.580 triliun. Sementara jumlah UMKM di Nusa Tenggara Timur (NTT) […]

  • Dari NTT, Kita Merajut Kebhinekaan, Hindari Kekerasan Atas Nama Agama

    Dari NTT, Kita Merajut Kebhinekaan, Hindari Kekerasan Atas Nama Agama

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, mengajak masyarakat NTT untuk menghindari segala bentuk kekerasan atas nama apapun apalagi atas nama agama. Tunjukan kepada Indonesia dan dunia bahwa dari Nusa Tenggara Timur, kita merajut kebhinekaan tanpa mempertentangkan agama dan ras. “Saya mengajak kita semua, sama-sama sepaham untuk mengamini bahwa keesaan Tuhan adalah […]

expand_less